Redaksiku.com – Suasana duka menyelimuti rumah keluarga penyanyi Vidi Aldiano di kawasan Jakarta Selatan pada Sabtu malam, 7 Maret 2026.
Sejak kabar wafatnya musisi tersebut tersebar, rumah duka terus dipadati oleh kerabat, sahabat, hingga sejumlah tokoh publik yang datang untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga.
Rumah duka yang berada di Jalan Kecapi, Jakarta Selatan, menjadi tempat berkumpulnya para pelayat yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada sosok penyanyi yang dikenal luas di industri musik Tanah Air. Di antara para pelayat yang hadir terlihat sejumlah figur publik, termasuk pengusaha Ardie Bakrie dan komedian Sule.
Namun, kehadiran Sule di rumah duka justru memicu perbincangan di media sosial. Beberapa warganet menyoroti aktivitas komedian tersebut yang diduga sambil membuat konten ketika melayat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rumah Duka Dipadati Pelayat
Sejak sore hari setelah kabar meninggalnya Vidi Aldiano tersebar, arus kedatangan pelayat terus berdatangan ke rumah duka. Para sahabat, rekan kerja, serta tokoh publik tampak silih berganti hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada penyanyi yang telah lama berkiprah di dunia musik Indonesia.
Bagi banyak orang, kepergian Vidi Aldiano menjadi kabar yang mengejutkan sekaligus menyedihkan. Musisi yang dikenal dengan suara khas dan karya-karya pop romantis tersebut telah menjadi bagian dari industri hiburan Indonesia selama lebih dari satu dekade.
Kehadiran sejumlah tokoh publik di rumah duka menunjukkan betapa luasnya jejaring pertemanan serta pengaruh Vidi di dunia hiburan maupun di kalangan masyarakat luas.
Kehadiran Sule Menuai Perhatian
Di antara para pelayat yang datang, kehadiran Sule tidak luput dari perhatian publik. Komedian yang memiliki nama lengkap Entis Sutisna itu terlihat hadir untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum.
Namun, beberapa pengguna media sosial mengklaim bahwa Sule terlihat merekam aktivitasnya selama berada di rumah duka. Dugaan tersebut kemudian memicu diskusi di berbagai platform media sosial.
Sebagian warganet menilai tindakan tersebut kurang pantas dilakukan di tengah suasana duka. Mereka berpendapat bahwa momen melayat seharusnya dijaga sebagai bentuk penghormatan terhadap keluarga yang sedang berduka.
Di sisi lain, ada pula warganet yang meminta publik untuk tidak terburu-buru memberikan penilaian sebelum mengetahui konteks sebenarnya dari aktivitas yang dilakukan oleh komedian tersebut.
Perdebatan ini memperlihatkan bagaimana aktivitas figur publik di ruang publik sering kali menjadi sorotan luas, terutama ketika berkaitan dengan situasi sensitif seperti momen duka.

Warganet Terbelah dalam Menanggapi
Respons warganet terhadap isu tersebut terlihat beragam. Sebagian pihak mengungkapkan kritik terhadap dugaan pembuatan konten di rumah duka, sementara sebagian lainnya mencoba melihat situasi secara lebih objektif.
Beberapa komentar di media sosial menyoroti pentingnya menjaga etika ketika menghadiri prosesi berkabung. Menurut mereka, ruang duka seharusnya menjadi tempat bagi keluarga dan kerabat untuk berdoa serta mengenang almarhum secara khidmat.
Namun, ada pula warganet yang berpendapat bahwa rekaman yang dibuat mungkin tidak dimaksudkan untuk kepentingan konten hiburan. Beberapa orang berspekulasi bahwa rekaman tersebut bisa saja digunakan untuk dokumentasi pribadi atau sebagai bentuk penghormatan terhadap almarhum.
Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Sule terkait sorotan yang beredar di media sosial tersebut.
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber
Halaman : 1 2 Selanjutnya







Jadilah yang pertama berkomentar
Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.