Virus HMPV China Mewabah di China dan Jepang, Apakah Penularannya Seperti Covid-19?

- Penulis

Jumat, 3 Januari 2025 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Virus HMPV China Mewabah di China dan Jepang, Apakah Penularannya Seperti Covid-19?

Virus HMPV China Mewabah di China dan Jepang, Apakah Penularannya Seperti Covid-19?

Redaksiku.com – Penyakit akibat wabah Human Metapneumovirus (HMPV) tengah melonjak di China, pas 5 tahun setelah pandemi Covid-19.

HMPV adalah virus yang mengakibatkan tanda-tanda serupa flu. Virus ini menyebabkan infeksi saluran pernapasan pneumonia, asma, serta memperburuk penyakit paru obstruktif parah (PPOK).

Sejauh ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meyakinkan belum ada laporan warga Indonesia yang menderita problem kesegaran akibat HMPV. Meski begitu, bisakah HMPV jadi pandemi dan menular ke banyak orang skala semasif Covid-19?

Cara penularan HMPV Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menuturkan, HMPV bisa menular ke Indonesia namun sangat tidak cukup berpotensi jadi pandemi. “Kalau sampai Indonesia, ya selamanya ada masalah impor, terutama dari pelancong dari Asia Timur (tempat HMPV merebak),” ujar Dicky saat dihubungi, Kamis (2/1/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menjelaskan, HMPV tidak cukup berpotensi jadi pandemi gara-gara tingkat penularannya lebih lambat dan tingkat keparahan penyakitnya secara lazim lebih ringan daripada Covid-19. Selain itu, penularan HMPV termasuk diperkirakan tidak akan semasif Covid-19 yang menular ke banyak negara dunia sejak muncul pertama kali di China 2019.

“Meskipun terjadi mutasi dan HMPV ringan menginfeksi, kebolehan infeksinya tetap di bawah SARS-COV-2 penyebab Covid-19,” tambah Dicky. Menurutnya, penularan HMPV terjadi melalui droplets atau percikan air liur saat penderita virus tersebut batuk, bersin, atau bicara.

Virus ini termasuk bisa disebarkan melalui kontak langsung penderita ataupun sentuhan barang yang terkontaminasi. “Ini serupa penularan Covid-19,” tegas Dicky. Penderita HMPV termasuk akan mengalami tanda-tanda serupa Covid-19 yaitu batuk, demam, hidung berair atau tersumbat, mengi, sakit tenggorokan, mual, muntah, diare, atau ruam.

HMPV kadang-kadang mengakibatkan komplikasi sungguh-sungguh seperti bronkitis atau pneumonia, bronkiolitis, radang paru-paru, asma kambuh, serta infeksi telinga.

Virus HMPV China Mewabah di China dan Jepang, Apakah Penularannya Seperti Covid-19?
Virus HMPV China Mewabah di China dan Jepang, Apakah Penularannya Seperti Covid-19?

Orang yang berisiko terkena HMPV

Dicky menyebut, HMPV saat ini tengah merebak di China, Hong Kong, dan Jepang gara-gara negara-negara itu tetap dilanda musim dingin.

Cuaca dingin memudahkan penularan virus berbahaya seperti HMPV. Sebab, banyak orang berada di area yang serupa saat cuaca dingin agar ringan tertular virus. Menurut Dicky, HMPV ditemukan sejak 2001.

Virus ini terutama menyerang anak kecil, orang tua, serta anak muda imunitas rendah. Dia menilai, situasi penularan HMPV berlainan daripada Covid-19 yang baru muncul dan menular ke manusia 2019.

“(Karena sudah ada sejak dulu) sebagian masyarakat Asia Timur apalagi Asia Tenggara sebagian sudah miliki imunitas (dari HMPV),” lanjutnya. Meski begitu, tiap tiap orang selamanya berisiko terinfeksi HMPV terutama setelah bepergian ke lokasi area virus itu mewabah.

Karena itu, publik selamanya perlu waspada. Orang-orang yang rentan dan berisiko tinggi terinfeksi HMPV adalah sebagai berikut:

Bayi baru lahir, terutama prematur Anak berusia tidak cukup dari 5 tahun. Orang lanjut usia berumur lebih dari 65 th.

Orang yang pernah menekuni transplantasi organ Orang sistem kekebalan tubuh yang lemah Konsumen obat-obatan yang menghimpit sistem kekebalan tubuh Penderita HIV, kanker, atau problem autoimun Penderita asma yang gunakan steroid Penderita penyakit paru obstruktif parah (PPOK).

Untuk menghindar tertular HMPV, Dicky merekomendasikan publik meraih vaksin flu, menerapkan type hidup sehat, serta berada di area saluran udara yang baik. Perlu termasuk diterapkan protokol 5M yaitu mencuci tangan sabun, Mengenakan masker, melindungi jarak, menjauhkan kerumunan, dan kurangi mobilitas.

“Potensi HMPV jadi epidemi apalagi pandemi itu sangat kecil,” tegas Dicky.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Redaksiku

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Richard Lee Hadapi Sidang Pembuktian, Ini Fakta Terbaru Perkaranya
eDabu BPJS Kesehatan Terbaru, Cara Login, Fungsi, dan Panduan Layanan Badan Usaha
BPJS Ketenagakerjaan 2026: Cara Cek Saldo, Manfaat Program, dan Syarat Klaim
Program Jaminan Kesehatan Indonesia Terus Diperkuat, Ini Perubahan dan Tantangan Terbarunya
Waspadai 6 Gejala Brain Fog di Kalangan Gen Z
Menjelang Libur Sekolah, Ini Rekomendasi Aktivitas Seru Mengisi Liburan Bareng Si Kecil
Menstruasi Berlebihan Jangan Dianggap Normal! Bisa Jadi Itu Tanda Penyakit Tertentu
Wajib Tahu 7 Cara Cek BPJS Kesehatan Aktif Lewat HP

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Richard Lee Hadapi Sidang Pembuktian, Ini Fakta Terbaru Perkaranya

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:12 WIB

eDabu BPJS Kesehatan Terbaru, Cara Login, Fungsi, dan Panduan Layanan Badan Usaha

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:36 WIB

BPJS Ketenagakerjaan 2026: Cara Cek Saldo, Manfaat Program, dan Syarat Klaim

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:09 WIB

Program Jaminan Kesehatan Indonesia Terus Diperkuat, Ini Perubahan dan Tantangan Terbarunya

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:21 WIB

Waspadai 6 Gejala Brain Fog di Kalangan Gen Z

Berita Terbaru

Cara Menonaktifkan SafeSearch Google di HP dan Laptop

Teknologi

Cara Menonaktifkan SafeSearch Google di HP dan Laptop

Minggu, 23 Agu 2026 - 19:38 WIB