Kasus Narkoba Pebasket AS Hebohkan Publik! Jarred Shaw Tertangkap Edarkan Ganja dari Thailand dalam Bentuk 132 Bungkus Permen

- Penulis

Rabu, 14 Mei 2025 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus narkoba Jarred Dwayne Shaw menggemparkan publik, pebasket Tangerang Hawks tertangkap edarkan ganja dalam permen Thailand. (Foto: Instagram @slimnojim16_)

Kasus narkoba Jarred Dwayne Shaw menggemparkan publik, pebasket Tangerang Hawks tertangkap edarkan ganja dalam permen Thailand. (Foto: Instagram @slimnojim16_)

Kasus narkoba Jarred Dwayne Shaw mengejutkan dunia olahraga nasional, terutama pecinta basket tanah air.

Atlet asing dari klub Tangerang Hawks ini ditangkap aparat Polresta Bandara Soetta karena menyelundupkan ganja dalam bentuk permen.

Penangkapan dilakukan setelah petugas Bea Cukai menemukan paket mencurigakan dari Thailand.

Modus Jarred Shaw Selundupkan Narkoba hingga Ditangkap di BSD

Kasus narkoba Jarred Dwayne Shaw menggemparkan publik, pebasket Tangerang Hawks tertangkap edarkan ganja dalam permen Thailand. (Foto: Instagram @slimnojim16_)
Kasus Narkoba Pebasket AS Hebohkan Publik! Jarred Shaw Tertangkap Edarkan Ganja dari Thailand dalam Bentuk 132 Bungkus Permen

Jarred Dwayne Shaw merupakan pebasket profesional asal Amerika Serikat yang saat ini bermain untuk Tangerang Hawks di Liga IBL Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nama Jarred mendadak mencuat bukan karena prestasinya, melainkan keterlibatannya dalam jaringan penyelundupan narkoba lintas negara.

Petugas Bea dan Cukai mencurigai kiriman 132 bungkus permen dari Thailand yang mengandung Delta9-THC, zat aktif dalam ganja.

Hasil pemeriksaan menyebutkan total barang bukti mengandung ganja seberat 8,69 gram, termasuk narkotika golongan satu.

Polisi langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian hingga akhirnya menangkap Jarred Shaw di sebuah apartemen di kawasan BSD, Tangerang Selatan.

Wakapolresta Bandara Soetta, AKBP Joko Sulistiono, menjelaskan bahwa pengiriman ini diduga hanya percobaan awal sebelum mengirim jumlah yang lebih besar.

Menurutnya, apabila penyelundupan ini lolos, pelaku telah merencanakan kiriman lanjutan dalam skala yang lebih masif.

Pihak kepolisian berhasil menggagalkan rencana tersebut sebelum meluas ke jaringan pengguna lainnya di lingkungan atlet.

Pengakuan Mengejutkan Jarred Shaw

Dalam proses pemeriksaan, Jarred Dwayne Shaw mengakui bahwa paket ganja tersebut dipesan dari temannya di Thailand.

Ia menyatakan bahwa pengemasan dalam bentuk permen dilakukan agar tidak terdeteksi saat melewati pemeriksaan bandara.

Jarred juga mengaku bahwa ganja tersebut dikonsumsi secara pribadi untuk relaksasi setelah beraktivitas atau bertanding.

Namun, dari pengakuan pelaku juga terungkap bahwa ganja tersebut rencananya akan diedarkan kepada beberapa teman sesama atlet di Indonesia.

Hal ini memperkuat dugaan bahwa tindakan ini bukan konsumsi pribadi semata, melainkan juga upaya peredaran terbatas dalam kalangan profesional olahraga.

Menurut AKBP Joko, pelaku mengaku ini adalah aksi pertamanya, namun ia sudah menyiapkan kemungkinan pengiriman ulang jika percobaan ini berhasil.

Dengan demikian, tindakan ini tidak bisa dianggap sebagai pelanggaran ringan karena terindikasi memiliki unsur perencanaan jangka panjang.

Jaringan Internasional dan Kebiasaan Lama Seorang Atlet Asing

AKP Michael Tandayu selaku Kasatnarkoba menambahkan bahwa kasus ini memiliki keterkaitan dengan jaringan internasional, mengingat barang asalnya dari Thailand.

