Novel : Hitam Putih Pernikahan (Bab 7)

- Penulis

Selasa, 22 Oktober 2024 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Novel : Hitam Putih Pernikahan (Bab 7)

“Rei, Mama….” Gayatri belum sempat melanjutkan perkataannya karena Gumilar langsung menyentuh tangan kirinya dan menggelengkan kepala sebagai tanda, jika sekarang bukan waktu yang tepat untuk membicarakan soal kejadian tadi siang.

“Ayo, kita mulai makannya.” Gumilar memasukkan satu sendok nasi ke mulut. Diikuti Gayatri, Kirei dan Attala. Mereka semua makan tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.

Lima belas menit, keluarga Gumilar sudah menyelesaikan kegiatan makan malam. Bi Minah mulai membawa piring kotor dan gelas ke wastafel. Tak lupa, lauk sisa juga, ia bawa dan simpan ke dalam lemari khusus penyimpanan makanan. Sebagian, ada juga yang dimasukkan ke dalam kulkas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gumilar menyenggol tangan kanan Gayatri sebagai kode untuk memulai pembicaraan yang tadi sempat tertunda.

Gayatri yang paham dengan maksud suaminya menghela napas sejenak. “Rei, maafkan Mama karena tidak minta izin dulu untuk membersihkan kamarmu.”

Setelah mengucapkan kata maaf itu, Gayatri merasakan kedamaian dan ketenteraman di dalam hatinya. Ternyata benar, apa yang dikatakan suaminya? Tak hanya anak-anak yang harus meminta maaf ketika melakukan kesalahan. Namun, orang tua pun jika melakukan kesalahan harus berani meminta maaf. Karena orang tua juga, hanyalah manusia biasa yang tidak lepas dari salah dan khilaf.

“Mama juga minta maaf sama kamu, Attala. Mungkin tadi kamu tidak sengaja mendengar kata-kata yang kurang baik keluar dari mulut Mama tentangmu.” Gayatri menatap Kirei dan Attala berganti.

“Tidak apa-apa, Ma. Attala sama sekali tidak sakit hati,” ujar Attala.

Hati Gayatri merasa lega setelah mendengar penuturan menantunya itu. Sekarang pandangannya beralih pada Kirei. Putri semata wayangnya yang masih memasang wajah ketus.

“Rei tahu Mama ngelakuin semua itu demi kebaikan Rei. Kamar itu privasi Rei, Ma. Apalagi sekarang Rei udah punya suami, Mama bisa minta izin dulu sebelum mengundang Pak Nugroho.” Kirei terlihat masih jengkel.

“Iya, Rei. Mama minta maaf, ya. Mama terlalu khawatir dengan kejadian semalam.” Gayatri mengakui kesalahannya.

Kirei menarik napas, lalu mengembuskannya secara perlahan. “Rei juga minta maaf, Ma, Pa, kalau selama ini Rei keras kepala dan emosian.”

Kirei bangkit dari tempat duduknya, lalu berjalan ke tempat Gayatri duduk. Kemudian, mereka berdua saling berpelukan. Sedangkan, Gumilar dan Attala saling berpandangan dan tersenyum saat melihat dua perempuan tercantik di dalam keluarga Gumilar saling memaafkan dan mengakui kesalahan masing-masing.
Tak berapa lama, terdengar suara azan Isya berkumandang. Mereka berempat memutuskan untuk melaksanakan salat berjamaah di mushola yang ada di halaman belakang rumah. Musola kecil yang sengaja dibuat Gumilar untuk merenung dan menjernihkan pikiran ketika rasa penat melanda. Ia juga mempersiapkan musola itu untuk cucu-cucunya kelak.

Hanya butuh waktu sepuluh menit, mereka berempat menyelesaikan ibadah Salat Isya. Rasa lelah dan capek dengan kegiatan seharian ini, membuat mereka memutuskan untuk pergi ke kamar masing-masing.

“Rei, sementara kamu dan Attala tidur di kamar tamu dulu, ya,” ujar Gayatri.

“Iya, dong, Ma. Lagian, Rei enggak mau tidur di kamar yang bau kemenyan dan dupa. Takutnya, bukan Mas Attala yang nemenin Rei, tapi makhluk lain. Ih, serem.” Kirei bergidik takut jika membayangkan genderwo atau semacamnya yang menemaninya tidur.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daftar Klasemen Sementara SEA Games 2025 per Hari Ini, 16 Desember 2025, Persaingan Medali Kian Memanas
Baca Novel : Suamiku, Tentara Dingin! [TAMAT]
Novel : Choose Happiness (Part 26) Ada kabar nih dari Blue
Ini Dia Juara Pandora IWZ x Redaksiku.com 2024
Novel Senja Membawamu Kembali ( Part 13 )
Novel Senja Membawamu Kembali (Part 31)
Novel Hitam Putih Pernikahan (Bab 16)
Novel : Hitam Putih Pernikahan (Bab 15)

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:41 WIB

Daftar Klasemen Sementara SEA Games 2025 per Hari Ini, 16 Desember 2025, Persaingan Medali Kian Memanas

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 18:44 WIB

Baca Novel : Suamiku, Tentara Dingin! [TAMAT]

Minggu, 3 Agustus 2025 - 16:11 WIB

Novel : Choose Happiness (Part 26) Ada kabar nih dari Blue

Selasa, 4 Februari 2025 - 17:40 WIB

Ini Dia Juara Pandora IWZ x Redaksiku.com 2024

Senin, 20 Januari 2025 - 10:32 WIB

Novel Senja Membawamu Kembali ( Part 13 )

Berita Terbaru

Polres Barru menggelar Serah Terima Jabatan (Sertijab) delapan pejabat utama dan kapolsek jajaran. Rotasi ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi untuk memperkuat profesionalisme serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Internasional

Sertijab Polres Barru, Kapolres Dorong Pelayanan kepada Masyarakat

Kamis, 6 Agu 2026 - 21:17 WIB