Mengenal Sejarah Hari Anak Nasional, Dasar Penetapan hingga Maknanya

- Penulis

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Cari tahu sejarah Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli, lengkap dengan dasar hukum, tujuan, dan makna peringatannya. (Foto: Unsplash)

Ilustrasi. Cari tahu sejarah Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli, lengkap dengan dasar hukum, tujuan, dan makna peringatannya. (Foto: Unsplash)

Orang tua memiliki peran utama dalam memberikan pengasuhan dan kasih sayang, sementara sekolah menjadi tempat anak memperoleh pendidikan sekaligus mengembangkan karakter dan keterampilan.

‎Di sisi lain, pemerintah terus berupaya menghadirkan berbagai kebijakan yang mendukung kesejahteraan anak agar mereka dapat berkembang secara optimal.

‎Peran Keluarga dan Masyarakat

‎Setelah mengetahui sejarah Hari Anak Nasional, kini peringatan Hari Anak Nasional juga mengingatkan bahwa perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Keluarga merupakan lingkungan pertama yang membentuk karakter anak. Oleh karena itu, orang tua diharapkan mampu memberikan kasih sayang, perhatian, serta teladan yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

‎Sementara itu, masyarakat memiliki peran menciptakan lingkungan yang aman, ramah anak, dan bebas dari kekerasan maupun diskriminasi.

Dukungan dari lingkungan sekitar akan membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, dan mampu mengembangkan potensi yang dimilikinya.

‎Kolaborasi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, serta berkarakter.

‎Makna Hari Anak Nasional di Masa Kini

‎Seiring perkembangan zaman, makna Hari Anak Nasional semakin luas. Tidak hanya berkaitan dengan kesejahteraan anak, tetapi juga perlindungan terhadap anak di era digital, akses pendidikan yang merata, kesehatan mental, serta kesempatan yang sama bagi seluruh anak tanpa membedakan latar belakang.

Momentum ini menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki hak untuk didengar pendapatnya, dihargai keberadaannya, dan memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Dengan memberikan perhatian yang cukup terhadap kebutuhan anak sejak dini, Indonesia diharapkan mampu mencetak generasi yang berkualitas dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Sebagai penutup, sejarah Hari Anak Nasional menunjukkan bahwa peringatan setiap 23 Juli memiliki dasar hukum dan tujuan yang kuat, yaitu meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak di Indonesia.

Berawal dari disahkannya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak, pemerintah kemudian menetapkan Hari Anak Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1984 sebagai momentum untuk mengingatkan pentingnya peran semua pihak dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Memahami sejarah Hari Anak Nasional bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa ditentukan oleh kualitas generasi mudanya.

Karena itu, keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat perlu terus bekerja sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, serta penuh kasih sayang agar setiap anak Indonesia dapat tumbuh sehat, cerdas, berkarakter, dan mampu mewujudkan cita-citanya.***

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berita Terbaru Sarwendah: Mediasi Hak Asuh Anak Belum Tuntas, Dilanjutkan 6 Agustus
50 Ucapan Selamat Hari Anak Nasional 2026 yang Penuh Makna dan Inspiratif, Cocok Dibagikan di Media Sosial
Cara Klaim Diskon 50 Persen dari PLN Juli 2026 yang Belum Banyak Diketahui
Duh! Wartawan Dilarang Masuk PT Conch, Lalu Bagaimana dengan Warga?
Hamidah Rachmayanti Ceritakan Putri dan Suami Nyaris Terseret Ombak di Bali
Ternyata Ini Alasan Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Deyang Mengundurkan Diri
Berita Terbaru BGN: Kepala Mundur di Tengah Pemangkasan Anggaran dan Evaluasi Program MBG
Irigasi Rusak, Petani di Barru Terancam Gagal Panen, Firdaus Permadi: Jangan Cuma Janji!
Diskusi Pembaca

Jadilah yang pertama berkomentar

Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:51 WIB

Mengenal Sejarah Hari Anak Nasional, Dasar Penetapan hingga Maknanya

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:51 WIB

Berita Terbaru Sarwendah: Mediasi Hak Asuh Anak Belum Tuntas, Dilanjutkan 6 Agustus

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:46 WIB

50 Ucapan Selamat Hari Anak Nasional 2026 yang Penuh Makna dan Inspiratif, Cocok Dibagikan di Media Sosial

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:30 WIB

Cara Klaim Diskon 50 Persen dari PLN Juli 2026 yang Belum Banyak Diketahui

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:49 WIB

Duh! Wartawan Dilarang Masuk PT Conch, Lalu Bagaimana dengan Warga?

Berita Terbaru