Ungkap Jaringan Besar! Bareskrim Polri Bongkar Modus Cerdik Penyelundupan 18 Kg Sabu dari Malaysia, Dua Sejoli Diamankan

- Penulis

Kamis, 15 Mei 2025 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sabu 18 kg diselundupkan lewat pelabuhan tikus, Bareskrim Polri tangkap dua pelaku dalam penggerebekan. (Foto: Dok. Bareskrim Polri)

Sabu 18 kg diselundupkan lewat pelabuhan tikus, Bareskrim Polri tangkap dua pelaku dalam penggerebekan. (Foto: Dok. Bareskrim Polri)

Bareskrim Polri kembali menunjukkan kehebatannya dengan berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 18 kilogram.

Pengungkapan ini menjadi salah satu operasi terbesar yang berhasil dilakukan dalam beberapa bulan terakhir.

Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras dan koordinasi tim Opsnal Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri yang mendapatkan informasi penting mengenai penyelundupan sabu dari Malaysia ke Indonesia.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena sabu dengan jumlah besar yang berhasil diamankan bisa mengancam kesehatan masyarakat dan mengganggu stabilitas sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bareskrim Polri terus berupaya menindak tegas para pelaku agar Indonesia terbebas dari peredaran narkotika yang merusak generasi muda.

Bareskrim Polri Ungkap Kronologi Penyelundupan Sabu dari Malaysia

Sabu 18 kg diselundupkan lewat pelabuhan tikus, Bareskrim Polri tangkap dua pelaku dalam penggerebekan. (Foto: Dok. Bareskrim Polri)
Ungkap Jaringan Besar! Bareskrim Polri Bongkar Modus Cerdik Penyelundupan 18 Kg Sabu dari Malaysia, Dua Sejoli Diamankan

Informasi intelijen yang diterima oleh Bareskrim Polri mengungkap adanya pengiriman sabu yang melewati jalur pelabuhan tikus di Kecamatan Bukit Batu, Bengkalis.

Tim Bareskrim Polri langsung melakukan penyelidikan intensif dan akhirnya mengidentifikasi mobil Honda Brio putih yang membawa barang haram tersebut dari Bukit Batu menuju Pekanbaru.

Pada dini hari tanggal 12 Mei 2025, tepatnya pukul 01.45 WIB, tim dari Bareskrim Polri menghentikan mobil tersebut di Jalan Buatan – Siak, Sengkemang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak.

Di dalam mobil, tim menemukan dua orang, yaitu Iqbal dan Elfa Izah Agasti, yang diduga sebagai pelaku utama dalam kasus ini.

Tim juga menangkap tersangka atas nama Elfa Izah Agasti dan Iqbal, ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi.

Modus Operandi Canggih yang Dibongkar Bareskrim Polri

Salah satu hal menarik dari pengungkapan ini adalah modus penyelundupan sabu dalam kemasan teh berwarna kuning bermerek GUANYIWANG yang berasal dari Cina.

Kemasan tersebut digunakan untuk menyamarkan narkotika agar tidak dicurigai petugas saat pengangkutan. Modus ini sangat licin dan menyulitkan aparat dalam melakukan penindakan.

Tim Bareskrim Polri menemukan 18 bungkus plastik yang diduga berisi sabu di dalam dua tas ransel yang ditempatkan di kursi belakang mobil.

Dari hasil penggeledahan mobil ditemukan dua buah tas ransel berwarna hitam dan biru pada bangku belakang mobil brio warna putih tersebut, setelah di cek didalam dua buah tas ransel berisi 18 bungkus plastik merk GUANYIWANG berwarna kuning ke emasan diduga berisi Narkotika jenis sabu, ungkapnya.

Modus ini menunjukkan tingkat kecanggihan pelaku yang mencoba mengelabui aparat penegak hukum dengan cara unik dan sulit terdeteksi.

Penangkapan Pelaku

Penangkapan Iqbal dan Elfa Izah Agasti tidak hanya berhasil menghentikan peredaran sabu, tetapi juga membuka kemungkinan adanya jaringan narkoba internasional yang selama ini beroperasi di Indonesia.

