Redaksiku.com – Sepak bola Indonesia kembali jadi sorotan publik. Setelah resmi berpisah dengan pelatih asal Belanda Patrick Kluivert, kini PSSI dijadwalkan menggelar rapat penting pada Selasa (21/10/2025) untuk membahas sosok pelatih baru Timnas Indonesia.
Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat, yang mengatakan bahwa rapat hari ini akan menjadi momentum krusial dalam menentukan arah baru skuad Garuda pasca kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Belum diumumkan pelatih baru. Besok (hari ini) baru mau rapat, ujar Taufik saat ditemui awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/10).
š½ PSSI Bahas Pengganti Patrick Kluivert
Rapat hari ini digelar tak lama setelah PSSI mengumumkan pemutusan kerja sama dengan Patrick Kluivert, yang sebelumnya ditunjuk dengan ekspektasi tinggi membawa Timnas Indonesia menembus level dunia.
Sayangnya, performa tim Garuda di bawah asuhannya belum mampu menjawab harapan publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kluivert gagal membawa Indonesia melaju ke putaran berikutnya Kualifikasi Piala Dunia 2026, yang akhirnya membuat PSSI harus mengambil keputusan berat untuk menghentikan kerja sama.
Kami ingin segera menentukan pelatih baru agar persiapan tim tidak terganggu, ujar salah satu sumber internal PSSI yang enggan disebutkan namanya.
Kursi pelatih kepala kini resmi kosong, dan PSSI tengah menimbang sejumlah nama besar yang dikaitkan sebagai kandidat. Dua di antaranya yang paling santer disebut adalah Frank de Boer dan Shin Tae Yong.
🇮🇩 Kandidat Pelatih Baru: Frank de Boer atau Shin Tae Yong?
Sejak kabar perpisahan Kluivert diumumkan, rumor mengenai siapa sosok penggantinya langsung ramai di media sosial dan forum sepak bola.
Nama Frank de Boer, mantan pelatih Ajax Amsterdam dan tim nasional Belanda, disebut-sebut sebagai salah satu kandidat kuat.
De Boer dikenal memiliki filosofi bermain menyerang dan berpengalaman menangani klub besar Eropa seperti Inter Milan, Crystal Palace, dan Atlanta United.
Jika resmi bergabung, ia akan menjadi pelatih Eropa keempat yang menangani Indonesia dalam lima tahun terakhir.
Namun, nama Shin Tae Yong juga mencuat kembali sebagai opsi realistis.
Pelatih asal Korea Selatan itu punya rekam jejak positif saat menangani Timnas Indonesia di berbagai level, terutama saat membawa skuad Garuda tampil apik di Piala Asia 2023 dan SEA Games.
Kembalinya Shin disebut-sebut sebagai opsi yang disukai sebagian pemain dan fans karena pemahamannya terhadap karakter sepak bola Indonesia.
Kalau STY balik lagi sih keren. Chemistry-nya sama pemain udah kebentuk, tulis salah satu komentar netizen di X (Twitter).

🧩 Kemenpora Terlibat Langsung dalam Proses
Wamenpora Taufik Hidayat memastikan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga turut mengawasi dan berkoordinasi dengan PSSI dalam proses pencarian pelatih baru.
Hal ini tak lepas dari posisi Erick Thohir yang menjabat ganda sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI.
Kan ketuanya (PSSI) juga Pak Menteri, ujar Taufik sembari tersenyum.
Koordinasi ini disebut penting agar keputusan strategis seperti penunjukan pelatih baru bisa selaras dengan visi jangka panjang pembinaan sepak bola nasional.
Kemenpora juga ingin memastikan bahwa pelatih yang dipilih nantinya tidak hanya fokus pada prestasi jangka pendek, tetapi juga pengembangan talenta muda dan konsistensi program pembinaan usia dini.
Kami ingin pelatih yang bisa membangun sistem, bukan hanya tim. Jadi ada kesinambungan dari Timnas U-17, U-20, hingga senior, tambah Taufik.
🧠Catatan Era Kluivert: Gaya Modern, Tapi Minim Hasil
Patrick Kluivert datang ke Indonesia membawa nama besar dan reputasi internasional sebagai mantan pemain top Barcelona dan tim nasional Belanda.
Ketika diperkenalkan, publik menaruh ekspektasi tinggi bahwa Kluivert akan membawa gaya sepak bola modern Eropa ke dalam permainan Timnas.
Ia juga datang bersama tim pelatih asal Belanda seperti Alex Pastoor, Denny Landzaat, Gerald Vanenburg, dan Frank van Kempen yang membantu di berbagai aspek teknis.
Namun, perjalanan Kluivert tak berjalan mulus. Dalam beberapa pertandingan uji coba maupun kompetitif, Timnas Indonesia kerap tampil tidak konsisten, terutama dalam hal penyelesaian akhir dan penguasaan bola.
Meski ada beberapa pertandingan dengan hasil positif, namun kegagalan lolos ke babak berikutnya di Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi pukulan telak.
Publik pun menilai Kluivert gagal membawa perubahan berarti.
Visi bermainnya bagus, tapi hasilnya belum kelihatan. Sayang banget, padahal banyak pemain muda potensial, komentar salah satu pengamat sepak bola di kanal YouTube SportTalk ID.
Harapan untuk Pelatih Baru
Publik kini menaruh harapan besar kepada PSSI agar tidak salah pilih pelatih lagi.
Fans menuntut sosok yang tegas, memahami karakter pemain lokal, dan bisa membangun mental juara.
Selain dua nama besar tadi, muncul juga spekulasi kandidat lain dari Asia Tenggara dan Jepang.
Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi siapa yang akan menempati kursi panas pelatih Garuda.
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber
Halaman : 1 2 Selanjutnya






