30 Ribu Lebih Buah Tersedia! Pesta Durian Gratis di Kota Padang Berakhir Ricuh, Begini Kronologinya

- Penulis

Minggu, 2 Februari 2025 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara Pesta Durian Gratis di CFD Padang berakhir ricuh. (Foto/Tangkap layar Instagram @kominfosumbar) 

Acara Pesta Durian Gratis di CFD Padang berakhir ricuh. (Foto/Tangkap layar Instagram @kominfosumbar) 

Pesta Durian Gratis di Kota Padang yang diselenggarakan pada Minggu, 2 Februari 2025, berakhir ricuh.

Acara yang digelar di depan Kantor Gubernur Sumatera Barat ini bertujuan untuk mempromosikan hasil pertanian lokal, dengan membagikan 30.000 durian kepada masyarakat.

Namun, tingginya antusiasme yang meluap-luap membuat situasi menjadi tidak terkendali.

Kronologi Pesta Durian Gratis di Padang yang Berakhir Ricuh

Acara Pesta Durian Gratis di CFD Padang berakhir ricuh. (Foto/Tangkap layar Instagram @kominfosumbar) 
30 Ribu Lebih Buah Tersedia! Pesta Durian Gratis di Kota Padang Berakhir Ricuh, Begini Kronologinya

Pada pagi hari itu, warga mulai berdatangan untuk memeriahkan acara pesta durian gratis yang digelar di depan Kantor Gubernur Sumatera Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Panitia acara telah menyiapkan 30.000 durian yang akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

Tujuan dari acara ini adalah untuk memperkenalkan hasil pertanian lokal, khususnya durian yang banyak dibudidayakan di Sumatera Barat. Namun, tingginya antusiasme masyarakat membuat situasi menjadi tidak terkendali.

Kerumunan yang sangat padat mulai terjadi sejak awal acara. Meskipun panitia sudah memberikan imbauan agar masyarakat tetap tertib, dorongan dan perebutan durian tidak dapat dihindari.

Para warga yang khawatir tidak kebagian durian mulai berebut, dan suasana semakin memanas.

Beberapa orang terjatuh dan terjepit di tengah kerumunan, sementara seorang perempuan mengalami insiden kakinya terinjak akibat panik.

Taufik, salah seorang warga yang turut berpartisipasi dalam acara ini, menceritakan pengalamannya.

“Susah banget, dorong-dorongan. Saya sudah datang sejak pagi, tapi tetap sulit dapat. Untungnya akhirnya bisa bawa pulang beberapa durian buat makan bareng teman-teman,” katanya.

Taufik mengungkapkan bahwa meskipun ia sudah datang lebih awal, kerumunan yang sangat padat membuatnya kesulitan untuk mendapatkan durian.

Penyebab Acara Semakin Ricuh

Pesta durian gratis ini seharusnya menjadi momen yang menyenangkan, namun kurangnya pengaturan menyebabkan acara berlangsung kacau.

Panitia yang sudah berusaha mengimbau warga agar tetap tertib dan tidak berdesakan merasa kewalahan dengan jumlah pengunjung yang jauh melebihi perkiraan.

“Kami sudah mencoba mengatur agar tidak terjadi kerusuhan, tapi jumlah orang yang datang sangat banyak dan kami kewalahan,” ungkap salah satu panitia yang enggan disebutkan namanya.

Menurut warga lainnya, Yadi, acara tersebut menarik perhatian karena banyaknya durian yang dibagikan. Namun, ia mengkritik pengaturan yang kurang matang.

“Panitia harus lebih siap untuk acara besar seperti ini. Jika ada sistem antrean atau kupon, pasti lebih tertib,” ujarnya.

Kericuhan semakin parah ketika beberapa warga merasa tidak kebagian durian dan semakin terdorong dalam kerumunan.

Pesta durian yang dimaksudkan untuk menjadi acara yang menyenangkan malah berakhir dengan kekecewaan. Sebagian besar durian habis dalam waktu kurang dari satu jam.

Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengaturan dan antisipasi yang matang dari panitia.

