Redaksiku.com – Kasus penembakan di Jalan Logam Bandung bikin warga resah setelah video korban meminta tolong menyebar luas di media sosial. Kejadian itu berlangsung saat hujan deras mengguyur kawasan Buahbatu, membuat suasana jalan yang awalnya lengang berubah mencekam.
Dalam video yang diunggah akun lokal Bandung, korban terlihat menunjukkan luka akibat tembakan peluru karet sambil meminta polisi menindak tegas pelaku. Rekaman itu langsung viral dan memicu gelombang komentar dari warganet.
Insiden ini terjadi tepat di depan Masjid Al Hidayah, ketika korban melintas dengan dua temannya menggunakan sepeda motor. Tanpa diduga, sekelompok orang menghadang, lalu salah satunya melepaskan tembakan dari airsoftgun sebanyak lima kali.
Aksi Penembakan Viral di Media Sosial
Video penembakan di Jalan Logam Bandung menyebar cepat di berbagai platform Instagram dan X. Warganet dibuat kaget melihat peluru karet ditembakkan ke arah pengendara yang sedang melintas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam video itu, korban menjelaskan bahwa dirinya dan temannya terkena tembakan saat pulang kerja. Ungahan tersebut memicu perdebatan karena tindakannya dianggap brutal, tidak berperikemanusiaan, dan sangat membahayakan pengguna jalan lain.
Ini mah gila, nembak orang di jalan rame kayak nggak takut apa, tulis salah satu warganet.
Kronologi Penembakan Saat Hujan Turun
Menurut informasi awal, penembakan di Jalan Logam Bandung terjadi saat kondisi jalan licin dan sepi karena hujan. Korban melintas pelan ketika tiba-tiba melihat empat orang berdiri di tepi jalan.
Salah satu dari kelompok itu mengeluarkan airsoftgun dan langsung menembakkan lima peluru karet ke arah korban.
Dua pengendara terkena tembakan di bagian kaki dan tangan. Beruntung mereka segera menghentikan motor dan meminta pertolongan warga terdekat.
Warga mengaku kaget karena suara tembakan cukup keras untuk ukuran airsoftgun, membuat situasi semakin menegangkan.
Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku
Tak lama setelah penembakan di Jalan Logam Bandung viral, polisi langsung bergerak. Polsek Buahbatu menangkap pelaku kurang dari 24 jam setelah kejadian.
Kapolsek Buahbatu Kompol Rezky Kurniawan memastikan pelaku sudah diamankan. Kami amankan terduga pelaku penembakan airsoftgun di Jalan Logam, ujarnya.
Polisi juga membawa beberapa saksi untuk dimintai keterangan guna memperkuat proses penyidikan.
Pelaku Simpan Sajam dan Airsoftgun
Saat melakukan penangkapan, polisi menemukan airsoftgun dan satu bilah senjata tajam yang dibawa pelaku. Temuan ini membuat publik semakin khawatir karena pelaku tidak hanya membawa airsoftgun, tetapi juga alat yang berpotensi membahayakan orang lain.
Barang bukti itu kini diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Polisi menegaskan bahwa kepemilikan airsoftgun tanpa izin serta penggunaannya di ruang publik dapat berujung pidana.
Motif Penembakan Masih Diselidiki
Hingga kini, motif penembakan di Jalan Logam Bandung masih belum terungkap. Polisi belum memastikan apakah kejadian itu dipicu masalah pribadi, pengaruh alkohol, atau sekadar tindakan iseng yang berbahaya.
Kami lakukan penyelidikan lebih lanjut. Motif belum bisa disampaikan, kata Kapolsek.
Warganet berharap kasus ini diselesaikan secara adil karena pelaku bukan hanya membahayakan korban, tetapi juga masyarakat luas.
Warga Bandung Minta Pengamanan Diperketat
Setelah penembakan di Jalan Logam Bandung viral, warga Buahbatu mendesak pihak kepolisian memperketat patroli malam hari. Banyak warga mengaku baru mengetahui bahwa penembakan airsoftgun bisa terjadi begitu tiba-tiba di jalan umum.
Sejumlah warga juga meminta jalur tersebut dipasangi CCTV tambahan agar kejadian serupa tidak terulang. Mereka menilai kondisi jalan yang sering sepi saat hujan membuat lokasi itu rawan tindak kriminal.
Serem banget, masa jalan umum ditembaki begitu aja, tulis komentar warganet lain.
Korban Alami Trauma Setelah Penembakan
Korban penembakan di Jalan Logam Bandung dikabarkan masih mengalami trauma setelah kejadian tersebut.
Meski luka fisiknya tidak terlalu parah, rasa takut yang muncul setelah diserang secara tiba-tiba membuat mereka enggan melewati jalur itu untuk sementara waktu.
Korban mengaku masih kaget mengingat suara tembakan, terlebih terjadi saat mereka sedang berkendara pelan karena hujan. Mereka berharap pelaku dihukum setimpal agar kejadian seperti ini tidak terulang kepada pengendara lain.
Pihak keluarga juga menyampaikan bahwa korban lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di malam hari atau ketika situasi jalan sepi. Trauma ini semakin menunjukkan bahwa aksi sembarangan menggunakan airsoftgun tidak bisa dianggap remeh.
Insiden penembakan di Jalan Logam Bandung menjadi pengingat keras bahwa tindakan sembrono bisa berujung petaka.
Penembakan airsoftgun di area publik bukan hanya melukai fisik, tapi juga menimbulkan rasa takut dan trauma bagi korban maupun warga sekitar.
Kasus ini sekaligus menunjukkan pentingnya pengawasan ketat terhadap kepemilikan airsoftgun yang semakin mudah didapat tanpa kontrol jelas. Polisi kini diminta serius menggali motif dan memberi hukuman setimpal.
Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau Whatsapp Channels






