Menteri PPPA Usulkan Penataan Ulang Gerbong Khusus Perempuan di KRL Pasca Tragedi Bekasi Timur

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri PPPA Usulkan Penataan Ulang Gerbong Khusus Perempuan di KRL Pasca Tragedi Bekasi Timur

Menteri PPPA Usulkan Penataan Ulang Gerbong Khusus Perempuan di KRL Pasca Tragedi Bekasi Timur

Redaksiku.com – Tragedi kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026) terus memicu evaluasi di berbagai aspek keselamatan transportasi publik. Salah satu sorotan datang dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) Arifah Fauzi yang mengusulkan perubahan penempatan gerbong khusus perempuan pada layanan Kereta Rel Listrik (KRL).

Usulan ini muncul sebagai respons atas kecelakaan yang melibatkan rangkaian Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL rute JakartaCikarang. Insiden tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, tetapi juga membuka diskusi mengenai aspek keselamatan berbasis gender dalam sistem transportasi massal.

Evaluasi Posisi Gerbong Perempuan Dinilai Mendesak

Dalam pernyataannya, Menteri Arifah menilai bahwa posisi gerbong khusus perempuan yang selama ini berada di bagian depan atau belakang rangkaian perlu ditinjau ulang. Ia mengusulkan agar gerbong tersebut ditempatkan di bagian tengah rangkaian kereta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kalau bisa, gerbong perempuan tidak ditempatkan di bagian depan maupun belakang, melainkan di posisi tengah agar lebih aman, ujarnya.

Menurutnya, posisi tengah dinilai memiliki tingkat risiko yang lebih rendah dibandingkan bagian ujung rangkaian, terutama dalam situasi kecelakaan seperti tabrakan atau anjlokan. Usulan ini tidak hanya berbasis asumsi, tetapi juga mempertimbangkan pola kerusakan yang sering terjadi dalam kecelakaan kereta api, di mana gerbong paling depan dan belakang cenderung menerima dampak paling besar.

Latar Belakang Usulan: Data Korban Perempuan

Usulan tersebut semakin menguat setelah adanya informasi dari tim penyelamat yang menyebutkan bahwa seluruh korban meninggal dunia dalam insiden ini merupakan perempuan. Para korban dilaporkan berada di gerbong yang mengalami dampak paling parah akibat tabrakan.

Kondisi ini menjadi perhatian serius karena menunjukkan adanya potensi kerentanan struktural terhadap penumpang perempuan dalam sistem penempatan gerbong saat ini. Dengan kata lain, bukan hanya soal jumlah korban, tetapi juga bagaimana posisi mereka di dalam rangkaian kereta berkontribusi terhadap tingkat risiko.

Disampaikan Langsung ke Operator Kereta

Menteri Arifah menegaskan bahwa usulan tersebut telah disampaikan langsung kepada Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) saat dirinya menjenguk korban luka di RSUD Bekasi.

Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi mulai mendorong dialog langsung dengan operator transportasi untuk mencari solusi konkret. PT KAI sebagai penyelenggara layanan kereta api diharapkan dapat mempertimbangkan usulan tersebut dalam evaluasi operasional ke depan.

Menteri PPPA Usulkan Penataan Ulang Gerbong Khusus Perempuan di KRL Pasca Tragedi Bekasi Timur
Menteri PPPA Usulkan Penataan Ulang Gerbong Khusus Perempuan di KRL Pasca Tragedi Bekasi Timur

Pendekatan Berbasis Keselamatan dan Gender

Dalam perspektif kebijakan publik, usulan ini mencerminkan pendekatan berbasis keselamatan sekaligus sensitif terhadap isu gender. Gerbong khusus perempuan selama ini memang dirancang untuk memberikan rasa aman dari potensi pelecehan atau gangguan di ruang publik. Namun, aspek keselamatan fisik dalam situasi darurat kini menjadi dimensi tambahan yang perlu diperhatikan.

Dengan memindahkan posisi gerbong ke tengah, diharapkan risiko fatal dapat diminimalkan jika terjadi kecelakaan. Ini menjadi langkah preventif yang sejalan dengan prinsip perlindungan menyeluruh bagi penumpang perempuan.

Penulis : redaksiku

Editor : redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Heboh! Kasat Resnarkoba Tangsel Ditangkap dalam Dugaan Kasus Narkotika, Ini Faktanya
Validasi Kemnaker BSU Terbaru, Cara Cek Status Penerima dan Tahapan Pencairan Bantuan
BGN Siap Berbenah Total, Sudrayono Tetapkan 3 Prioritas Utama untuk Program MBG
BGN Tindak Tegas Pelanggaran MBG, 833 SPPG Ditangguhkan dan Ratusan Pegawai Disanksi
Daftar Hari Libur Bulan Agustus 2026, Catat Tanggal Merah dan Libur Nasional Resminya
‎Apakah Agent Kim Reactivated Ada Season 2? Ini Kabar Terbaru yang Wajib Diketahui Penggemar
Home Visit Sidokkes, Bukti Kepedulian Polres Barru untuk Anggota
Surat Terbuka Jadi Sorotan, Ini Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuatnya

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:03 WIB

Heboh! Kasat Resnarkoba Tangsel Ditangkap dalam Dugaan Kasus Narkotika, Ini Faktanya

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:44 WIB

BGN Siap Berbenah Total, Sudrayono Tetapkan 3 Prioritas Utama untuk Program MBG

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:34 WIB

BGN Tindak Tegas Pelanggaran MBG, 833 SPPG Ditangguhkan dan Ratusan Pegawai Disanksi

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:04 WIB

Daftar Hari Libur Bulan Agustus 2026, Catat Tanggal Merah dan Libur Nasional Resminya

Senin, 27 Juli 2026 - 19:36 WIB

‎Apakah Agent Kim Reactivated Ada Season 2? Ini Kabar Terbaru yang Wajib Diketahui Penggemar

Berita Terbaru