BMKG menyebut penggunaan dasarian relevan untuk penilaian awal musim tanam, pengelolaan pengairan, ketahanan pangan, dan pertanian presisi.
Manfaat untuk Pengelolaan Air dan Bencana
Informasi dasarian juga dibutuhkan dalam pengelolaan waduk, embung, jaringan irigasi, dan sumber air baku.
Apabila curah hujan rendah diprediksi berlangsung selama beberapa dasarian, pengelola dapat menyesuaikan pelepasan air dan meningkatkan pengawasan terhadap cadangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada periode hujan, data dasarian membantu melihat apakah suatu wilayah terus-menerus mengalami akumulasi tinggi. Kondisi itu dapat menjadi salah satu dasar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap banjir, tanah longsor, dan gangguan pertanian.
Untuk kebakaran hutan dan lahan, kombinasi hari tanpa hujan, curah hujan rendah, suhu tinggi, dan kondisi vegetasi kering dapat meningkatkan risiko munculnya titik panas.
BMKG mengimbau masyarakat tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan api ketika kondisi kering semakin kuat.
Cara Membaca Informasi Dasarian BMKG
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah periode berlakunya informasi. Dasarian II Juli, misalnya, berarti kondisi tanggal 11–20 Juli.
Selanjutnya, bedakan antara analisis dan prediksi. Analisis menjelaskan kondisi yang sudah terjadi, sedangkan prediksi menggambarkan kemungkinan pada periode berikutnya.
Periksa pula apakah peta menunjukkan curah hujan atau sifat hujan. Curah hujan menjelaskan jumlah milimeter, sementara sifat hujan membandingkannya dengan nilai normal.
Informasi nasional juga tidak selalu menggambarkan kondisi setiap kecamatan. Indonesia memiliki variasi topografi dan cuaca lokal yang besar sehingga kondisi antarwilayah dapat berbeda.
Untuk kegiatan harian, masyarakat tetap perlu melihat prakiraan cuaca jangka pendek dan peringatan dini setempat. Informasi dasarian digunakan sebagai gambaran kecenderungan iklim, bukan pengganti prakiraan per jam.
Kesimpulan
Arti dasarian BMKG adalah periode sepuluh harian yang digunakan untuk menganalisis dan memprediksi kondisi iklim.
Dasarian I berlangsung tanggal 1–10, Dasarian II tanggal 11–20, dan Dasarian III mulai tanggal 21 hingga akhir bulan. Pembagian tersebut membantu BMKG memantau curah hujan, sifat hujan, perkembangan musim, hari tanpa hujan, dan potensi kekeringan.
Pada Dasarian II Juli 2026, sekitar 91,45 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan rendah. Sebanyak 88,36 persen wilayah juga diperkirakan memiliki sifat hujan bawah normal.
Walaupun musim kemarau semakin dominan, hujan sedang hingga lebat masih dapat terjadi secara lokal. Masyarakat perlu membaca informasi dasarian bersama prakiraan harian dan peringatan dini daerah masing-masing.
FAQ Dasarian BMKG
Apa arti dasarian?
Dasarian adalah rentang waktu sepuluh hari yang digunakan dalam analisis meteorologi dan klimatologi.
Dasarian I tanggal berapa?
Dasarian I berlangsung mulai tanggal 1 hingga 10 setiap bulan.
Dasarian II tanggal berapa?
Dasarian II mencakup tanggal 11 hingga 20.
Dasarian III tanggal berapa?
Dasarian III berlangsung mulai tanggal 21 hingga akhir bulan.
Apakah dasarian sama dengan mingguan?
Tidak. Satu pekan terdiri atas tujuh hari, sedangkan satu dasarian umumnya berlangsung sepuluh hari.
Apa fungsi prediksi hujan dasarian?
Prediksi tersebut digunakan untuk melihat kecenderungan curah hujan dan sifat hujan selama sepuluh hari serta membantu pemantauan musim dan peringatan kekeringan.
Apa arti hujan bawah normal?
Hujan bawah normal berarti jumlah hujan kurang dari 85 persen dibandingkan rata-rata klimatologis pada wilayah dan periode yang sama.
Apakah curah hujan rendah berarti tidak akan hujan?
Tidak. Hujan masih dapat terjadi secara lokal, tetapi jumlah akumulasinya selama satu dasarian diperkirakan berada pada kategori rendah.
Berapa prediksi curah hujan rendah pada Dasarian II Juli 2026?
BMKG memperkirakan 91,45 persen wilayah Indonesia berada dalam kategori curah hujan rendah.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber






