Redaksiku.com – Ajang pameran teknologi tahunan di Berlin kembali menjadi saksi langkah agresif dari raksasa asal Tiongkok, Xiaomi, yang untuk pertama kalinya tampil secara mandiri di panggung IFA. Membawa area seluas lebih dari 3.300 meter persegi, kehadiran perdana ini langsung mencatatkan rekor sebagai pameran terbesar yang pernah mereka selenggarakan di luar negeri. Keputusan ini mempertegas transformasi besar perusahaan yang tidak lagi sekadar dikenal sebagai produsen ponsel pintar, melainkan arsitek ekosistem digital lintas industri yang menyeluruh.
Di dalam paviliun megah tersebut, pengunjung disuguhkan dengan lebih dari 380 produk inovatif yang saling terhubung dalam payung besar ekosistem Human × Car × Home. Mulai dari gadget saku berteknologi tinggi hingga kendaraan listrik berperforma buas, semuanya dirancang untuk memikat hati konsumen global sekaligus menantang dominasi pemain lama di pasar internasional.
Eksplorasi Mobilitas Pintar dan Mobil Konsep Masa Depan
Sektor otomotif menjadi salah satu daya tarik paling menyita perhatian dalam pameran akbar kali ini. Xiaomi tidak main-main dalam menunjukkan keseriusannya menggarap industri kendaraan listrik lewat kehadiran mobil konsep hypercar virtual bernama Xiaomi Vision Gran Turismo yang didesain khusus bagi para pencinta gim balap legendaris.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kendaraan futuristik ini memadukan estetika aerodinamis tingkat lanjut dengan interior unik berkonsep relaksasi serta dukungan asisten virtual cerdas. Tidak hanya berhenti pada konsep digital di atas kertas, pabrikan ini juga memamerkan lini nyata dari sedan listrik andalan mereka, termasuk varian performa tinggi yang sebelumnya sukses menorehkan prestasi gemilang di sirkuit legendaris Nürburgring.
- Xiaomi Vision Gran Turismo mengusung desain aerodinamis canggih dengan kokpit teardrop dan konsep interior yang berfokus pada kenyamanan berkendara tingkat tinggi.
- Lini Xiaomi SU7 dan varian bertenaga buas SU7 Ultra turut dipajang untuk membuktikan kapabilitas performa tinggi dari divisi otomotif mereka.
- Ekspansi nyata dimulai dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama delapan grup dealer di Jerman sebagai fondasi jaringan distribusi kendaraan listrik di Eropa pada 2027.

Inovasi Perangkat Seluler dan Perkecambahan Kecerdasan Buatan
Di ranah perangkat genggam, sorotan utama tertuju pada ponsel pintar lipat unggulan terbaru yang membawa nama Xiaomi 18 Fold. Perangkat ini tidak hanya mengandalkan desain bodi lipat yang elegan, tetapi juga ditenagai oleh chipset internal generasi anyar buatan mereka sendiri untuk memaksimalkan efisiensi komputasi dan pemrosesan kecerdasan buatan langsung di perangkat.
Penerapan teknologi kecerdasan buatan ini juga merambah ke berbagai lini robotika canggih yang mereka kembangkan secara mandiri. Robot humanoid andalan mereka bahkan telah diterjunkan langsung untuk menjalani uji coba di lini perakitan pabrik otomotif guna membantu proses produksi yang membutuhkan ketelitian tinggi.
- Xiaomi 18 Fold hadir sebagai ponsel lipat flagship pertama yang dipersenjatai prosesor buatan sendiri untuk mendukung komputasi tingkat lanjut berbasis on-device AI.
- Model bahasa besar terbaru diperkenalkan untuk memperkuat penalaran konteks dunia nyata serta otomatisasi tugas lintas perangkat pintar di rumah.
- Robot humanoid CyberOne dipamerkan lewat demonstrasi interaktif sekaligus diuji kemampuannya dalam menangani perakitan komponen kendaraan di pabrik.


Ekspansi Ekosistem Rumah Pintar dan Komitmen Riset Jangka Panjang
Ambisi besar perusahaan asal Tiongkok ini tidak berhenti pada urusan gadget dan otomotif semata. Portofolio perangkat rumah tangga pintar di bawah merek Mijia kini resmi mendapat jalur distribusi yang lebih luas untuk merambah pasar benua biru secara agresif.
Seluruh perangkat rumah tangga mulai dari sistem pendingin udara hingga peralatan dapur cerdas kini disatukan dalam satu kendali melalui platform terpadu yang didukung sistem operasi mutakhir. Untuk mendukung seluruh ambisi jangka panjang tersebut, perusahaan telah menyiapkan alokasi dana riset dan pengembangan yang masif guna memastikan inovasi teknologi terus bergulir tanpa henti.
- Perluasan portofolio Mijia ke pasar Eropa mencakup perangkat dapur, pembersih rumah, hingga sistem keamanan terpadu berbasis aplikasi.
- Integrasi ekosistem dikendalikan secara mulus melalui platform Xiaomi Home dan sistem operasi HyperOS buatan perusahaan.
- Alokasi dana riset dan pengembangan global disiapkan secara konsisten untuk periode beberapa tahun ke depan guna memperkuat posisi di sektor semikonduktor dan AI.

Xiaomi mengalokasikan dana riset dan pengembangan global sebesar 24 miliar Euro atau sekitar Rp494,3 triliun untuk periode 2026 hingga 2030 demi memperkuat ekosistem teknologi masa depan.
Pertanyaan Umum
Apa yang menandai keikutsertaan Xiaomi di ajang IFA 2026?
Kehadiran ini merupakan debut internasional pertama Xiaomi di ajang IFA Berlin dengan mendirikan area pameran mandiri seluas lebih dari 3.300 meter persegi yang menjadi rekor terbesar mereka di luar negeri.
Produk apa saja yang menjadi fokus utama dalam pameran tersebut?
Lebih dari 380 produk dipamerkan, mencakup ekosistem pintar Human Car Home yang menggabungkan perangkat seluler, peralatan rumah tangga pintar, hingga kendaraan listrik.
Bagaimana rencana ekspansi kendaraan listrik Xiaomi ke depan?
Xiaomi Auto telah memulai langkah awal dengan menggandeng delapan grup dealer otomotif di Jerman sebagai persiapan peluncuran resmi kendaraan listrik mereka di pasar Eropa pada tahun 2027.
Ringkasan
Pada ajang IFA 2026 di Berlin, Xiaomi melakukan debut pameran mandiri seluas 3.300 meter persegi dengan menampilkan lebih dari 380 produk dalam ekosistem Human x Car x Home. Perusahaan memamerkan mobil konsep Xiaomi Vision Gran Turismo, sedan listrik SU7 dan SU7 Ultra, ponsel lipat Xiaomi 18 Fold, serta ekspansi perangkat rumah pintar Mijia ke Eropa dengan rencana distribusi mobil listrik pada 2027.






