Saham ANTM Direkomendasikan Buy, Target Harga Rp 4.700

- Penulis

Sabtu, 5 September 2026 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saham ANTM — Grafik pergerakan saham PT Aneka Tambang Tbk atau ANTM dengan rekomendasi buy.

Analis mempertahankan rekomendasi buy untuk saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan target harga Rp 4.700.

Redaksiku.com – redaksiku.com JAKARTA. Prospek kinerja PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dinilai semakin solid memasuki paruh kedua tahun 2026 ini. Penguatan kontribusi dari lini bisnis nikel diperkirakan mampu menyeimbangkan normalisasi momentum bisnis emas yang sebelumnya menjadi salah satu pendorong utama pencapaian keuangan perseroan.

Analis Maybank Sekuritas Indonesia, Hasan Barakwan, dalam risetnya yang diterbitkan pada 2 September 2026, mempertahankan rekomendasi buy untuk saham ANTM. Ia juga mematok target harga di level Rp 4.700 per saham seiring dengan perbaikan fundamental perusahaan yang dinilai semakin matang.

Hasan melihat kualitas laba ANTM terus membaik berkat sokongan nikel yang semakin kokoh dan margin grup yang jauh lebih sehat. Menurut dia, lonjakan profitabilitas pada sektor nikel ini membuktikan efektivitas portofolio bisnis ANTM yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivitas pembelian emas yang mulai melandai juga dinilai positif untuk mengurangi risiko ketergantungan investor yang terlalu tinggi pada performa luar biasa Antam di paruh pertama tahun ini. Komposisi laba yang tercipta sekarang dinilai jauh lebih seimbang dan berkelanjutan untuk mengarungi sisa tahun 2026.

Capaian Kinerja Keuangan Semester I 2026

Sepanjang semester pertama tahun 2026, ANTM sebenarnya telah membukukan catatan finansial yang sangat kuat. Total pendapatan perseroan tercatat mendaki 6% secara tahunan atau year-on-year menjadi Rp 62,7 triliun.

Pertumbuhan yang jauh lebih signifikan terlihat pada perolehan EBITDA yang melesat hingga 33% menjadi Rp 8,98 triliun. Sementara itu, pos laba bersih terbang sebesar 36% secara tahunan menjadi Rp 6,39 triliun.

Realisasi gemilang tersebut tercatat jauh melampaui estimasi awal dari Maybank Sekuritas maupun konsensus pasar secara keseluruhan. Angka laba bersih ini bahkan mencakup sekitar 67,8% dari proyeksi tahunan Maybank Sekuritas dan 61,5% dari target konsensus.

Memasuki kuartal II 2026, pendapatan ANTM sempat mengalami kenaikan 14% secara kuartalan menjadi Rp 33,4 triliun. Namun, jika dibandingkan secara kuartalan, EBITDA dan laba bersih masing-masing terkoreksi 13% dan 12% menjadi Rp 4,19 triliun dan Rp 2,98 triliun.

Kendati mengalami sedikit normalisasi dari basis kuartal pertama yang sangat tinggi, angka-angka tersebut masih menunjukkan pertumbuhan tahunan yang positif. Laba usaha pada kuartal kedua juga tetap terjaga di level solid sebesar Rp 3,94 triliun.

Nikel Sebagai Mesin Pertumbuhan Baru

Tren operasional Antam kini semakin mendapat angin segar dari performa lini bisnis nikel yang menunjukkan lonjakan permintaan dan harga jual. Penjualan feronikel pada kuartal II 2026 melonjak drastis hingga 71% secara kuartalan dan 420% secara tahunan menjadi 4.802 ton nikel.

Secara kumulatif sepanjang semester I 2026, penjualan feronikel sudah tumbuh 32% secara tahunan mencapai 7.605 ton nikel. Kinerja gemilang ini turut didukung oleh kenaikan harga jual rata-rata atau average selling price untuk bijih nikel.

Harga jual rata-rata bijih nikel pada kuartal II 2026 meningkat tajam hingga mencapai US$81,6 per wet metric ton.

Lonjakan profitabilitas dari komoditas nikel ini mempertegas manfaat besar dari strategi hilirisasi dan integrasi bisnis yang dijalankan Antam. Di sisi lain, bisnis emas mulai menunjukkan fase normalisasi setelah mengalami lonjakan ekstrem sebelumnya.

Volume penjualan emas pada kuartal II 2026 memang sempat pulih 14% secara kuartalan menjadi 309 ribu troy ounce, namun masih lebih rendah 38% secara tahunan. Tekanan tahunan serupa juga masih membayangi total volume penjualan emas sepanjang paruh pertama tahun ini.

Meskipun demikian, perseroan masih mendapat bantalan pendapatan yang cukup baik dari sektor non-emas lainnya. Penjualan produk bauksit pada semester I tercatat tumbuh 23% secara tahunan, sementara volume produk chemical grade alumina naik 10%.

