Pemprove DKI genjot vaksin monkey pox

- Penulis

Jumat, 1 Maret 2024 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprove DKI genjot vaksin monkey pox

Pemprove DKI genjot vaksin monkey pox

Lebih dari setahun sejak kasus terakhir, infeksi virus cacar monyet (Mpox) kembali muncul di Jakarta.

Pada bulan ini, tercatat 16 kasus positif dengan angka positivitas tes PCR mencapai 44 persen hingga 28 Oktober 2023.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemprove DKI genjot vaksin monkey pox
Pemprove DKI genjot vaksin monkey pox

Data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta menunjukkan 11 orang dalam pengawasan dengan gejala cacar monyet dan 2 di antaranya menunggu hasil tes PCR.

Menurut pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan DKI, dari 16 kasus, semua pasien adalah laki-laki berusia 25-50 tahun, dan dua di antaranya bukan penduduk DKI Jakarta.

Kepala Seksi Surveilans Epidemologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan bahwa semua pasien menunjukkan gejala ringan dan tertular melalui kontak seksual. Mereka saat ini diisolasi di rumah sakit.

Upaya deteksi dini dan pencegahan dilakukan bersama Kementerian Kesehatan RI untuk menekan angka kematian akibat penyakit ini.

Kelompok risiko seperti Lelaki Seks Lelaki (LSL), ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, dan lansia menjadi fokus penanganan, dengan pemberian vaksin sebagai langkah pencegahan. Namun, distribusi vaksin masih mengalami kendala dalam mencapai lokasi vaksinasi yang direncanakan.

Pihak Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah mengambil langkah cepat dalam menangani kasus ini. Pasien yang positif Mpox telah diisolasi di rumah sakit, baik yang telah terkonfirmasi maupun yang masih dalam status terduga dengan gejala khas penyakit ini. Langkah pencegahan juga dilakukan dengan memantau kontak erat yang tidak berasal dari hubungan seksual, dengan melakukan pemeriksaan gejala secara rutin.

Namun, fokus utama penanganan ini juga diarahkan pada kelompok rentan seperti Lelaki Seks Lelaki (LSL), ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, dan lansia. Dalam upaya preventif, Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah meluncurkan program vaksinasi yang ditargetkan untuk 500 orang dari kelompok risiko dalam kurun waktu seminggu. Meskipun demikian, kendala distribusi vaksin menjadi hambatan serius dalam pencapaian target tersebut.

Klinik-klinik dan puskesmas yang dijadwalkan untuk menjadi lokasi vaksinasi cacar monyet, seperti Klinik Carlo di Salemba, Jakarta Pusat, dan Puskesmas Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, belum melaksanakan vaksinasi sesuai jadwal yang ditentukan. Ini menggambarkan kendala yang perlu segera diatasi dalam hal distribusi vaksin dan implementasi program vaksinasi untuk melindungi masyarakat dari ancaman virus cacar monyet.

Tantangan dalam distribusi vaksin menciptakan dampak signifikan terhadap upaya pencegahan penyebaran virus cacar monyet di Jakarta. Sehingga, langkah-langkah yang proaktif dan tepat waktu dalam menangani tantangan distribusi vaksin akan menjadi kunci dalam menjaga kesehatan masyarakat dan menekan penyebaran virus ini.

Selain itu, sumber lain menambahkan bahwa penelitian lebih lanjut tentang sifat penularan virus cacar monyet dan cara-cara pencegahannya diperlukan. Diperlukan upaya kolaboratif antara lembaga kesehatan terkait serta dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat untuk memastikan distribusi vaksin yang tepat waktu dan efektif guna menangani ancaman ini.

Kendala distribusi vaksin menjadi tantangan utama, terlihat dari beberapa lokasi vaksinasi yang belum melaksanakan kegiatan vaksinasi pada hari yang ditentukan.

Tantangan distribusi vaksin menjadi fokus perhatian dalam upaya pencegahan penyebaran virus cacar monyet di Jakarta.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

eDabu BPJS Kesehatan Terbaru, Cara Login, Fungsi, dan Panduan Layanan Badan Usaha
BPJS Ketenagakerjaan 2026: Cara Cek Saldo, Manfaat Program, dan Syarat Klaim
Program Jaminan Kesehatan Indonesia Terus Diperkuat, Ini Perubahan dan Tantangan Terbarunya
Waspadai 6 Gejala Brain Fog di Kalangan Gen Z
Menjelang Libur Sekolah, Ini Rekomendasi Aktivitas Seru Mengisi Liburan Bareng Si Kecil
Menstruasi Berlebihan Jangan Dianggap Normal! Bisa Jadi Itu Tanda Penyakit Tertentu
Wajib Tahu 7 Cara Cek BPJS Kesehatan Aktif Lewat HP
Penting! 5 Fakta Menkes Kaget Dokter Kena Bullying

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:12 WIB

eDabu BPJS Kesehatan Terbaru, Cara Login, Fungsi, dan Panduan Layanan Badan Usaha

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:36 WIB

BPJS Ketenagakerjaan 2026: Cara Cek Saldo, Manfaat Program, dan Syarat Klaim

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:09 WIB

Program Jaminan Kesehatan Indonesia Terus Diperkuat, Ini Perubahan dan Tantangan Terbarunya

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:21 WIB

Waspadai 6 Gejala Brain Fog di Kalangan Gen Z

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:55 WIB

Menjelang Libur Sekolah, Ini Rekomendasi Aktivitas Seru Mengisi Liburan Bareng Si Kecil

Berita Terbaru