Resiko menjalin hubungan dengan pria yang belum matang secara emosional sangatlah banyak, namun karena rasa cinta yang begitu besar pada pasangannya ada banyak orang yang kurang memikirkan dan mementingkan dirinya sendiri. Bahkan ada beberapa wanita yang sampai mau melakukan apapun, demi pasangannya merasa bahagia.
Terkadang pria yang belum matang secara emosional memang mengemaskan, dia pandai dalam membuat pasangannya merasa dicintai tapi di satu sisi dia juga dapat membuat pasangannya menjadi ragu. Namun dia tidak suka jika di ragukan dan selalu ingin dipercaya meskipun terkadang ucapan dan tindakannya, sering tidak sejalan.
Resiko Menjalin Hubungan Dengan Pria Yang Belum Matang Secara Emosional
1. Feeling Lonely
Resiko pacaran dengan pria yang belum matang secara emosional yang pertama adalah dia biasanya lebih sering mementingkan dirinya sendiri, dia hanya melakukan sesuatu yang sesuai dengan isi pikiran dan hatinya. Oleh karena itu kita tidak bisa menyuruh atau merubah sikapnya, jika memang dari diri mereka sendiri tidak ada kemauan untuk melakukan perubahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bahkan mereka seringkali membuat pasangannya merasakan feeling lonely, sebab dia lebih memilih asik dengan dunianya sendiri. Sehingga akibat tindakan nya yang sering membuat pasangannya feeling lonely dapat memicu perdebatan, tetapi bukannya memahami perasaan pasangannya rata-rata dia memilih untuk mengabaikan pasangannya.
2. Tidak Tenang
Menjalin hubungan dengan pria yang belum matang secara emosional juga bisa membuat perasaan sering tidak tenang. Bagaimana bisa? Tentu saja bisa, karena biasanya pria yang belum matang secara emosional mudah tersinggung dan susah untuk dibujuk. Saat marah dia bisa mengeluarkan uneg-uneg yang ada di dalam hatinya, tanpa memikirkan perasaan pasangannya.
Tentu saja berpasangan dengan pria yang belum matang secara emosional dapat membuat energi seseorang menjadi terkuras, sebab sering membuat perasaan pasangannya menjadi tidak tenang seperti overthinking, cemas, takut, stress dan lainnya. Bahkan mereka juga sulit untuk disuruh melakukan intropeksi diri, karena menurut mereka apa yang mereka lakukan sudah tepat dan hanya perlu orang lain mengerti dirinya.
3. Hubungan Tidak Sehat
Setiap orang yang menjalin suatu hubungan pasti mengharapkan bisa menjalani hubungan dengan sehat. Namun pada saat salah pilih pasangan seperti memilih pria yang belum matang secara emosional, maka seiring berjalannya dengan waktu dapat membuat seseorang terjebak pada hubungan yang tidak sehat.
Karena pria yang belum matang secara emosional tidak mempunyai planning atau arah hubungan yang jelas untuk kedepannya, sehingga hal ini dapat membuat pasangannya merasa bimbang. Kalaupun ada planning untuk kelanjutan hubungannya, mereka hanya berbicara saja dan tindakannya kosong hal ini dilakukan agar pasangannya tidak pergi.
4. Tekanan Batin
Ada beberapa orang yang pernah menjalin hubungan dengan pria yang belum dewasa secara emosional, mereka mengatakan bahwa diam-diam sering mengalami tekanan batin karena sikap pasangannya yang sering melukai batinnya. Rasanya ingin marah dan menangis untuk meluapkan isi perasaannya kepada pasangannya juga tidak bisa, karena dia tau bahwa pasangannya akan mengabaikannya.
Bahkan mereka justru sering menyuruh pasangannya untuk bersikap dewasa, padahal justru mereka sendirilah yang seharusnya intropeksi diri dan berubah. Untuk ketenangan batin dan kesehatan mental, tidak ada salahnya jika perlahan melepaskannya.
Terkadang usia dewasa tidak bisa dijadikan sebagai penentu kondisi kedewasaan emosional seseorang, faktanya banyak orang berusia matang tetapi pikiran dan tindakannya masih seperti kanak-kanak yang ingin selalu menang dan dimengerti oleh orang lain.
Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau
Penulis : Argafica
Editor : Argafica