Brigjen Pol Eko Hadi, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, menegaskan bahwa operasi ini adalah bagian dari upaya serius Bareskrim Polri dalam memberantas peredaran narkotika di tanah air.

Bareskrim Polri juga terus melakukan pengembangan kasus ini untuk mengungkap aktor-aktor lain yang terkait dan mencegah peredaran narkoba secara luas. Penyidikan mendalam dan kerja sama dengan kepolisian daerah serta lembaga internasional.

Keberhasilan ini menegaskan bahwa pihak kepolisian memiliki peran sentral dan efektif dalam memberantas narkoba yang mengancam masa depan generasi muda.

Penyalahgunaan sabu tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga memicu masalah sosial dan kejahatan lain di masyarakat.

Bareskrim Polri terus meningkatkan kemampuan dan koordinasi dengan instansi lain, termasuk kepolisian daerah dan lembaga internasional, guna mendeteksi dan menggagalkan berbagai modus penyelundupan narkotika.

Penggunaan teknologi terbaru dan pelatihan intensif menjadi bagian dari strategi mereka dalam memberantas kejahatan narkoba.

Dalam menghadapi jaringan narkoba internasional yang semakin canggih, pihak kepolisian dihadapkan pada tantangan besar.

Namun, dengan semangat kerja keras dan dukungan masyarakat, mereka terus mengembangkan metode penyelidikan yang lebih efektif. Penguatan sistem pengawasan di pelabuhan dan jalur darat menjadi prioritas utama.

Pihak kepolisian juga berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba melalui edukasi dan kampanye anti-narkoba. Sinergi antara aparat dan masyarakat sangat dibutuhkan agar peredaran narkoba dapat diputus dari hulu ke hilir.

Kasus pengungkapan 18 kilogram sabu oleh polisi ini membuktikan keseriusan aparat dalam memberantas narkoba.

Modus penyembunyian dalam kemasan teh Cina berwarna kuning merupakan tantangan baru, namun berkat ketelitian dan kecepatan Bareskrim Polri, jaringan ini berhasil digagalkan.

Keberhasilan ini menjadi contoh dan peringatan bagi para pelaku narkoba untuk tidak merusak masa depan bangsa dan masyarakat.***

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anti Ribet! 15 Ide Bekal Simpel dan Sehat untuk Anak TK yang Bisa Dibuat di Rumah
Nama El Rumi Viral Usai Dikaitkan dengan Inisial EJR di Threads, Ini Respons Hukumnya
Kecelakaan Maut Tol Jagorawi, Mobil Mewah Hancur Usai Tabrak Truk Kontainer
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Jadi Tersangka KPK, Ini Kronologi OTT dan Kasusnya
Wih! BOSP SDN Tallo Tua Rp151 Juta, Kepala Sekolah Tak Tahu
Duh! Rp19,4 Miliar Digelontorkan, Jalan Pujananting Kok Mandek?
Ruben Onsu Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Investasi, Ini Kronologinya
Ambulans Kecelakaan di Tol Batang-Semarang, 3 Orang Tewas

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Anti Ribet! 15 Ide Bekal Simpel dan Sehat untuk Anak TK yang Bisa Dibuat di Rumah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:36 WIB

Nama El Rumi Viral Usai Dikaitkan dengan Inisial EJR di Threads, Ini Respons Hukumnya

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:30 WIB

Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Jadi Tersangka KPK, Ini Kronologi OTT dan Kasusnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:35 WIB

Wih! BOSP SDN Tallo Tua Rp151 Juta, Kepala Sekolah Tak Tahu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Duh! Rp19,4 Miliar Digelontorkan, Jalan Pujananting Kok Mandek?

Berita Terbaru

Cara Tepat Menghadapi Pembeli yang Suka Menawar

Bisnis

4 Cara Tepat Menghadapi Pembeli yang Suka Menawar

Sabtu, 22 Agu 2026 - 12:42 WIB

Foto: Aulia, murid SMKN 5 Barru, menerima bantuan.

Pendidikan

Kepedulian Gubernur Sulsel Sampai ke Murid SMKN 5 Barru

Sabtu, 22 Agu 2026 - 09:49 WIB