Bos BNI (BBNI) Memberikan Rangkuman Kinerja Kuartal III-2023

- Penulis

Minggu, 3 Maret 2024 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bos BNI (BBNI) Memberikan Rangkuman Kinerja Kuartal III-2023

Bos BNI (BBNI) Memberikan Rangkuman Kinerja Kuartal III-2023

Dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Grha BNI pada Selasa (31/10/2023), Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, beserta tim manajemen, termasuk Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati, Direktur Finance BNI Novita Widya Anggraini, Direktur Risk Management BNI David Pirzada, dan Direktur Wholesale & International Banking BNI Silvano Rumantir, memaparkan capaian kinerja BNI dalam tema “Akselerasi Pertumbuhan Kredit dan Laba, Dengan Tetap Mengedepankan Aspek Kehati-hatian dalam Manajemen Risiko dan Likuiditas di Tengah Dinamika Makro Ekonomi dan Geopolitik.”

Kondisi global mengalami perubahan signifikan, khususnya dalam beberapa bulan terakhir, yang terkait dengan meningkatnya risiko geopolitik, yield obligasi tinggi di Amerika Serikat, dan perlambatan ekonomi di Tiongkok. Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, menyoroti bahwa volatilitas nilai tukar rupiah tahun ini dipengaruhi oleh perubahan global tersebut. Meski begitu, stabilitas ekonomi dan keuangan domestik masih relatif terjaga, dengan fluktuasi rupiah yang tidak sebesar negara-negara berkembang lainnya.

Bos BNI (BBNI) Memberikan Rangkuman Kinerja Kuartal III-2023
Bos BNI (BBNI) Memberikan Rangkuman Kinerja Kuartal III-2023

BNI, sebagai bank yang terdaftar dengan simbol saham BBNI, telah mengambil langkah-langkah strategis untuk menjaga kinerja yang solid dalam kondisi yang dinamis tersebut. Program transformasi yang dijalankan secara konsisten dan strategi pertumbuhan yang selektif telah membawa hasil positif, memberikan kinerja optimal bagi pemegang saham dan menjalankan peran intermediasi dengan baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Royke Tumilaar menyampaikan bahwa laba bersih BNI tumbuh sebesar 15,1% secara tahunan, mencapai Rp 15,8 triliun hingga September 2023, sesuai dengan konsensus pasar. Pertumbuhan laba yang baik ini disokong oleh akselerasi kredit di kuartal ketiga. BNI berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 7,8% (yoy) menjadi Rp 671,4 triliun hingga September 2023.

“Perkembangan kredit didorong oleh ekspansi di segmen berisiko rendah, termasuk korporasi blue chip baik swasta maupun BUMN, kredit konsumer, dan perusahaan anak,” ungkap Royke.

Selain itu, BNI memperkuat program transformasi yang terus berjalan dan strategi pertumbuhan yang terukur sebagai langkah strategis dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global. Hal ini memberikan kontribusi positif bagi kinerja dan stabilitas bank dalam menghadapi tantangan yang terus berubah.

Dalam menghadapi dinamika makroekonomi yang tidak menentu, BNI tetap mempertahankan komitmen untuk menjalankan manajemen risiko dan likuiditas secara hati-hati, menjaga pertumbuhan kredit, dan memastikan keberlanjutan kinerja yang berkelanjutan dalam kondisi pasar yang fluktuatif. Dengan langkah-langkah strategis dan kinerja yang baik, BNI tetap konsisten dalam memberikan layanan keuangan yang andal dan menjaga kepercayaan pemegang saham serta nasabah.

Kinerja Kuartal III-2023 BNI

BNI (BBNI) sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia, secara konsisten berupaya memperkuat posisinya dan menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi global dan domestik. Dalam konferensi pers terbaru, Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, bersama jajaran manajemen, menyajikan capaian kinerja BNI sepanjang kuartal III-2023.

