Redaksiku.com – Nilai tukar rupiah di pasar spot menunjukkan performa yang perkasa pada awal perdagangan Kamis (3/9/2026), dengan mencatatkan apresiasi signifikan terhadap dolar Amerika Serikat di tengah dinamika regional.
Mata uang Garuda tersebut dibuka pada level Rp 17.728 per dolar AS, menguat 0,2% dari penutupan perdagangan hari sebelumnya di posisi Rp 17.763.
Kenaikan ini menempatkan rupiah di posisi teratas sebagai mata uang dengan penguatan terbesar di kawasan Asia pada sesi pembukaan.
Dinamika Mata Uang Asia
Hingga pukul 09.00 WIB, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau bergerak di zona hijau seiring dengan pelemahan tipis indeks dolar AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ringgit Malaysia menyusul di posisi kedua di bawah rupiah setelah mencatatkan kenaikan sebesar 0,19% di pasar spot.
Sementara itu, beberapa mata uang utama regional lainnya turut mengekor tren positif:
- Baht Thailand terkerek naik sebesar 0,18% di awal sesi perdagangan.
- Yen Jepang terangkat menguat sebesar 0,14% terhadap dolar AS.
- Dolar Taiwan mengalami kenaikan tipis sebesar 0,07%.
- Peso Filipina terapresiasi sebesar 0,04% di pasar Asia.
- Yuan China menanjak tipis sebesar 0,03% pagi ini.
- Dolar Singapura menguat tipis sebesar 0,02%.
Mata uang Garuda memimpin apresiasi regional setelah dibuka menguat ke level Rp 17.728 per dolar AS pada perdagangan pagi.
Di sisi lain, tidak semua mata uang Asia menikmati penguatan pada awal perdagangan hari ini karena beberapa mengalami tekanan jual.
Won Korea Selatan tercatat sebagai mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah mengalami koreksi sebesar 0,05%.
Selain itu, dolar Hong Kong juga tercatat melemah tipis sebesar 0,004% terhadap mata uang berjuluk the greenback tersebut.
Pertanyaan Umum
Bagaimana posisi pembukaan rupiah terhadap dolar AS hari ini?
Rupiah dibuka di level Rp 17.728 per dolar AS, menguat 0,2% dibandingkan penutupan hari sebelumnya.
Apa mata uang dengan penguatan tertinggi di Asia?
Rupiah menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di kawasan Asia pada perdagangan pagi ini.
Bagaimana kinerja mata uang regional lainnya?
Sebagian besar mata uang Asia menguat seperti ringgit Malaysia dan baht Thailand, sementara won Korea Selatan melemah.