Proyeksi Keuangan dan Valuasi Saham

Mempertimbangkan berbagai dinamika pasar tersebut, Maybank Sekuritas memilih untuk mempertahankan proyeksi kinerja keuangan ANTM untuk periode 2026 hingga 2028. Perusahaan sekuritas ini meyakini penurunan pada bisnis emas akan tertutupi oleh ekspansi nikel.

Lonjakan pembelian emas ritel yang sempat mendongkrak aktivitas perdagangan Antam diprediksi akan mereda pada paruh kedua tahun ini. Hal tersebut otomatis membawa pendapatan serta margin logam mulia kembali ke tingkat yang lebih wajar.

Namun, perbaikan volume produksi dan tren harga nikel yang kompetitif di pasar global diyakini mampu menjaga stabilitas laba jangka menengah perusahaan. Valuasi saham emiten pelat merah ini pun dinilai masih berada dalam batasan yang menarik bagi investor.

Hingga penutupan tahun 2026, Antam diproyeksikan mampu mengantongi total pendapatan hingga Rp 130,53 triliun dengan perolehan laba bersih mencapai Rp 9,26 triliun. Kinerja tersebut bahkan diperkirakan berlanjut positif pada tahun berikutnya dengan estimasi pendapatan Rp 136,54 triliun dan laba bersih menembus Rp 10,14 triliun.

Di lantai bursa, pergerakan harga saham ANTM sempat ditutup melemah tipis 0,95% di level Rp 3.120 per saham pada perdagangan akhir pekan, Jumat, 4 September 2026, sebelum kembali menghadapi dinamika pasar pekan berikutnya.

Pertanyaan Umum

Bagaimana rekomendasi saham ANTM dari analis?

Analis Maybank Sekuritas Indonesia, Hasan Barakwan, mempertahankan rekomendasi buy untuk saham PT Aneka Tambang Tbk dengan target harga di level Rp 4.700 per saham.

Apa pendorong utama kinerja keuangan Antam pada semester I 2026?

Kinerja yang kuat didorong oleh pertumbuhan pendapatan sebesar 6% menjadi Rp 62,7 triliun, lonjakan EBITDA sebesar 33%, serta kenaikan laba bersih hingga 36% yang didukung oleh momentum bisnis emas dan nikel.

Bagaimana prospek bisnis nikel Antam kedepan?

Bisnis nikel dinilai semakin solid dan siap menjadi mesin pertumbuhan baru yang mampu mengimbangi normalisasi pada lini bisnis emas melalui kenaikan volume penjualan feronikel dan harga jual bijih nikel yang kompetitif.

Ringkasan

Maybank Sekuritas Indonesia merekomendasikan beli (buy) untuk saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan target harga Rp 4.700 per saham, didorong oleh prospek kinerja yang solid di paruh kedua tahun 2026.

Kinerja ANTM pada semester I 2026 mencatat pertumbuhan laba bersih 36% secara tahunan menjadi Rp 6,39 triliun, yang ditopang oleh penguatan lini bisnis nikel serta normalisasi pada sektor emas.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bank Banten Terima Kunjungan Monev Komisi Informasi Banten
Bank Banten Perkuat Layanan Nasabah di Harpelnas 2026
Hari Pelanggan Nasional: Bank Panin KCU Serang Beri Apresiasi Nasabah
Perayaan Hari Pelanggan Nasional 2026 BNI Wilayah 14 Bersama Nasabah
Testimoni Nasabah BJB: Dari Biaya Pendidikan hingga Layanan Prioritas
5 Tips Investasi Saham untuk Pemula Agar Cuan Maksimal
Potensi Industri Game Indonesia Tembus Rp32 Triliun Lewat Esports
DANA Gunakan AI untuk Credit Scoring Pinjaman Online

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 23:48 WIB

Bank Banten Terima Kunjungan Monev Komisi Informasi Banten

Minggu, 6 September 2026 - 23:38 WIB

Bank Banten Perkuat Layanan Nasabah di Harpelnas 2026

Minggu, 6 September 2026 - 23:20 WIB

Hari Pelanggan Nasional: Bank Panin KCU Serang Beri Apresiasi Nasabah

Minggu, 6 September 2026 - 23:03 WIB

Perayaan Hari Pelanggan Nasional 2026 BNI Wilayah 14 Bersama Nasabah

Minggu, 6 September 2026 - 22:57 WIB

Testimoni Nasabah BJB: Dari Biaya Pendidikan hingga Layanan Prioritas

Berita Terbaru

Sumut

Jadwal SIM Keliling Kota Medan Terbaru

Senin, 7 Sep 2026 - 00:29 WIB

Menghasilkan uang secara konsisten dari blog kini menjadi profesi yang menjanjikan bagi pemula.

Politik

Cara Menghasilkan Uang dari Blog untuk Blogger Pemula

Senin, 7 Sep 2026 - 00:25 WIB

Bisnis

Strategi Tetra Pak Kembangkan Industri Kelapa Indonesia

Senin, 7 Sep 2026 - 00:21 WIB