Redaksiku.com – Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG menutup perdagangan akhir pekan di zona merah, meski secara akumulatif masih mencatatkan rapor hijau sepanjang minggu berjalan. Tekanan jual yang terjadi pada akhir pekan tidak mampu menghapus tren positif yang telah dibangun oleh pasar saham domestik dalam beberapa hari sebelumnya.
Berdasarkan data resmi Bursa Efek Indonesia melalui RTI Business, IHSG harus rela ditutup terkoreksi sebesar 0,47% ke level 6.636,47 pada perdagangan Jumat.
Kendati mengalami pelemahan pada sesi terakhir, kinerja mingguan bursa menunjukkan ketahanan yang cukup baik. Dalam kurun waktu satu pekan penuh, IHSG secara keseluruhan masih mampu mencetak penguatan sebesar 1,82%.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dinamika Pergerakan dan Aktivitas Pasar
Sepanjang sesi perdagangan hari Jumat, pergerakan indeks terpantau berada di dalam rentang yang cukup dinamis. Titik terendah harian sempat menyentuh level 6.633 sebelum berupaya merangkak naik hingga menyentuh level tertinggi di angka 6.704.
Aktivitas perdagangan saham di lantai bursa tergolong sangat ramai dengan catatan yang masif. Total volume perdagangan saham yang berpindah tangan mencapai angka 35,8 miliar lembar saham.
Nilai transaksi keseluruhan yang dibukukan sepanjang hari tersebut juga sangat besar. Tercatat nilai transaksi harian mencapai Rp 15,04 triliun yang melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pelaku pasar.
Tekanan jual mendominasi jalannya bursa dengan 363 saham mengalami penurunan yang menjadi pemberat utama laju indeks.
Di sisi lain, terdapat 256 saham yang masih mampu bertahan di zona hijau dan mencatatkan penguatan. Sementara itu, sebanyak 172 saham lainnya terpantau stagnan tanpa mengalami perubahan harga yang berarti.
Arus Investasi Asing dan Saham Pilihan
Para investor asing terlihat melakukan aksi ambil untung pada akhir pekan ini. Investor asing membukukan penjualan bersih atau net sell sebesar Rp 29,80 miliar di seluruh pasar.
Meskipun demikian, akumulasi mingguan menunjukkan sentimen yang tetap positif. Investor asing masih mencatatkan pembelian bersih atau net buy jumbo senilai Rp 1,85 triliun secara keseluruhan di pasar domestik.
Berikut adalah daftar sepuluh saham yang paling banyak dikoleksi oleh investor asing melalui transaksi net buy terbesar pada akhir pekan:
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp 196,83 miliar.
- PT Timah Tbk (TINS) yang membukukan angka pembelian bersih sebesar Rp 158,76 miliar.
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dengan catatan investasi asing senilai Rp 46,47 miliar.
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang menyerap aliran dana asing sebesar Rp 33,6 miliar.
- PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) dengan perolehan net buy sebesar Rp 25,27 miliar.
- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang mencatatkan angka pembelian asing sebesar Rp 24,54 miliar.
- PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) dengan nilai transaksi positif mencapai Rp 24,45 miliar.
- PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang turut diakumulasi dengan nilai Rp 19,11 miliar.
- PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) dengan catatan pembelian asing sebesar Rp 13,25 miliar.
- PT United Tractors Tbk (UNTR) yang melengkapi daftar lewat angka Rp 10,43 miliar.
DSSA Chart by TradingView
Pertanyaan Umum
Bagaimana posisi akhir IHSG pada pekan ini?
IHSG ditutup melemah 0,47% ke level 6.636,47 pada perdagangan akhir pekan, tetapi secara keseluruhan masih menguat 1,82% dalam sepekan.
Berapa nilai transaksi total di bursa pada akhir pekan?
Total volume perdagangan saham mencapai 35,8 miliar dengan nilai transaksi harian yang menyentuh angka Rp 15,04 triliun.
Bagaimana catatan aliran dana asing di pasar domestik?
Investor asing mencatatkan net sell harian sebesar Rp 29,80 miliar, namun secara mingguan masih membukukan net buy jumbo sebesar Rp 1,85 triliun.
Ringkasan
Meski IHSG terkoreksi 0,47% di akhir pekan, investor asing tetap memburu sejumlah saham incaran asing seperti DSSA, TINS, dan BBRI di pasar domestik.