BNI menyoroti tantangan global yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir, yang melibatkan aspek-aspek ekonomi, geopolitik, serta perubahan dinamika pasar. Dalam situasi tersebut, bank-bank sering kali dihadapkan pada volatilitas pasar yang tinggi, termasuk fluktuasi nilai tukar mata uang.

Upaya Menjaga Kinerja yang Solid

BNI menggarisbawahi langkah-langkah strategis yang telah diambil untuk menjaga kinerja yang solid di tengah dinamika ekonomi global yang berubah-ubah. Program transformasi yang disiplin, serta strategi pertumbuhan yang selektif, telah membantu BNI untuk tetap tumbuh secara sehat dan memberikan hasil yang memuaskan bagi para pemegang saham.

Khususnya, BNI menyoroti bahwa laba bersih perusahaan tumbuh sebesar 15,1% secara tahunan, mencapai Rp 15,8 triliun hingga September 2023. Hal ini sejalan dengan ekspektasi pasar. Pertumbuhan kredit juga menjadi poin penting, mencapai 7,8% (yoy), menjadi Rp 671,4 triliun hingga September 2023.

Strategi Pertumbuhan yang Terukur

BNI menekankan bahwa strategi pertumbuhan mereka terfokus pada segmentasi kredit yang rendah risiko, termasuk korporasi blue chip baik swasta maupun BUMN, kredit konsumen, dan segmen perusahaan anak. Langkah-langkah strategis ini menjadi pendorong bagi pertumbuhan kredit yang signifikan.

Menyikapi Dinamika Ekonomi dan Risiko Global

Selama konferensi pers, BNI juga menyoroti bagaimana mereka berupaya menjaga stabilitas di tengah dinamika ekonomi global yang tidak pasti. Direktur Utama, Royke Tumilaar, menegaskan komitmennya untuk menjalankan manajemen risiko dan likuiditas secara hati-hati guna menjaga stabilitas kredit dan keberlanjutan pertumbuhan perusahaan.

Komitmen BNI untuk Layanan dan Kepercayaan

Sebagai bagian dari upaya strategis dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi dan keuangan, BNI menunjukkan komitmen yang kuat untuk menjaga kualitas layanan keuangan yang andal. Kepercayaan dari para pemegang saham, pelanggan, dan masyarakat menjadi fokus penting dalam menjalankan bisnis perbankan mereka.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IHSG Terkoreksi di Awal Sesi, Sentimen Global dan Tekanan Sektoral Membebani Pasar
8 Rekomendasi Menu Bento Box yang Laris di GoFood
Rahasia Warung Madura dan Toko Kelontong yang Tak Bisa Ditumbangkan Minimarket Modern
Pentingnya Pelatihan Ahli K3 Umum Untuk Karier
Anatomi Mulut dan Pengaruhnya Terhadap Artikulasi Saat Berbicara di Depan Umum
Jenis-Jenis Combine Harvester yang Digunakan di Indonesia dan Perbedaan Fungsinya untuk Berbagai Lahan
GP+ Medical & Paincare: Klinik Nyeri di Jakarta
7 Alasan Kuat Framework Laravel Jadi Pilihan Banyak Startup
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:06 WIB

IHSG Terkoreksi di Awal Sesi, Sentimen Global dan Tekanan Sektoral Membebani Pasar

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:53 WIB

8 Rekomendasi Menu Bento Box yang Laris di GoFood

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:19 WIB

Rahasia Warung Madura dan Toko Kelontong yang Tak Bisa Ditumbangkan Minimarket Modern

Senin, 29 Juni 2026 - 14:38 WIB

Pentingnya Pelatihan Ahli K3 Umum Untuk Karier

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:01 WIB

Anatomi Mulut dan Pengaruhnya Terhadap Artikulasi Saat Berbicara di Depan Umum

Berita Terbaru

Cara Membangun Empati Anak

Ibu dan Anak

4 Cara Membangun Empati Anak

Rabu, 8 Jul 2026 - 13:24 WIB