Green Data Center PGE Manfaatkan Panas Bumi Kamojang

- Penulis

Sabtu, 5 September 2026 - 03:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Green Data Center — Fasilitas panas bumi Kamojang oleh PGE untuk mendukung pasokan listrik pusat data hijau dan AI.

PT Pertamina Geothermal Energy memanfaatkan energi panas bumi Kamojang untuk menopang kebutuhan listrik pusat data hijau dan AI.

Redaksiku.com – Pertumbuhan kecerdasan buatan atau AI serta pusat data di Indonesia kini mendorong kebutuhan mendesak terhadap pasokan listrik yang tidak hanya masif, tetapi juga stabil dan rendah emisi karbon. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk melihat potensi besar energi panas bumi sebagai solusi utama untuk menopang kebutuhan infrastruktur digital tersebut.

Direktur Utama PGE Ahmad Yani menjelaskan bahwa fasilitas pusat data dan AI factory memiliki karakteristik konsumsi listrik yang sangat berbeda dibandingkan sektor industri konvensional. Infrastruktur mutakhir ini membutuhkan pasokan daya yang andal selama 24 jam penuh tanpa henti.

“Pusat data membutuhkan listrik yang andal dan hijau sekaligus. Panas bumi adalah energi domestik yang bersih dan mampu beroperasi sebagai baseload sepanjang waktu, sehingga sangat cocok menjadi tulang punggung green data center di Indonesia.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

— Ahmad Yani

Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital serta Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, saat ini terdapat 235,26 juta pengguna internet di Tanah Air. Jumlah fasilitas pusat data yang beroperasi mencapai 185 fasilitas dan diprediksi akan terus bertambah hingga periode mendatang.

Merespons tren tersebut, perusahaan mulai mengkaji inisiatif elektrifikasi pusat data ramah lingkungan di Area Kamojang, Jawa Barat. Proyek percontohan ini dirancang untuk menguji model bisnis sekaligus memetakan kebutuhan pasar secara akurat.

Pengembangan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mengoptimalkan potensi energi bersih secara menyeluruh.

Strategi tersebut mencakup pemanfaatan langsung uap panas, pengembangan hidrogen hijau, hingga penyediaan layanan teknologi terpadu. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi sektor energi terbarukan di dalam ekosistem digital nasional.

Tantangan Regulasi dan Infrastruktur

Kendati peluang bisnis di sektor ini terbuka lebar, pengembangannya masih memerlukan dukungan kebijakan yang komprehensif dari pemerintah. Manajemen mengidentifikasi setidaknya empat aspek krusial yang harus diperkuat segera.

  • Penyempurnaan regulasi tarif agar lebih kompetitif, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi investor.
  • Perluasan jangkauan insentif fiskal serta akses pembiayaan hijau yang mendukung keberlanjutan proyek.
  • Sinkronisasi lintas sektor antara Wilayah Kerja Panas Bumi, Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik, jaringan transmisi, hingga perjanjian jual beli.
  • Penyelarasan strategi pengembangan energi dengan cetak biru pemerintah untuk infrastruktur digital dan energi nasional.

Karakteristik pasokan daya yang berkelanjutan menjadi pembeda utama energi panas bumi dibandingkan sumber terbarukan lain yang bersifat intermiten. Keunggulan ini dinilai sangat ideal untuk mengantisipasi lonjakan beban listrik dari komputasi awan dan kecerdasan buatan.

Target Kapasitas dan Ekspansi Nasional

Dalam rangka mendukung ketahanan energi nasional, perusahaan menetapkan target ambisius untuk meningkatkan kapasitas terpasang secara bertahap. Kapasitas produksi ditargetkan mencapai kisaran 1 gigawatt pada 2028 dan melonjak hingga 1,8 gigawatt pada 2034.

Portofolio sumber daya yang dikelola saat ini mencakup kapasitas sekitar 3 gigawatt yang siap dikembangkan untuk mendukung transisi energi hijau.

Ekspansi ini sejalan dengan target pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi serta ambisi menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat energi panas bumi terbesar di dunia. Seluruh rencana tersebut telah terakomodasi di dalam dokumen perencanaan ketenagalistrikan nasional.

Saat ini, perusahaan mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan total kapasitas terpasang mencapai 1.932 megawatt. Sebagian besar dari kapasitas tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap bauran energi bersih nasional secara keseluruhan.

Pertanyaan Umum

Mengapa energi panas bumi cocok untuk pusat data AI?

Panas bumi mampu beroperasi sebagai pasokan daya dasar yang stabil selama 24 jam penuh dan berasal dari sumber energi yang bersih.

Berapa target kapasitas energi panas bumi yang dicanangkan?

Kapasitas terpasang ditargetkan mencapai 1 gigawatt pada 2028 dan meningkat hingga 1,8 gigawatt pada 2034 mendatang.

Berapa banyak wilayah kerja yang saat ini dikelola perusahaan?

Saat ini terdapat 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan total kapasitas terpasang mencapai 1.932 megawatt di berbagai lokasi.

Ringkasan

Pertamina Geothermal Energy memanfaatkan potensi panas bumi Kamojang untuk mendukung kebutuhan listrik pusat data dan AI yang ramah lingkungan dan stabil.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saham GOTO Terancam ke Rp 1 Imbas Aturan Baru BEI
Rencana Dividen Interim ITMG 2026: Cek Jadwal dan Historinya
BMAS Rights Issue 2,8 Miliar Saham Baru, Cek Profil dan Kinerjanya
Skema Pinjaman Pemda ke PT SMI untuk Infrastruktur Pakai DBH
Profil dan Kinerja Saham POLA yang Kembali ARA
Haji Isam Dikabarkan Tawar 62% Saham Bayan (BYAN) US$ 3 Miliar
IHSG Turun 0,58% ke 6.647 Sesi I, BBCA dan MBMA Masuk Top Losers
Bikin KTP Langsung Dapat Rekening Bank, Ini Rencana Pemerintah

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 15:05 WIB

Saham GOTO Terancam ke Rp 1 Imbas Aturan Baru BEI

Rabu, 9 September 2026 - 14:35 WIB

Rencana Dividen Interim ITMG 2026: Cek Jadwal dan Historinya

Rabu, 9 September 2026 - 14:23 WIB

BMAS Rights Issue 2,8 Miliar Saham Baru, Cek Profil dan Kinerjanya

Rabu, 9 September 2026 - 13:58 WIB

Skema Pinjaman Pemda ke PT SMI untuk Infrastruktur Pakai DBH

Rabu, 9 September 2026 - 13:51 WIB

Profil dan Kinerja Saham POLA yang Kembali ARA

Berita Terbaru

Saham GOTO berpotensi turun di bawah Rp 50 seiring rencana aturan baru batas harga minimum dari BEI.

Keuangan

Saham GOTO Terancam ke Rp 1 Imbas Aturan Baru BEI

Rabu, 9 Sep 2026 - 15:05 WIB

Inggris, Prancis, dan Kanada resmi menghentikan perdagangan barang dari pemukiman Israel di Tepi Barat mulai 9 September 2026.

Internasional

Inggris, Prancis, dan Kanada Larang Produk Pemukiman Israel

Rabu, 9 Sep 2026 - 14:44 WIB