Redaksiku.com – Generasi terbaru Nissan Terrano kini mulai menampakkan wujud aslinya di jalanan China dalam serangkaian uji coba tertutup. SUV yang lahir dari kolaborasi strategis antara Nissan dan Dongfeng ini digadang-gadang akan menjadi pemain kunci di pasar otomotif global, dengan jadwal peluncuran perdana di China yang direncanakan pada awal 2027. Setelah debutnya di Negeri Tirai Bambu, Nissan memiliki rencana besar untuk memperluas jangkauan SUV ini ke pasar internasional, termasuk Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Amerika Latin.
Kehadiran unit uji ini memberikan gambaran nyata mengenai evolusi desain yang sebelumnya hanya bisa kita lihat melalui konsep PHEV yang dipamerkan di Beijing Auto Show pada April lalu. Secara keseluruhan, estetika eksterior tetap setia pada DNA konsepnya, meskipun beberapa elemen yang terlalu agresif untuk penggunaan harian—seperti lampu tambahan di kap mesin dan perlengkapan off-road ekstrem—tampaknya disederhanakan untuk versi produksi massal.


ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Estetika Desain dan Karakteristik Eksterior
Nissan Terrano baru mengusung bahasa desain yang sangat maskulin dengan siluet kotak yang tegak dan tegas. Bagian depannya memancarkan identitas modern melalui elemen pencahayaan berpola piksel yang memanjang, dipadukan dengan gril tertutup yang memberikan kesan futuristik namun tetap tangguh berkat bumper besar dan pelat pelindung bawah bodi. Kap mesin bermodel clamshell semakin memperkuat kesan SUV petualang yang siap melibas medan berat.
Dengan dimensi yang proporsional, mobil ini mengandalkan konstruksi ladder-frame yang menjamin ketangguhan struktural untuk menunjang performa di berbagai kondisi jalanan.
Sisi samping mobil ini dihiasi oleh flared wheel arches yang menonjol, gagang pintu tarik yang sewarna bodi, serta rel atap fungsional yang menambah kegunaan praktis. Efek atap melayang tercipta dari penggunaan pilar-pilar yang dicat hitam, memberikan kontras visual yang menarik. Sementara di bagian belakang, desainnya tetap konsisten dengan pendekatan kotak, menampilkan ban serep yang terpasang di pintu belakang serta lampu vertikal yang ikonik.
Transformasi Kabin Menjadi Ruang Premium
Memasuki bagian dalam, Nissan tampaknya ingin memanjakan penumpang dengan interior yang jauh lebih mewah dibandingkan pendahulunya. Kabin prototipe ini menggunakan perpaduan warna krem dan abu-abu yang elegan, dengan dominasi material leatherette pada jok, pintu, hingga dasbor. Konsol tengah dirancang datar dengan penempatan tuas transmisi elektronik dan kenop putar untuk pemilihan mode berkendara yang ergonomis.
Beberapa fitur kenyamanan modern yang dipastikan hadir untuk menunjang pengalaman berkendara meliputi:
- Sistem infotainment dengan layar sentuh berukuran besar yang terintegrasi di bagian tengah dasbor.
- Kluster instrumen digital yang menyajikan informasi kendaraan secara lengkap dan jernih.
- Rem parkir elektronik yang dilengkapi dengan fitur auto hold untuk kemudahan di tengah kemacetan.
- Area pengisian daya nirkabel yang ditempatkan secara strategis di konsol depan.
- Sandaran tangan yang empuk dan lebar, dirancang untuk kenyamanan perjalanan jarak jauh.
Teknologi dan Performa di Balik Kap Mesin
Keunggulan teknis Terrano terletak pada kolaborasi lintas perusahaan yang matang. Nissan memegang kendali penuh atas pengembangan sasis, sistem mekanis inti, serta standar keselamatan. Di sisi lain, Dongfeng berperan penting dalam menyediakan teknologi powertrain hybrid yang efisien. Untuk varian bensin murni, Nissan memanfaatkan keahlian Mitsubishi dalam pengembangan mesin yang andal.
Platform yang digunakan oleh Terrano memiliki keterkaitan erat dengan pikap Nissan Frontier Pro atau Dongfeng Z9. Fleksibilitas platform ini memungkinkan Nissan untuk menawarkan dua opsi utama bagi konsumen global: versi bensin (ICE) untuk pasar yang masih bergantung pada infrastruktur bahan bakar konvensional, serta versi PHEV yang lebih ramah lingkungan untuk pasar yang mulai beralih ke elektrifikasi.
Nissan sedang melakukan evaluasi mendalam untuk membawa Terrano ke pasar India guna mengisi segmen SUV ladder-frame premium yang selama ini didominasi oleh pemain besar seperti Toyota Fortuner.
Potensi Ekspansi Pasar Global
Meskipun saat ini fokus utama berada di China, potensi kehadiran Terrano di India menjadi topik hangat di kalangan pengamat otomotif. Nissan dilaporkan sedang mempertimbangkan pemanfaatan kapasitas produksi di pabrik Chennai, yang memiliki kapasitas cadangan cukup besar untuk mendukung rencana kebangkitan merek tersebut. Jika evaluasi berjalan lancar, SUV ini dapat menjadi amunisi utama Nissan dalam dua tahun mendatang.
Jika Anda menantikan SUV ini, pantau terus perkembangan dari pusat desain Nissan di Jepang karena spesifikasi akhir untuk pasar internasional kemungkinan akan memiliki penyesuaian fitur dibandingkan versi domestik China.
Pertanyaan Umum
Kapan Nissan Terrano terbaru dijadwalkan meluncur?
Nissan menargetkan peluncuran perdana Terrano di pasar China pada awal tahun 2027 sebelum kemudian didistribusikan ke wilayah lain seperti Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Amerika Latin.
Mesin apa yang akan digunakan pada Nissan Terrano?
SUV ini akan ditawarkan dalam pilihan mesin bensin murni yang dikembangkan oleh Mitsubishi serta sistem powertrain hybrid hasil kolaborasi dengan Dongfeng.
Apakah Terrano akan menggunakan sasis monokok atau ladder-frame?
Terrano baru akan menggunakan konstruksi sasis ladder-frame, yang diambil dari platform pikap tangguh Nissan Frontier Pro/Dongfeng Z9 untuk memastikan kemampuan off-road yang mumpuni.
Ringkasan
Nissan Terrano generasi terbaru dijadwalkan meluncur di China pada awal 2027 sebagai SUV tangguh berkonstruksi ladder-frame yang siap menantang dominasi Toyota Fortuner. Mobil ini akan hadir dalam pilihan mesin bensin dan plug-in hybrid (PHEV) dengan desain eksterior kotak yang modern serta interior premium.