Sebelum bermain di Indonesia, Jarred Dwayne Shaw pernah tinggal di Thailand dan terbiasa mengonsumsi ganja di sana karena legalitasnya di negara tersebut.

Ia memiliki banyak kenalan di Thailand yang bisa menjadi pemasok tetap untuk memenuhi kebutuhannya selama berada di Indonesia.

Kebiasaan konsumsi ganja ini sudah melekat sejak dia tinggal di negara asalnya, Amerika Serikat, tempat di mana sebagian negara bagian juga telah melegalkan penggunaan ganja untuk kepentingan medis maupun rekreasi.

Motif pemesanan ganja untuk kebutuhan pribadi juga tidak dapat dijadikan alasan pembenaran karena dilakukan di Indonesia, di mana ganja termasuk narkotika golongan satu yang sangat dilarang.

Jarred memanfaatkan celah jaringan yang telah dimilikinya dari luar negeri dan berusaha mengakali sistem dengan menyamar dalam kemasan permen.

Hal ini memperlihatkan adanya adaptasi modus baru dalam penyelundupan narkoba yang bisa berpotensi lebih luas jika tidak ditindak tegas.

Ancaman Hukuman Berat bagi Jarred Shaw

Atas tindakannya, Jarred Shaw disangkakan dengan Pasal 114 ayat (2), Pasal 113 ayat (2), dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pelaku terancam hukuman paling singkat 6 tahun dan maksimal seumur hidup, tergantung pada hasil pengadilan dan pembuktian perannya dalam jaringan tersebut.

Polisi juga membuka kemungkinan menjerat pihak lain yang diduga menjadi bagian dari sindikat atau penerima barang.

Hingga saat ini, Polresta Bandara Soetta masih melakukan pengembangan lebih lanjut untuk mencari pemasok utama dan pihak yang terlibat.

Sementara itu, dunia olahraga basket di Indonesia ikut tercoreng akibat kasus ini, karena melibatkan nama besar dari klub profesional.

Tangerang Hawks belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait status kontrak maupun tindakan klub terhadap pemain asing mereka tersebut.

Kejadian ini membuka mata banyak pihak bahwa seleksi atlet asing harus disertai dengan pengawasan ketat, termasuk latar belakang gaya hidup mereka di luar negeri.

Kasus narkoba Jarred Dwayne Shaw menunjukkan bahwa kejahatan narkotika bisa menyusup ke dunia olahraga melalui berbagai cara.

Modus penyelundupan ganja dalam permen dari Thailand bukan hanya cerdik, tetapi juga menunjukkan potensi bahaya jika tidak diantisipasi.

Penegakan hukum yang tegas dan pengawasan terhadap atlet asing harus ditingkatkan agar olahraga di Indonesia tetap bersih dari narkoba.***

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aduh! Retribusi Leang-Leang Rp1,36 Miliar, Misteri dalam Catatan BPK
Viral Sungai Barito Berubah Seperti Gurun, Ternyata Ini Faktor Penyebabnya
KKB Sandera 9 Perempuan di Papua, Operasi Besar Dilakukan untuk Bebaskan Korban
Kolom Komentar Bank Mandiri Ramai Diserbu Nasabah, Keluhan Layanan Jadi Sorotan
Respons Hyundai soal Permasalahan Hyundai Ioniq 5 AA Juju yang Viral
Relawan Gempa NTT Ahmad Zaki Ali Wafat Saat Salurkan Bantuan, Gubernur Sampaikan Duka
Anti Ribet! 15 Ide Bekal Simpel dan Sehat untuk Anak TK yang Bisa Dibuat di Rumah
Nama El Rumi Viral Usai Dikaitkan dengan Inisial EJR di Threads, Ini Respons Hukumnya

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Aduh! Retribusi Leang-Leang Rp1,36 Miliar, Misteri dalam Catatan BPK

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:41 WIB

KKB Sandera 9 Perempuan di Papua, Operasi Besar Dilakukan untuk Bebaskan Korban

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Kolom Komentar Bank Mandiri Ramai Diserbu Nasabah, Keluhan Layanan Jadi Sorotan

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Respons Hyundai soal Permasalahan Hyundai Ioniq 5 AA Juju yang Viral

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Relawan Gempa NTT Ahmad Zaki Ali Wafat Saat Salurkan Bantuan, Gubernur Sampaikan Duka

Berita Terbaru