Innalillahi! Dua Jemaah Haji Asal Bangkalan Meninggal Dunia di Pesawat Selisih 5 Menit, Begini Kesaksian Keluarga

- Penulis

Sabtu, 21 Juni 2025 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Dua jemaah haji asal Bangkalan meninggal dunia saat pulang dari Tanah Suci, suasana kabin penuh haru. (Foto: Unsplash)

Ilustrasi. Dua jemaah haji asal Bangkalan meninggal dunia saat pulang dari Tanah Suci, suasana kabin penuh haru. (Foto: Unsplash)

Kabar meninggalnya dua jemaah haji asal Bangkalan menyayat hati banyak pihak.

Dua jemaah haji asal Bangkalan tersebut meninggal dunia dalam perjalanan pulang dari Tanah Suci saat masih berada di dalam pesawat.

Peristiwa ini menyentak perhatian karena terjadi selisih hanya beberapa menit dan di tengah suasana penuh harapan untuk kembali berkumpul dengan keluarga.

Nama Mukatin Wakimin Samin dan Salimah Deman Sadih tercatat sebagai jemaah haji yang menghembuskan napas terakhir di udara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi Kejadian Meninggalnya Jemaah Haji di Pesawat

Ilustrasi. Dua jemaah haji asal Bangkalan meninggal dunia saat pulang dari Tanah Suci, suasana kabin penuh haru. (Foto: Unsplash)
Innalillahi! Dua Jemaah Haji Asal Bangkalan Meninggal Dunia di Pesawat Selisih 5 Menit, Begini Kesaksian Keluarga

Kedua jemaah haji yang wafat ini tergabung dalam Kloter 29 Embarkasi Surabaya dan sedang menempuh perjalanan dari Arab Saudi menuju Bandara Juanda, Surabaya.

Menurut laporan resmi dari petugas haji setempat, kejadian ini berlangsung sekitar dini hari saat pesawat mulai memasuki wilayah udara Indonesia.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Bangkalan, Arif Rochman, menyampaikan bahwa kedua jemaah mengalami gangguan kesehatan dalam rentang waktu yang sangat berdekatan.

“Mereka meninggal dunia di dalam pesawat hampir bersamaan,” ujar Arif.

Peristiwa ini juga dikonfirmasi oleh dokter kloter yang mendampingi perjalanan pulang para jemaah haji tersebut.

Kondisi Medis dan Upaya Penyelamatan

Menurut keterangan resmi dokter pendamping Kloter 29, dr Anita Oktavia, cuaca di tengah penerbangan saat itu sedang kurang bersahabat.

Turbulensi ringan sempat terjadi dan memperburuk kondisi beberapa jemaah lanjut usia yang memang telah kelelahan setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji.

Saat salah satu keluarga memanggil petugas karena salah satu jemaah tidak sadarkan diri, tim medis langsung menuju lokasi dan memberikan pertolongan pertama.

Hj Mukatin menjadi jemaah pertama yang mengalami kondisi kritis dan setelah 15 menit penanganan, ia dinyatakan meninggal dunia.

Tak berselang lama, Hj Salimah yang juga menunjukkan gejala sesak napas mengalami situasi serupa dan wafat lima menit setelah Hj Mukatin.

Suasana Haru di Kabin Saat Dua Jemaah Haji Meninggal Dunia

Meninggalnya dua jemaah haji dalam satu kloter menimbulkan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga tetapi juga bagi seluruh rombongan.

Beberapa penumpang lainnya, terutama mereka yang duduk berdekatan, turut menangis dan melafalkan doa bersama.

Tim medis dibantu oleh beberapa jemaah yang memiliki latar belakang medis terus berupaya memberikan tindakan terbaik.

Namun kondisi usia lanjut dan kelelahan diduga kuat sebagai penyebab utama menurunnya kondisi fisik para almarhumah.

Para jemaah menyebutkan bahwa keduanya dikenal sangat rajin mengikuti seluruh rangkaian ibadah selama di Tanah Suci.

Kesaksian Keluarga yang Mengiringi Kepergian

Putra dari almarhumah Hj Salimah, Adnan, mengungkapkan bahwa ibunya sudah mengeluh sakit kepala sejak beberapa jam sebelumnya.

Ia juga sempat meminta ibunya untuk istirahat dan tidak terlalu banyak bergerak.

Namun, beberapa saat kemudian, kondisi ibunya menurun drastis dan mengalami sesak napas berat. Meskipun tim medis telah berupaya keras, nyawa ibunya tak tertolong.

Adnan mengaku ikhlas, meski tidak menyangka bahwa kepulangan dari Tanah Suci akan menjadi perpisahan terakhir.

Penanganan Setibanya di Bandara Juanda

Setibanya di Bandara Juanda, jenazah kedua jemaah haji langsung mendapatkan penanganan sesuai dengan prosedur.

Petugas dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) telah bersiap menerima kepulangan jemaah dan segera memproses pemulangan jenazah ke rumah duka masing-masing.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Muncul di Gunung Dempo Bawa Senjata, Pria Ini Diamankan Polisi Usai Bikin Warga Resah
Jadwal Full Moon 2026 Lengkap, Catat Tanggal Buck Moon hingga Cold Moon
Terbaru! Contoh Proposal Kegiatan Lomba 17 Agustus Lengkap dengan Susunannya
Kasus Pencuri Ayam di Bali Viral, Simak Kronologi hingga Perkembangan Terbarunya
Korwil BGN Kayong Utara Dimutasi ke Papua Usai Momen Main HP Saat Arahan Kepala BGN Viral
Heboh! Kasat Resnarkoba Tangsel Ditangkap dalam Dugaan Kasus Narkotika, Ini Faktanya
BGN Siap Berbenah Total, Sudrayono Tetapkan 3 Prioritas Utama untuk Program MBG
BGN Tindak Tegas Pelanggaran MBG, 833 SPPG Ditangguhkan dan Ratusan Pegawai Disanksi

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:47 WIB

Jadwal Full Moon 2026 Lengkap, Catat Tanggal Buck Moon hingga Cold Moon

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:34 WIB

Terbaru! Contoh Proposal Kegiatan Lomba 17 Agustus Lengkap dengan Susunannya

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:24 WIB

Kasus Pencuri Ayam di Bali Viral, Simak Kronologi hingga Perkembangan Terbarunya

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:33 WIB

Korwil BGN Kayong Utara Dimutasi ke Papua Usai Momen Main HP Saat Arahan Kepala BGN Viral

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:03 WIB

Heboh! Kasat Resnarkoba Tangsel Ditangkap dalam Dugaan Kasus Narkotika, Ini Faktanya

Berita Terbaru