Kebakaran di KEK Sei Mangkei: 3 Pekerja Tewas, Ini Kronologinya

- Penulis

Jumat, 4 September 2026 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana lokasi kebakaran di pabrik PT Evyap Sabun Indonesia, KEK Sei Mangkei, Sumatera Utara.

Kebakaran di pabrik PT Evyap Sabun Indonesia, KEK Sei Mangkei, menyebabkan tiga pekerja meninggal dunia.

Redaksiku.com – Peristiwa kebakaran tragis melanda fasilitas produksi PT Evyap Sabun Indonesia yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Kamis, 3 September 2026. Insiden tersebut menyebabkan tiga orang pekerja meninggal dunia setelah diduga nekat melompat dari lantai enam gedung pabrik untuk menghindari kepungan api dan asap pekat.

Kobaran api yang memicu kepanikan luar biasa di area pabrik tersebut dilaporkan muncul secara mendadak, membuat para pekerja terjebak di ketinggian. Upaya penyelamatan diri yang dilakukan oleh para korban berakhir fatal akibat ketinggian gedung yang tidak memungkinkan untuk evakuasi mandiri secara aman.

Ketiga korban yang meninggal dunia dalam insiden kebakaran ini diketahui baru bekerja di lingkungan pabrik tersebut selama empat hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fauzi, selaku leader dari PT Nirwana Mahanu Putra, mengungkapkan bahwa para korban merupakan tenaga kerja yang baru saja memulai masa tugasnya. Identitas para korban hingga kini masih menjadi fokus penyelidikan pihak kepolisian setempat bersama otoritas KEK Sei Mangkei untuk memastikan data resmi yang akurat.

Kebakaran di KEK Sei Mangkei: 3 Pekerja Tewas, Ini Kronologinya

Respons Manajemen dan Penyelidikan

Menanggapi musibah ini, pihak manajemen PT Evyap Sabun Indonesia akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Perusahaan menyampaikan duka mendalam dan berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) di fasilitas mereka.

Manajemen berjanji akan memperketat pengawasan keselamatan kerja guna memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan. Pihak perusahaan saat ini tengah bekerja sama dengan tim investigasi untuk mengungkap penyebab pasti awal mula munculnya api di dalam gedung produksi.

Pihak berwenang saat ini sedang mendalami apakah terdapat pelanggaran standar keselamatan kerja yang berkontribusi pada terjebaknya pekerja di lantai atas gedung.

Proses pemadaman api sendiri melibatkan tim pemadam kebakaran dari berbagai wilayah di sekitar Simalungun. Kendala teknis di lapangan, termasuk akses menuju lantai tinggi, sempat mempersulit upaya petugas untuk menjangkau titik api yang merambat dengan cepat ke bagian struktur bangunan lainnya.

Kebakaran di KEK Sei Mangkei: 3 Pekerja Tewas, Ini Kronologinya

Faktor Keselamatan di Kawasan Industri

Insiden di KEK Sei Mangkei ini memicu perdebatan mengenai kesiapan infrastruktur tanggap darurat di kawasan industri strategis. Standar proteksi kebakaran pada gedung-gedung tinggi di area pabrik menjadi poin utama yang disoroti oleh berbagai pihak pasca-kejadian.

Setiap perusahaan di kawasan industri wajib memastikan akses evakuasi darurat seperti tangga darurat luar gedung dapat diakses dengan mudah oleh seluruh pekerja kapan saja.

Hingga Jumat, 4 September 2026, lokasi kejadian masih berada dalam garis polisi untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP). Aparat kepolisian dari Polres Simalungun telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata yang berada di lokasi saat api mulai membesar.

Keluarga korban kini menantikan hasil investigasi lebih lanjut terkait santunan dan pertanggungjawaban perusahaan atas hilangnya nyawa para pekerja. Pemerintah daerah diharapkan segera turun tangan untuk memastikan hak-hak para korban terpenuhi sesuai dengan regulasi ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia.

Pertanyaan Umum

Apa penyebab utama tewasnya tiga pekerja tersebut?

Ketiga korban meninggal dunia akibat luka fatal setelah diduga melompat dari lantai enam gedung PT Evyap Sabun Indonesia saat berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api dan kepungan asap tebal yang menyelimuti area lantai kerja mereka.

Bagaimana status operasional pabrik saat ini?

Pihak manajemen PT Evyap Sabun Indonesia saat ini tengah melakukan evaluasi operasional dan memperketat pengawasan keselamatan kerja menyusul insiden tersebut, sementara lokasi kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Apakah para korban merupakan karyawan lama di perusahaan tersebut?

Berdasarkan keterangan dari pimpinan lapangan, ketiga korban merupakan pekerja baru yang diketahui baru bekerja di lokasi tersebut selama empat hari sebelum musibah kebakaran terjadi.

Ringkasan

Kebakaran di PT Evyap Sabun Indonesia, KEK Sei Mangkei, menewaskan 3 pekerja baru. Korban diduga melompat dari lantai enam demi menghindari kepungan api dan asap.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Korupsi Haji: Gus Alex Akui Beri 24 Anggota DPR 1.500 Riyal
Chungha Ungkap Alasan Perubahan Penampilan di Usia 30 Tahun
Saham BMRI Top Buy Asing Rp471,4 Miliar, BULL Jadi Top Sell
Waspada Kekeringan Meteorologis di DKI Jakarta hingga 10 Sept
PWI Sukabumi Kecam Oknum Wartawan Peras Kepala Sekolah
Harga Perak Antam Hari Ini 4 September 2026 Naik, Cek Rinciannya
Menhut Bekukan Izin 5 Perusahaan Terkait Karhutla di Kalbar
Gempa Cianjur: 4 Rumah Warga Rusak Akibat Sesar Cisokan

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 06:57 WIB

Kasus Korupsi Haji: Gus Alex Akui Beri 24 Anggota DPR 1.500 Riyal

Jumat, 4 September 2026 - 06:54 WIB

Chungha Ungkap Alasan Perubahan Penampilan di Usia 30 Tahun

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WIB

Saham BMRI Top Buy Asing Rp471,4 Miliar, BULL Jadi Top Sell

Jumat, 4 September 2026 - 06:44 WIB

Kebakaran di KEK Sei Mangkei: 3 Pekerja Tewas, Ini Kronologinya

Jumat, 4 September 2026 - 06:43 WIB

Waspada Kekeringan Meteorologis di DKI Jakarta hingga 10 Sept

Berita Terbaru