Banyak warga yang datang jauh-jauh berharap mendapatkan durian, namun harus pulang dengan tangan kosong karena terjebak dalam kerumunan.

Acara ini memang menarik perhatian masyarakat, namun kericuhan ini juga menunjukkan bahwa panitia kurang mempersiapkan sistem yang baik untuk pembagian.

Beberapa ibu-ibu bahkan terpaksa dievakuasi keluar dari kerumunan untuk menghindari terhimpit.

“Saya datang dengan anak kecil, tapi kondisinya semakin kacau. Kami terpaksa keluar dari kerumunan karena takut terhimpit,” ungkap salah satu ibu yang ikut hadir.

Melihat kejadian yang terjadi, banyak warga yang memberikan saran agar acara serupa ke depannya lebih terorganisir dan tidak menimbulkan kericuhan.

Mereka berharap panitia dapat memperbaiki sistem antrean dan pembagian durian agar lebih tertib.

“Harus ada penataan yang lebih baik agar tidak ada lagi kericuhan. Banyak yang kecewa karena tidak kebagian durian,” ujar Yadi, yang berharap agar acara serupa di masa depan lebih terorganisir.

Beberapa warga juga menilai bahwa panitia harus lebih bekerja sama dengan pihak kepolisian agar pengamanan lebih ketat.

“Mungkin panitia bisa menambah jumlah petugas atau bekerja sama dengan pihak kepolisian agar pengamanan lebih ketat,” usul Yadi.

Banyak pihak berharap agar penyelenggaraan acara yang melibatkan banyak orang ini bisa lebih terstruktur agar kejadian serupa tidak terulang.

Meskipun acara ini berakhir dengan kericuhan, masyarakat tetap berharap agar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dapat belajar dari insiden tersebut.

Pesta durian gratis sebenarnya bisa menjadi ajang yang menyenangkan dan bermanfaat jika dikelola dengan lebih baik.

Oleh karena itu, banyak yang berharap agar ke depannya, acara seperti ini lebih tertata rapi, dengan sistem yang lebih jelas dan pengamanan yang lebih baik.

Panitia yang menyelenggarakan acara ini diharapkan bisa melakukan evaluasi mendalam untuk mencegah kericuhan serupa terjadi di masa mendatang.

Penyempurnaan sistem pembagian, pengamanan, serta koordinasi yang lebih baik antara panitia dan petugas keamanan akan sangat membantu menciptakan suasana yang lebih aman dan nyaman bagi semua pengunjung. (*)

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istilah Dasarian Viral di Media Sosial, Ternyata Ini Artinya Menurut BMKG
Viral Rekening Aktivis Pati Diblokir, Bagaimana Nasib Saham Bank Mandiri BMRI?
Aduh! Retribusi Leang-Leang Rp1,36 Miliar, Misteri dalam Catatan BPK
Viral Sungai Barito Berubah Seperti Gurun, Ternyata Ini Faktor Penyebabnya
KKB Sandera 9 Perempuan di Papua, Operasi Besar Dilakukan untuk Bebaskan Korban
Kolom Komentar Bank Mandiri Ramai Diserbu Nasabah, Keluhan Layanan Jadi Sorotan
Respons Hyundai soal Permasalahan Hyundai Ioniq 5 AA Juju yang Viral
Relawan Gempa NTT Ahmad Zaki Ali Wafat Saat Salurkan Bantuan, Gubernur Sampaikan Duka

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Istilah Dasarian Viral di Media Sosial, Ternyata Ini Artinya Menurut BMKG

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:56 WIB

Viral Rekening Aktivis Pati Diblokir, Bagaimana Nasib Saham Bank Mandiri BMRI?

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Aduh! Retribusi Leang-Leang Rp1,36 Miliar, Misteri dalam Catatan BPK

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Viral Sungai Barito Berubah Seperti Gurun, Ternyata Ini Faktor Penyebabnya

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:41 WIB

KKB Sandera 9 Perempuan di Papua, Operasi Besar Dilakukan untuk Bebaskan Korban

Berita Terbaru