4 Cara Melembutkan Hati Anak yang Suka Marah

- Penulis

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cara Melembutkan Hati Anak yang Suka Marah

Cara Melembutkan Hati Anak yang Suka Marah

Redaksiku.com Anak-anak memang belum bisa mengontrol emosinya dengan baik dan hal tersebut perlu dimaklumi tetapi tidak boleh dibiarkan begitu saja, karena jika orang tua tidak bisa membantu anak untuk mengontrol emosinya maka anak bisa bertumbuh menjadi pemarah.

Hal-hal Yang Bisa Menyebabkan Anak Menjadi Gampang Marah

1. Meniru Kebiasaan Orang Tua

Apakah orang tua sering memarahi anak atau emosi pada orang lain di depan anak? Jika iya, salah satu alasan yang menjadikan anak suka marah yaitu tentunya karena anak meniru sikap dari kedua orang tuanya.

Anak-anak sifatnya peniru karena mereka juga masih perlu banyak belajar dan bimbingan dari orang tuanya, jadi sebagai orang tua juga harus bisa memberikan contoh yang baik agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang baik dan tidak keras kepala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

2. Terlalu Dimanja

Memanjakan anak boleh saja, tetapi terlalu sering memanjakan anak dapat membuat anak juga menjadi keras kepala. Mengapa bisa? Karena orang tuanya sering memenuhi keinginan anaknya, akibatnya jika keinginan anak tidak terpenuhi oleh orang tua maupun orang lain maka dia akan mudah marah.

Tentu saja karena sikap anak yang suka marah, teman-temannya ada beberapa yang sampai menjaga jarak dengannya karena merasa kurang nyaman. Jika anak sudah terlanjur mudah marah karena dimanja, berikan pemahaman dan contoh perilaku yang positif serta perhatian dengan komunikasi yang empati.

3. Orang Tua Kurang Perhatian
Pada Anak

Setiap anak tentu mengharapkan mereka mendapat perhatian dari orang tuanya namun terkadang karena rasa lelah, akibat mengerjakan kesibukan tertentu ataupun pekerjaan dapat membuat orang tua tidak sempat memberikan perhatian cukup bagi anaknya.

Sehingga anak merasa diabaikan dan tentu saja hal tersebut bisa memicu rasa kesal dari dalam diri anak, sehingga anak sering marah ataupun sengaja membuat orang tuanya kesal hanya karena ingin mendapatkan perhatian dari orang tuanya.

4. Sering Menormalisasikan Kesalahan Kecil

Ada beberapa orang tua saat mendapati anak sedang melakukan suatu kesalahan, mereka malah menganggap anak lucu dan menormalisasikan kesalahan dengan perkataan ” namanya juga anak-anak” akibatnya anak dapat melakukan hal dengan sesuka hatinya karena orang tua tidak pernah menegurnya.

Biasanya sekali ditegur anak tersebut akan balik memberikan perlawanan, seperti perkataan yang membantah ataupun tetap melakukan hal yang sama. Intinya anak menjadi anti kritik, susah dinasehati dan keras kepala jadi jangan selalu menormalisasikan kesalahan anak meskipun kecil.

5. Kelelahan

Setelah seharian bersekolah ataupun bermain biasanya anak-anak nampak lelah, apalagi jika sore harinya anak-anak masih ada PR ataupun les pasti rasanya sangat lelah sekali tak jarang karena saking lelahnya mereka mudah menjadi emosi.

Agar anak tidak mudah marah akibat kelelahan yang bisa orang tua lakukan adalah dengan terus mendukungnya seperti memberikan pujian, memasakan makanan kesukaan anak, mengizinkan anak untuk sejenak bermain ponsel, mengajak anak jalan-jalan hingga sering memberikan kado kecil sebagai bentuk apresiasi.

Cara Melembutkan Hati Anak Yang Suka Marah

1. Nasehati

Memberikan nasehat pada anak yang suka marah memang tidak mudah tetapi juga tidak boleh dibiarkan saja, meskipun berpotensi memicu perdebatan saat menasehati anak tapi jangan sampai orang tua terpancing oleh emosi.

Dalam memberikan nasehat tidak harus panjang dan lebar tetapi cukup berikan nasehat singkat yang mampu menyentuh perasaannya, biasanya nasehat yang dapat langsung menyentuh hati yaitu dengan perkataan yang lembut dengan menggunakan bahasa bijak dan tegas.

2. Ajarkan Anak Kasih

Cara kedua untuk melembutkan hati anak yang suka marah yaitu dengan mengajarkannya kasih, sebab anak yang diajarkan kasih biasanya mereka memiliki hati yang lembut dan lebih bisa mengontrol emosinya.

Ajarkan pada anak untuk mengasihi orang tua, teman-teman dan orang lain karena manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan orang lain di dalam kehidupannya. Sebelum mengajarkan anak kasih, pastikan orang tua juga sudah bisa mengasihi sesama manusia terlebih dahulu.

3. Menjadi Orang Tua Sekaligus Sahabat

Orang tua juga harus bisa berperan menjadi sahabat bagi anaknya setiap hari, saat senggang cobalah untuk mengajak anak mengobrol. Walaupun sekedar basa-basi, seperti menanyakan bagaimana kegiatannya disekolah dan lainnya.

Memperhatikan anak dengan terus mengajak anak mengobrol sampai anak inisiatif mau bercerita di saat waktu senggang, dapat membuat anak lebih terbuka sehingga anak tidak memendam perasaan ataupun emosi sendirian jadi kebiasaan ini dapat menjaga mental health anak.

4. Bersikap Tenang

Saat mendapati anak marah tetaplah bersikap tenang, namun bukan berarti hal ini mendakan untuk membiarkan anak terus marah. Tetapi orang tua harus bersikap tenang lalu kemudian menegurnya, jika anak terus marah sampai memicu terjadinya pertengkaran maupun perdebatan tetap tenang jangan kepancing emosi.

Cobalah untuk memberikan pengertian pada anak jika sikapnya kurang baik dan beritahukan juga konsekuensinya jika sikap anak tidak mau berubah, untuk bisa menenangkan anak yang sedang marah maka orang tua boleh menegurnya tapi jangan sampai menyudutkan dan menghakimi.

Penulis : Argafica

Editor : Argafica

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

4 Bahaya Screen Time yang Berlebih pada Anak
4 Tips Anak Berani Tampil di Depan Umum
10 Resep Kue Paling Simpel dan Lezat untuk Rayakan Hari Ibu, Praktis Dibuat Sendiri di Rumah
20 Ide Kado Hari Ibu Paling Berkesan, Hadiah Sederhana yang Bisa Membuat Ibu Terharu
5 Cara Agar Anak Tidak Merebut Barang Teman
Anak Sponsor & Donasi Perlindungan Anak Bersama WVI
Ide Playground Anak dengan Aktivitas Fisik dan Kreativitas
Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Anak dan Caranya

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:36 WIB

4 Bahaya Screen Time yang Berlebih pada Anak

Kamis, 16 April 2026 - 13:51 WIB

4 Tips Anak Berani Tampil di Depan Umum

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:48 WIB

4 Cara Melembutkan Hati Anak yang Suka Marah

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:58 WIB

10 Resep Kue Paling Simpel dan Lezat untuk Rayakan Hari Ibu, Praktis Dibuat Sendiri di Rumah

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:49 WIB

20 Ide Kado Hari Ibu Paling Berkesan, Hadiah Sederhana yang Bisa Membuat Ibu Terharu

Berita Terbaru