Marc Márquez Cari Jawaban Jelang MotoGP Inggris Malam Ini, Start P6 Usai Sprint Buruk

- Penulis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marc Márquez Cari Jawaban Jelang MotoGP Inggris Malam Ini, Start P6 Usai Sprint Buruk

Marc Márquez Cari Jawaban Jelang MotoGP Inggris Malam Ini, Start P6 Usai Sprint Buruk

Redaksiku.com – Marc Márquez menghadapi tantangan besar pada MotoGP Inggris 2026.

Pembalap Ducati Lenovo Team tersebut gagal mempertahankan kecepatan dalam Sprint Race di Sirkuit Silverstone, Sabtu, 8 Agustus 2026, dan harus puas finis di posisi kesembilan.

Márquez sebenarnya memulai Sprint dari posisi keenam dan langsung naik dua tingkat pada lap pertama. Ia bahkan sempat berada di posisi keempat dan terlihat berpeluang ikut bersaing memperebutkan podium. Namun situasi berubah drastis ketika grip ban belakang Ducati miliknya menurun.

Satu per satu rival kemudian melewatinya. Marco Bezzecchi, Álex Márquez, Pedro Acosta, Joan Mir hingga Franco Morbidelli berhasil menyalip pembalap bernomor 93 tersebut. Márquez akhirnya hanya membawa pulang satu poin setelah finis kesembilan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil itu membuat perburuan gelar MotoGP 2026 semakin berat bagi Márquez. Jorge Martín memenangi Sprint dan memperlebar keunggulannya di klasemen menjadi 29 poin atas Márquez menjelang balapan utama MotoGP Inggris, Minggu, 9 Agustus 2026.

Marc Márquez Sempat Melaju ke Posisi Empat

Awal Sprint sebenarnya memberi harapan besar.

Márquez yang start dari baris kedua berhasil melakukan start bagus. Dari posisi keenam, pembalap Ducati tersebut langsung naik ke posisi keempat pada lap pertama.

Ia kemudian bertarung dengan Marco Bezzecchi, sementara Jorge Martín dan Ai Ogura berada di depan.

Pada fase awal balapan, Márquez masih mampu menjaga ritme bersama kelompok terdepan.

Namun memasuki pertengahan Sprint, performa motornya mulai berubah.

Márquez mengalami kehilangan grip belakang yang cukup parah. Ducati bahkan menyebut penurunan grip tersebut sebagai masalah yang signifikan dan terjadi setelah Márquez sebelumnya mampu menunjukkan kecepatan kompetitif ketika menggunakan ban lunak saat sesi latihan.

Ban Belakang Jadi Masalah Besar

Masalah Márquez terlihat semakin jelas ketika Sprint memasuki paruh kedua.

MotoGP melaporkan Márquez dan Fabio Di Giannantonio sama-sama mengalami kekurangan grip belakang. Kecepatan Márquez turun hingga ia menjadi salah satu pembalap paling lambat di lintasan pada fase tersebut.

Marco Bezzecchi lebih dulu melewatinya untuk merebut posisi keempat.

Tak lama kemudian, adiknya sendiri, Álex Márquez, menyalip Marc.

Pedro Acosta dan Joan Mir kemudian melakukan hal serupa sebelum Franco Morbidelli berhasil merebut posisi kedelapan pada lap terakhir.

Marc Márquez akhirnya mempertahankan posisi kesembilan dengan selisih sangat tipis dan mengamankan satu poin.

Reuters melaporkan mekanik Ducati langsung memeriksa ban belakang Márquez begitu ia kembali ke pit, menunjukkan masalah degradasi ban menjadi perhatian utama tim.

Marc Márquez Mengaku Frustrasi

Seusai Sprint, Márquez tidak menyembunyikan kekecewaannya.

Ia mengatakan dirinya merasa cukup baik sebelumnya, terutama karena Sprint biasanya menjadi salah satu kekuatannya. Namun penurunan grip belakang datang di luar perkiraan Ducati.

Márquez menjelaskan saat Practice ia mampu melakukan sedikitnya sekitar 10 lap dengan kecepatan bagus menggunakan ban soft.

Karena itu, Ducati tidak memperkirakan grip akan turun sedrastis yang terjadi dalam Sprint.

Setelah memasuki pertengahan balapan, target Márquez bahkan berubah dari mengejar posisi depan menjadi sekadar membawa motor sampai garis finis.

Tim kini harus menganalisis data sebelum Grand Prix utama untuk mengetahui penyebab pastinya.

Marc Márquez Cari Jawaban Jelang MotoGP Inggris Malam Ini, Start P6 Usai Sprint Buruk
Marc Márquez Cari Jawaban Jelang MotoGP Inggris Malam Ini, Start P6 Usai Sprint Buruk

Jorge Martín Justru Mendominasi

Ketika Márquez mengalami kesulitan, rival utamanya dalam perebutan gelar, Jorge Martín, menjalani hari yang nyaris sempurna.

Martín start dari pole position setelah mencetak waktu lap 1 menit 56,160 detik pada sesi kualifikasi. Catatan tersebut sekaligus menjadi rekor lap baru Silverstone.

Dalam Sprint 10 lap, Martín memimpin sejak start hingga finis.

Pembalap Aprilia tersebut berhasil mengalahkan Ai Ogura yang finis kedua, sementara Marco Bezzecchi melengkapi podium di posisi ketiga. Hasil itu sekaligus menghasilkan podium 1-2-3 Aprilia dalam Sprint.

Álex Márquez menjadi pembalap Ducati terbaik dengan posisi keempat.

Márquez Turun ke Posisi Empat Klasemen

Hasil Sprint turut mengubah susunan perebutan gelar MotoGP 2026.

Jorge Martín kini memimpin dengan 220 poin.

Ai Ogura berada di urutan kedua dengan 203 poin atau tertinggal 17 angka dari Martín. Marco Bezzecchi kemudian naik ke posisi ketiga setelah podium Sprint dan melewati Marc Márquez.

Márquez kini memiliki 191 poin, sehingga tertinggal 29 poin dari Martín.

Situasinya menjadi:

1. Jorge Martín – 220 poin

2. Ai Ogura – 203 poin

3. Marco Bezzecchi – 193 poin

4. Marc Márquez – 191 poin

Hasil balapan utama Silverstone menjadi sangat penting karena tersedia maksimal 25 poin bagi pemenang.

Dengan selisih yang masih berada di bawah satu kemenangan penuh ditambah beberapa poin, persaingan gelar masih sangat terbuka.

Sebelum Silverstone, Márquez Cuma Tertinggal 18 Poin

Situasi tersebut terasa semakin menyakitkan bagi Márquez karena ia tiba di Silverstone dengan momentum sangat bagus.

Sebelum Grand Prix Inggris, lima pembalap teratas klasemen hanya terpisah 24 poin, menjadikan persaingan MotoGP 2026 salah satu yang paling ketat pada era modern.

Marc berada di posisi ketiga dan hanya terpaut sekitar 18 poin dari Jorge Martín sebelum akhir pekan Silverstone dimulai.

Satu Sprint yang buruk membuat selisih tersebut bertambah menjadi 29 poin.

Namun masih terdapat banyak seri setelah Silverstone sehingga peluang Márquez mengejar titel belum tertutup.

Márquez Datang dengan Modal Kemenangan Sachsenring

Performa buruk di Silverstone juga kontras dengan penampilannya sebelum libur musim panas.

Marc Márquez memenangkan Sprint dan Grand Prix Jerman 2026 di Sachsenring. Ducati menyebut kemenangan race tersebut sebagai hasil dominan bagi Márquez.

Sachsenring memang dikenal sebagai salah satu lintasan favoritnya.

Kemenangan itu ikut membawa Márquez kembali masuk ke pertarungan gelar setelah sebelumnya tertinggal cukup jauh dalam klasemen.

MotoGP bahkan menyebut Márquez sebagai salah satu dari lima kandidat utama dalam perebutan gelar ketika paruh kedua musim dimulai.

Silverstone Memang Bukan Trek Favorit Márquez

Silverstone memiliki sejarah yang jauh berbeda bagi Marc dibanding Sachsenring.

Lintasan Inggris itu dikenal cepat, panjang dan mempunyai karakter tikungan yang menuntut stabilitas serta grip tinggi.

Márquez juga tidak memiliki catatan kemenangan sebanyak di beberapa sirkuit lainnya.

Menjelang akhir pekan ini, ia sendiri tidak datang dengan ekspektasi bahwa kemenangan akan mudah diraih.

Namun penampilan Jumat masih memberikan harapan.

Ducati mencatat Márquez mampu langsung mengamankan tiket Q2, sementara pada sesi-sesi awal ia menunjukkan kecepatan kompetitif.

