Redaksiku.com – Tabel pinjaman KUR BRI menjadi salah satu informasi yang banyak dicari pelaku usaha sebelum mengajukan pembiayaan.
Melalui tabel tersebut, calon debitur dapat memperkirakan besarnya cicilan bulanan dan menyesuaikannya dengan kemampuan arus kas usaha.
Pada 2026, BRI menyediakan tiga kelompok pembiayaan utama dalam program Kredit Usaha Rakyat. KUR Super Mikro memiliki plafon sampai Rp10 juta dengan bunga 3 persen efektif per tahun. KUR Mikro menyediakan plafon di atas Rp10 juta sampai Rp100 juta, sedangkan KUR Kecil berada pada rentang di atas Rp100 juta sampai Rp500 juta. Bunga KUR Mikro dan KUR Kecil diterapkan secara bertahap mulai dari 6 persen efektif per tahun.
Pemerintah melalui kebijakan KUR 2026 juga mempertahankan bunga KUR Super Mikro sebesar 3 persen efektif per tahun. Untuk KUR Mikro dan KUR Kecil pada sektor produksi serta perdagangan berorientasi ekspor, bunganya tetap sebesar 6 persen efektif per tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tabel di bawah merupakan simulasi, bukan jadwal pembayaran resmi dari BRI. Perhitungan menggunakan metode anuitas dengan asumsi bunga tetap 3 persen atau 6 persen efektif per tahun dan dibulatkan ke ribuan rupiah terdekat.
Tabel Pinjaman KUR BRI Super Mikro 2026
KUR Super Mikro ditujukan untuk kebutuhan pembiayaan dengan plafon maksimal Rp10 juta. Situs resmi BRI mencantumkan bunga sebesar 3 persen efektif per tahun untuk skema ini.
| Plafon pinjaman | 12 bulan | 24 bulan | 36 bulan |
|---|---|---|---|
| Rp5 juta | Rp423.000 | Rp215.000 | Rp145.000 |
| Rp10 juta | Rp847.000 | Rp430.000 | Rp291.000 |
Sebagai contoh, pinjaman Rp10 juta selama 24 bulan menghasilkan estimasi angsuran sekitar Rp430.000 per bulan. Nominal tersebut lebih ringan dibandingkan tenor 12 bulan, tetapi total bunga yang dibayarkan sampai pinjaman lunas menjadi lebih besar.
Tenor yang disetujui tetap bergantung pada tujuan penggunaan dana, kemampuan membayar, karakter usaha, dan hasil analisis BRI.
Tabel Angsuran KUR Mikro BRI
KUR Mikro BRI memiliki plafon di atas Rp10 juta sampai Rp100 juta. Bunga awalnya mulai dari 6 persen efektif per tahun.
| Plafon pinjaman | 12 bulan | 24 bulan | 36 bulan | 48 bulan | 60 bulan |
|---|---|---|---|---|---|
| Rp20 juta | Rp1.721.000 | Rp886.000 | Rp608.000 | Rp470.000 | Rp387.000 |
| Rp30 juta | Rp2.582.000 | Rp1.330.000 | Rp913.000 | Rp705.000 | Rp580.000 |
| Rp50 juta | Rp4.303.000 | Rp2.216.000 | Rp1.521.000 | Rp1.174.000 | Rp967.000 |
| Rp75 juta | Rp6.455.000 | Rp3.324.000 | Rp2.282.000 | Rp1.761.000 | Rp1.450.000 |
| Rp100 juta | Rp8.607.000 | Rp4.432.000 | Rp3.042.000 | Rp2.349.000 | Rp1.933.000 |
Tenor 48 dan 60 bulan tidak otomatis tersedia untuk seluruh kebutuhan modal. Informasi produk BRI mencantumkan tenor maksimum KUR Mikro selama tiga tahun untuk Kredit Modal Kerja dan lima tahun untuk Kredit Investasi.
Artinya, pelaku usaha yang menggunakan dana untuk membeli alat produksi, mesin, kendaraan operasional, atau aset usaha dapat memiliki kebutuhan tenor berbeda dari pemohon yang menggunakan dana untuk persediaan dan biaya operasional.
Tabel Pinjaman KUR Kecil BRI
KUR Kecil disediakan untuk plafon di atas Rp100 juta sampai Rp500 juta. Skema ini umumnya ditujukan kepada usaha yang membutuhkan tambahan modal lebih besar untuk ekspansi, investasi, atau peningkatan kapasitas produksi.
| Plafon pinjaman | 12 bulan | 24 bulan | 36 bulan | 48 bulan | 60 bulan |
|---|---|---|---|---|---|
| Rp150 juta | Rp12.910.000 | Rp6.648.000 | Rp4.563.000 | Rp3.523.000 | Rp2.900.000 |
| Rp250 juta | Rp21.517.000 | Rp11.080.000 | Rp7.605.000 | Rp5.871.000 | Rp4.833.000 |
| Rp500 juta | Rp43.033.000 | Rp22.160.000 | Rp15.211.000 | Rp11.743.000 | Rp9.666.000 |
BRI mencantumkan tenor maksimum KUR Kecil selama empat tahun untuk Kredit Modal Kerja dan lima tahun untuk Kredit Investasi. Agunan untuk KUR Kecil mengikuti ketentuan dan hasil penilaian bank.
Pada pinjaman Rp500 juta dengan tenor lima tahun, estimasi angsuran berada di kisaran Rp9,67 juta per bulan. Sebelum mengambil plafon tersebut, pelaku usaha perlu memastikan laba dan arus kas operasional mampu membayar cicilan tanpa mengganggu kebutuhan rutin.

Mengapa Cicilan Resmi Bisa Berbeda?
Angka pada tabel pinjaman KUR BRI di atas menggunakan asumsi bunga anuitas. Hasil simulasi dapat berbeda dari angsuran yang tercantum dalam surat penawaran atau perjanjian kredit.
Perbedaan dapat muncul karena beberapa faktor, seperti tanggal pencairan, pembulatan sistem, jenis penggunaan kredit, tingkat bunga yang disetujui, tenor, frekuensi penerimaan KUR, dan hasil analisis terhadap usaha pemohon.
BRI saat ini menyebut bunga KUR Mikro dan KUR Kecil diterapkan secara bertahap mulai dari 6 persen efektif per tahun. Dengan demikian, tidak semua pemohon otomatis memperoleh skema yang benar-benar sama.
Ketentuan KUR 2026 juga membedakan sektor produksi atau perdagangan berorientasi ekspor dengan perdagangan yang tidak berorientasi ekspor. Pada kategori tertentu, bunga untuk akad berulang dapat meningkat secara bertahap.
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






