Klaim Rukun Islam Ada 11, Aliran Baru di Sulawesi Selatan Ini Gegerkan Warga, Kemenag Turun Tangan

- Penulis

Senin, 10 Maret 2025 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Arsad Hidayat buka suara soal aliran baru di Sulsel terkait Rukun Islam yang meresahkan warga. (Foto: Dok. Kemenag)

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Arsad Hidayat buka suara soal aliran baru di Sulsel terkait Rukun Islam yang meresahkan warga. (Foto: Dok. Kemenag)

Masyarakat di Desa Bontosomba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, digemparkan oleh kemunculan sebuah ajaran yang menyatakan bahwa rukun Islam bukan lima, melainkan sebelas.

Ajaran ini dipimpin oleh seorang perempuan bernama Petta Bau, yang mengklaim mendapat ilham melalui mimpi dan mengajarkan bahwa berhaji cukup dilakukan di Gunung Bawakaraeng.

Kepercayaan ini memicu keresahan di tengah warga, hingga akhirnya pihak berwenang turun tangan untuk menangani kasus ini.

Kronologi Awal Munculnya Ajaran yang Klaim 11 Rukun Islam

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Arsad Hidayat buka suara soal aliran baru di Sulsel terkait Rukun Islam yang meresahkan warga. (Foto: Dok. Kemenag)
Klaim Rukun Islam Ada 11, Aliran Baru di Sulawesi Selatan Ini Gegerkan Warga, Kemenag Turun Tangan

Kepala Kantor Urusan Agama ( ), Danial, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Deteksi Dini dan Penanganan Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan, menjelaskan bahwa ajaran Petta Bau pertama kali terungkap pada Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat itu, pihak KUA bersama pemangku wewenang lainnya langsung bergerak untuk mengatasi keresahan masyarakat.

“Pada 15 Oktober 2024, kami menerima laporan dari masyarakat mengenai ajaran yang diajarkan oleh Petta Bau. Setelah itu, pada 16 Oktober 2024, kami langsung melakukan investigasi,” kata Danial.

Dari hasil investigasi tersebut, KUA menemukan bahwa ajaran yang disampaikan Petta Bau tidak memiliki dasar yang jelas dalam Islam. Bahkan, Petta Bau tidak dapat menjelaskan ajarannya secara ilmiah atau teologis.

Petta Bau mengaku bahwa ajaran tersebut datang kepadanya melalui mimpi dan dihadiahkan oleh Nabi Khidir.

Namun, saat diminta untuk menjelaskan rukun Islam, Petta Bau tidak mampu memberikan penjelasan yang benar. Hal ini semakin menambah keraguan masyarakat terhadap ajaran yang diajarkan oleh Petta Bau.

Lebih lanjut, petunjuk tentang rukun Islam yang diajarkan oleh Petta Bau juga sangat berbeda dari ajaran yang telah diterima oleh umat Islam selama berabad-abad.

Kemenag Ambil Langkah Cepat

Menanggapi hal tersebut, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Arsad Hidayat, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah membentuk tim khusus untuk menangani masalah tersebut.

Tim tersebut dinamakan Tim Deteksi Dini dan Penanganan Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan di tingkat kecamatan.

Arsad menegaskan bahwa tim ini sudah bergerak cepat merespons ajaran yang berkembang di Desa Bontosomba dengan menggandeng berbagai pihak, seperti ormas keagamaan Islam, aparat penegak hukum, serta lintas sektoral lainnya.

Arsad menambahkan bahwa Kementerian Agama memandang masalah ini dengan serius.

Tim pencegahan diharapkan bisa segera merespons setiap peristiwa atau gejala konflik sosial yang terjadi di daerahnya. Tim ini juga diharapkan terus bersinergi dengan ormas keagamaan Islam setempat dan stakeholder lainnya,” jelas Arsad pada Senin, 10 Maret 2025.

Kementerian Agama juga mengapresiasi kesigapan Kepala KUA Tompobulu beserta seluruh lintas sektoral yang langsung merespons situasi tersebut.

Penanganan oleh KUA Tompobulu dan Pihak Terkait

Sebagai langkah tindak lanjut, KUA Tompobulu bersama tim gabungan dari Polsek Tompobulu, Kesbangpol, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Maros, serta pemerintah Desa Bontosomba terus memantau dan berupaya meredam ajaran tersebut.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ancaman Karhutla 2026 Meningkat, Ini Langkah Besar yang Disiapkan Polri
Mengenal Dampak El Nino terhadap Cuaca, Pertanian, dan Kehidupan Sehari-hari
Muncul di Gunung Dempo Bawa Senjata, Pria Ini Diamankan Polisi Usai Bikin Warga Resah
Jadwal Full Moon 2026 Lengkap, Catat Tanggal Buck Moon hingga Cold Moon
Terbaru! Contoh Proposal Kegiatan Lomba 17 Agustus Lengkap dengan Susunannya
Kasus Pencuri Ayam di Bali Viral, Simak Kronologi hingga Perkembangan Terbarunya
Korwil BGN Kayong Utara Dimutasi ke Papua Usai Momen Main HP Saat Arahan Kepala BGN Viral
Heboh! Kasat Resnarkoba Tangsel Ditangkap dalam Dugaan Kasus Narkotika, Ini Faktanya

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:59 WIB

Ancaman Karhutla 2026 Meningkat, Ini Langkah Besar yang Disiapkan Polri

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:46 WIB

Mengenal Dampak El Nino terhadap Cuaca, Pertanian, dan Kehidupan Sehari-hari

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:47 WIB

Muncul di Gunung Dempo Bawa Senjata, Pria Ini Diamankan Polisi Usai Bikin Warga Resah

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:47 WIB

Jadwal Full Moon 2026 Lengkap, Catat Tanggal Buck Moon hingga Cold Moon

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:34 WIB

Terbaru! Contoh Proposal Kegiatan Lomba 17 Agustus Lengkap dengan Susunannya

Berita Terbaru

Rayap Datang Diam-Diam, Kenali 8 Tanda Sebelum Rumah Rusak

Bisnis

Rayap Datang Diam-Diam, Kenali 8 Tanda Sebelum Rumah Rusak

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:40 WIB