Ausbildung Jerman menjadi salah satu pilihan bagi orang Indonesia yang ingin mendapatkan pengalaman pendidikan sekaligus bekerja di Jerman.
Sistem pendidikan vokasi ini menggabungkan pembelajaran dengan praktik sehingga peserta dapat mempelajari sebuah profesi sambil mengenal lingkungan kerja secara langsung.
Program ini menarik karena peserta Ausbildung di perusahaan umumnya mendapatkan uang pelatihan setiap bulan.
Namun, untuk bisa berangkat ke Jerman, ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi, mulai dari kemampuan bahasa hingga dokumen pendidikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Apa Itu Ausbildung Jerman?

Secara sederhana, Ausbildung Jerman merupakan pendidikan dan pelatihan untuk mempersiapkan seseorang memasuki profesi tertentu. Salah satu bentuk yang paling populer adalah dual vocational training.
Dalam sistem tersebut, peserta tidak hanya duduk belajar di kelas. Sebagian waktu digunakan untuk mengikuti pembelajaran di sekolah vokasi, sedangkan kegiatan lainnya berlangsung di perusahaan tempat peserta menjalani pelatihan.
Lama program bergantung pada profesi yang dipilih. Umumnya, pendidikan vokasi ini berlangsung sekitar dua hingga 3,5 tahun dan diakhiri dengan ujian untuk mendapatkan kualifikasi profesi.
Syarat Mengikuti Ausbildung
Persyaratan Ausbildung Jerman tidak sepenuhnya sama untuk setiap bidang. Perusahaan dan profesi yang dituju dapat mempunyai kriteria tambahan bagi calon peserta.
Kemampuan bahasa Jerman menjadi salah satu hal yang sangat penting. Untuk keperluan visa pendidikan vokasi, kemampuan bahasa minimal B1 biasanya diperlukan apabila kemampuan bahasa belum dinilai oleh lembaga pelatihan.
Selain bahasa, calon peserta perlu mempunyai kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan persyaratan program. Dokumen pendidikan, CV, dan surat motivasi juga dapat diminta ketika melamar ke perusahaan.
Apakah Ada Batas Usia?
Tidak ada batas usia umum untuk seseorang yang sudah mendapatkan tempat Ausbildung Jerman. Hal ini berbeda dengan visa untuk mencari tempat Ausbildung yang mempunyai ketentuan usia tersendiri.
Untuk visa mencari tempat Ausbildung, pemohon harus berusia di bawah 35 tahun. Visa tersebut ditujukan bagi orang yang belum mempunyai tempat pelatihan dan ingin datang ke Jerman untuk mencari posisi yang sesuai.
Jadi, batas usia tersebut tidak boleh disalahartikan sebagai batas usia umum untuk mengikuti Ausbildung.
Berapa Gaji yang Didapat?
Peserta Ausbildung Jerman berbasis perusahaan mendapatkan uang pelatihan yang besarannya berbeda-beda. Jumlahnya dapat dipengaruhi bidang pekerjaan, perusahaan, lokasi, serta tahun pelatihan.
Untuk kebutuhan visa pada 2026, penghasilan minimal €1.048 bruto atau €822 neto per bulan dapat dianggap cukup sebagai bukti kemampuan finansial untuk Ausbildung berbasis perusahaan.
Jika penghasilan belum mencapai jumlah yang dipersyaratkan, calon peserta dapat memenuhi kekurangannya menggunakan sumber dana lain sesuai ketentuan.
Perlu diingat, angka tersebut merupakan persyaratan finansial untuk visa, bukan berarti semua peserta Ausbildung pasti memperoleh gaji dengan nominal yang sama.
Berapa Dana yang Harus Disiapkan?
Selain mengandalkan gaji, calon peserta Ausbildung Jerman tetap perlu memperhitungkan kebutuhan awal di Jerman. Biaya tempat tinggal, makanan, transportasi, asuransi, dan kebutuhan sehari-hari harus masuk dalam perencanaan.
Untuk Ausbildung berbasis sekolah, kebutuhan finansial yang harus dibuktikan pada 2026 adalah €959 neto per bulan. Bukti dana dapat dipenuhi melalui beberapa cara yang diakui pemerintah Jerman.
Karena kondisi setiap peserta berbeda, sebaiknya siapkan dana cadangan untuk kebutuhan sebelum mendapatkan penghasilan rutin.
Bagaimana Cara Mendapatkan Tempat Ausbildung?
Langkah penting dalam Ausbildung Jerman adalah mencari perusahaan atau lembaga yang membuka posisi pelatihan.
Lowongan dapat ditemukan melalui berbagai portal pekerjaan, situs perusahaan, maupun platform khusus Ausbildung. Setelah menemukan posisi yang sesuai, calon peserta mengirimkan lamaran dan mengikuti proses seleksi.
CV berbahasa Jerman, surat motivasi, ijazah, dan sertifikat kemampuan bahasa dapat menjadi bagian dari dokumen lamaran. Beberapa perusahaan juga melakukan wawancara secara daring sebelum memberikan kontrak.
Jika berhasil diterima, peserta akan memperoleh dokumen atau kontrak Ausbildung yang nantinya diperlukan dalam proses visa.
Bagaimana dengan Visa?
Setelah memperoleh tempat Ausbildung Jerman, calon peserta dari Indonesia perlu mengurus visa nasional untuk pendidikan vokasi.
Dokumen yang diperlukan dapat mencakup paspor, kontrak Ausbildung, bukti pendidikan, bukti kemampuan bahasa, serta bukti kemampuan finansial. Dokumen tambahan dapat diminta sesuai kondisi pemohon.
Jika belum mendapatkan tempat pelatihan, tersedia visa khusus untuk mencari posisi Ausbildung. Dengan visa tersebut, seseorang dapat berada di Jerman hingga sembilan bulan untuk mencari tempat pelatihan, dengan persyaratan tertentu.
Bolehkah Kerja Sampingan?
Pemegang izin tinggal untuk Ausbildung Jerman juga dapat melakukan pekerjaan tambahan hingga 20 jam dalam seminggu sesuai aturan yang berlaku.
Namun, pekerjaan sampingan tidak boleh mengganggu kewajiban utama sebagai peserta pelatihan. Jadi, Ausbildung tetap menjadi kegiatan utama yang harus diselesaikan.
Kesempatan ini dapat membantu peserta memperoleh tambahan pemasukan sekaligus pengalaman kerja lain selama berada di Jerman.
Apa yang Didapat Setelah Lulus?
Setelah menyelesaikan Ausbildung Jerman, peserta memperoleh kualifikasi profesi yang dapat digunakan untuk memasuki dunia kerja.
Jika mendapatkan pekerjaan yang sesuai, peserta dapat melanjutkan karier di Jerman dengan izin tinggal berdasarkan pekerjaan dan memenuhi persyaratan yang berlaku.
Bagi yang ingin menetap lebih lama, pengalaman kerja setelah lulus juga dapat menjadi bagian dari perjalanan menuju izin tinggal jangka panjang atau permanen apabila seluruh syarat terpenuhi.***
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest






