Redaksiku.com – Kylian Mbappe kini berada di garis depan bursa perebutan Ballon d’Or setelah tampil eksplosif dan memborong Sepatu Emas pada ajang Piala Dunia 2026. Penyerang andalan Real Madrid ini menutup turnamen musim panas tersebut dengan koleksi 10 gol yang menegaskan kapasitasnya sebagai salah satu juru gedor paling berbahaya di planet ini.
Performa luar biasa di panggung internasional membuat namanya kembali diperhitungkan untuk meraih penghargaan individu paling prestisius di dunia sepak bola. Selama turnamen berlangsung, Mbappe tidak hanya sekadar mencetak gol tetapi juga memecahkan rekor abadi di putaran final.
Kapten Timnas Prancis itu sukses mengumpulkan total 22 gol sepanjang keikutsertaannya di putaran final Piala Dunia. Torehan tersebut resmi menobatkannya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di panggung terakbar sepak bola dunia, melampaui berbagai legenda terdahulu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sayangnya, ketajaman luar biasa di lini depan belum mampu mengantar Les Bleus mengangkat trofi juara. Skuad asuhan Didier Deschamps tersebut harus puas menutup turnamen Piala Dunia 2026 di posisi keempat setelah melalui persaingan yang sangat melelahkan.
Kendati gagal membawa negaranya menjadi juara, Mbappe menyadari bahwa kontribusi individunya telah menciptakan standar yang sangat tinggi. Pemain berusia 27 tahun ini mengakui bahwa banyak pihak mulai menjagokannya sebagai kandidat terkuat peraih Ballon d’Or tahun ini.
“Banyak orang menyebut saya calon pemenang Ballon d’Or. Saya menciptakan sejarah musim panas ini dalam kompetisi olahraga paling penting itu, tetapi kita lihat saja nanti.”
— Kylian Mbappe
Peluang ini sekaligus membuka asa bagi Mbappe untuk merengkuh trofi Ballon d’Or pertama sepanjang karier profesionalnya. Sejak memutuskan pindah ke Santiago Bernabeu untuk bergabung dengan Real Madrid pada 2024, ketajaman penyerang cepat ini memang tidak pernah surut dan terus menjadi sorotan publik.
Meski begitu, perjalanan Los Blancos dalam dua musim pertama bersama Mbappe belum dihiasi oleh trofi mayor yang benar-benar masif. Situasi tersebut tentu menjadi motivasi tambahan bagi sang pemain untuk tampil jauh lebih dominan di level klub pada musim kompetisi yang sedang berjalan.
Ujian konsistensi berikutnya sudah menanti di depan mata bagi sang penyerang bersama klub raksasa ibu kota Spanyol tersebut. Real Madrid dijadwalkan kembali turun gelanggang di pentas Liga Champions dengan tantangan berat menghadapi Inter Milan.
Pertandingan fase liga yang berlangsung pada Selasa (8/9) ini diprediksi menjadi salah satu tolok ukur penting bagi performa sang bintang. Konsistensi gol di panggung Eropa akan sangat menentukan apakah mimpi meraih Ballon d’Or benar-benar bisa terwujud dalam waktu dekat.
Faktor Penentu Ballon d’Or
Persaingan menuju tangga juara Ballon d’Or tidak hanya diukur dari pencapaian individu semata, melainkan juga trofi yang diraih bersama klub. Musim ini, lini serang Real Madrid bertumpu penuh pada ketajaman pemain bernomor punggung andalan tersebut untuk mendominasi kompetisi domestik maupun Eropa.
Publik sepak bola tentu menantikan bagaimana transisi dari euforia Piala Dunia menuju ketatnya kompetisi liga domestik dan Liga Champions. Apabila Mbappe mampu mempertahankan ketajamannya di bawah lampu stadion Eropa, kans untuk mengangkat trofi Ballon d’Or terbuka sangat lebar.
Pertanyaan Umum
Apakah Kylian Mbappe pernah memenangkan Ballon d’Or sebelumnya?
Belum, sepanjang karier profesionalnya penyerang asal Prancis tersebut belum pernah meraih penghargaan Ballon d’Or.
Berapa gol yang dicetak Mbappe di Piala Dunia 2026?
Ia mencetak total 10 gol di turnamen tersebut dan berhak membawa pulang penghargaan Sepatu Emas.
Kapan pertandingan Real Madrid berikutnya di Liga Champions?
Real Madrid akan menghadapi Inter Milan pada Selasa (8/9) dalam lanjutan fase liga musim ini.
Ringkasan
Peluang Kylian Mbappe meraih Ballon d’Or terbuka lebar setelah ia mencetak 10 gol dan meraih Sepatu Emas di Piala Dunia 2026, serta memecahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di putaran final Piala Dunia dengan total 22 gol.
Meskipun Prancis hanya finis di posisi keempat, performa individu Mbappe menjadikannya kandidat kuat peraih Ballon d’Or pertama dalam kariernya. Selanjutnya, konsistensi ketajamannya bersama Real Madrid di Liga Champions melawan Inter Milan akan menjadi penentu utama.






