Redaksiku.com – Ajang pencarian bakat sepak bola putri usia dini, MilkLife Soccer Challenge (MLSC) musim 2026/2027, resmi bergulir dengan sukses di dua kota pembuka, yakni Tangerang dan Semarang, pada awal September 2026. Kompetisi ini mempertemukan ribuan siswi sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah yang bersemangat menunjukkan kemampuan terbaik mereka di atas lapangan hijau. Dari rangkaian pertandingan yang sengit tersebut, lahir tim-tim tangguh yang berhasil mengamankan gelar juara di masing-masing kelompok usia.
Pelaksanaan Seri 1 di Tangerang dan Semarang menjadi penanda dimulainya musim baru yang menjanjikan antusiasme tinggi dari para peserta. Sebanyak lebih dari 2.000 atlet putri ambil bagian dalam turnamen yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife ini. Kehadiran turnamen ini tidak hanya sekadar mencari pemenang, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan bagi anak-anak perempuan sejak usia dini.
Di wilayah Tangerang, pertandingan dipusatkan di Stadion Kera Sakti dan Stadion Mini Cisauk, melibatkan 1.037 atlet dari 57 sekolah. Sementara itu, atmosfer serupa juga terasa di Stadion Universitas Diponegoro dan Lapangan Arhanud Jatingaleh, Semarang, yang menjadi arena bagi 1.091 atlet dari 63 sekolah. Tingginya angka partisipasi ini mencerminkan bahwa minat terhadap sepak bola putri terus merayap naik dan mendapat dukungan penuh dari lingkungan sekolah maupun orang tua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Daftar Juara Seri 1 Tangerang dan Semarang
Persaingan ketat di babak final memperlihatkan kualitas teknik dan mental bertanding yang luar biasa dari para peserta cilik. Berikut adalah daftar sekolah yang sukses merengkuh gelar juara pada Seri 1:
- SDN Pinang 3 keluar sebagai juara Kelompok Usia 10 di wilayah Tangerang setelah melalui drama adu penalti.
- SDN Kunciran 8 mengamankan gelar juara Kelompok Usia 12 di Tangerang usai tampil dominan di partai puncak.
- SDN Kembangarum 2 menyandang status kampiun Kelompok Usia 10 di wilayah Semarang.
- MI Pagersari-Patean sukses menaklukkan lawan-lawannya dan menjadi juara Kelompok Usia 12 di Semarang.
Sebanyak 2.128 atlet muda dari total 120 sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah terlibat langsung dalam kemeriahan Seri 1 MilkLife Soccer Challenge 2026/2027 di Tangerang dan Semarang.
Keberhasilan SDN Pinang 3 meraih trofi juara KU 10 tidak lepas dari peran gemilang penjaga gawang mereka, Shofiauliya Ferdian. Bermain imbang tanpa gol di waktu normal melawan SDN Cipulir 03, Shofiauliya menjadi pahlawan dengan menggagalkan tiga eksekusi penalti lawan sekaligus mencetak satu gol penentu kemenangan.
Sementara itu, pada kategori KU 12 di Tangerang, Revalia Safitri menjadi bintang lapangan bagi SDN Kunciran 8. Berkat sumbangan dua gol lewat tendangan jarak jauh, timnya mampu mengunci kemenangan atas lawan dengan skor meyakinkan, sekaligus mengantarkannya meraih predikat sebagai pemain terbaik.
Komitmen Pembinaan Jangka Panjang Menuju Pentas Dunia
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, menjelaskan bahwa ekspansi turnamen ini merupakan langkah konkret untuk memperluas jangkauan pencarian bakat. Pada musim ini, penyelenggara bahkan menambah tiga kota baru dalam peta kompetisi, yaitu Jakarta Jaya (Jakarta Utara), Garut, dan Jayapura, guna merangkul lebih banyak talenta potensial di berbagai daerah.
Target jangka panjang dari pembinaan berjenjang ini adalah mempersiapkan fondasi yang kuat untuk mengantarkan tim nasional putri Indonesia berlaga di Piala Dunia Wanita 2035.
Dukungan senada diungkapkan oleh Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Timo Scheunemann. Menurutnya, pengalaman bertanding secara rutin dan berkesinambungan adalah kunci utama dalam mengasah kemampuan mental, pemahaman taktik, serta ketenangan pemain muda saat menghadapi tekanan di lapangan.
Rangkaian turnamen ini tidak berhenti di Tangerang dan Semarang saja. Aksi para srikandi muda di atas lapangan akan kembali berlanjut ke kota-kota berikutnya, yakni Jakarta Raya (Jakarta Timur) dan Yogyakarta, pada pertengahan September 2026, membawa harapan baru bagi masa depan sepak bola putri tanah air.
Pertanyaan Umum
Berapa banyak peserta yang mengikuti MilkLife Soccer Challenge Seri 1 2026?
Kompetisi ini diikuti oleh lebih dari 2.000 atlet putri dari berbagai sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di wilayah Tangerang dan Semarang.
Kota mana saja yang baru bergabung pada musim ini?
Penyelenggara memperluas jangkauan kompetisi dengan memasukkan Jakarta Jaya di Jakarta Utara, Garut, dan Jayapura sebagai kota penyelenggara baru.
Apa kategori kelompok usia yang dipertandingkan?
Turnamen ini mempertandingkan kategori Kelompok Usia 10 dan Kelompok Usia 12, serta festival permainan khusus untuk Kelompok Usia 8.
Ringkasan
MilkLife Soccer Challenge 2026 Seri 1 sukses diselenggarakan di Tangerang dan Semarang, melibatkan 2.128 atlet putri usia dini dari 120 sekolah untuk kategori Kelompok Usia 10 dan 12.
Kompetisi ini dimenangkan oleh SDN Pinang 3 dan SDN Kunciran 8 di Tangerang, serta SDN Kembangarum 2 dan MI Pagersari-Patean di Semarang, sebagai bagian dari pembinaan jangka panjang sepak bola putri Indonesia.