Masalah utama justru muncul ketika menjalani Sprint dengan durasi balapan yang lebih panjang.

Start P6 pada Race Utama

Marc Márquez akan kembali memulai Grand Prix Inggris dari posisi keenam.

Regulasi MotoGP menggunakan hasil kualifikasi yang sama untuk menentukan grid Sprint dan balapan utama hari Minggu.

Artinya, baris pertama dihuni tiga pembalap Aprilia:

Jorge Martín – P1

Raúl Fernández – P2

Ai Ogura – P3

Sedangkan Márquez berada di baris kedua dari posisi keenam.

Posisi tersebut sebenarnya masih cukup dekat dengan kelompok depan, tetapi performa ban menjadi persoalan yang harus diselesaikan Ducati sebelum start.

Race MotoGP Inggris Malam Ini Pukul 19.00 WIB

Balapan utama MotoGP Inggris berlangsung Minggu, 9 Agustus 2026.

MotoGP menjadwalkan race sebanyak 20 lap mulai pukul 13.00 waktu Inggris, yang setara dengan 19.00 WIB.

Grand Prix akan memberikan kesempatan kepada Márquez membalas hasil buruk Sprint.

Berbeda dengan Sprint yang hanya terdiri dari 10 lap, balapan utama dua kali lebih panjang sehingga pengelolaan ban menjadi semakin krusial.

Jika Ducati belum menemukan solusi terhadap masalah rear grip, Márquez berpotensi menghadapi kesulitan yang lebih besar.

Namun jika masalah tersebut berhasil diidentifikasi, posisi start keenam masih memberinya peluang untuk kembali bertarung di kelompok depan.

Ducati Harus Cari Solusi Sebelum Race

Ducati Lenovo Team kini mempunyai waktu terbatas.

Marc Márquez menegaskan tim perlu memeriksa data secara menyeluruh untuk memahami mengapa grip belakang motornya turun jauh lebih cepat dari perkiraan.

Masalah tersebut bukan sesuatu yang ingin dibawa Ducati ke Grand Prix utama.

Balapan sepanjang 20 lap menuntut performa ban jauh lebih konsisten dibanding Sprint.

Márquez mengatakan targetnya tetap mendapatkan hasil bagus pada Minggu, tetapi hal tersebut sangat bergantung pada pekerjaan tim setelah Sprint.

Bagnaia Bahkan Lebih Kesulitan

Situasi Ducati pabrikan secara keseluruhan juga kurang menggembirakan.

Rekan setim Márquez, Francesco Bagnaia, hanya finis ke-17 dalam Sprint.

Bagnaia juga mengeluhkan masalah grip dan tingginya degradasi ban.

Ia memulai Sprint dari posisi ke-16, sempat naik ke P12, tetapi kemudian kembali kehilangan posisi ketika kecepatan motornya menurun.

Fakta bahwa kedua Ducati Lenovo mengalami kesulitan menjadi petunjuk penting bagi tim dalam menganalisis setup untuk balapan utama.

Namun Álex Márquez yang menggunakan Ducati Gresini mampu finis keempat, sehingga karakter masalah pada motor Marc dan Pecco tetap perlu dianalisis secara lebih spesifik.

Peluang Juara Dunia Masih Terbuka

Meski akhir pekan Silverstone sejauh ini tidak sesuai harapan, posisi Márquez dalam kejuaraan masih sangat kompetitif.

Selisih 29 poin memang meningkat, tetapi musim masih jauh dari selesai.

Setelah Silverstone, kalender MotoGP masih berlanjut ke MotorLand Aragón pada 28–30 Agustus, San Marino pada 11–13 September, Austria pada 18–20 September, Jepang pada 2–4 Oktober, dan Indonesia di Mandalika pada 9–11 Oktober sebelum seri-seri penutup musim.

Artinya masih tersedia ratusan poin.

Satu kemenangan atau kegagalan finis dari salah satu kandidat dapat kembali mengubah susunan klasemen dengan cepat.

Marc Márquez Wajib Bangkit di Silverstone

Balapan utama MotoGP Inggris kini menjadi salah satu race penting dalam perjalanan Marc Márquez mengejar gelar 2026.

Ia memulai akhir pekan hanya terpaut 18 poin dari pemimpin klasemen.

Setelah Sprint, jaraknya menjadi 29 poin dari Jorge Martín dan Márquez turun ke urutan keempat karena dilewati Marco Bezzecchi.

Masalahnya bukan semata hasil finis kesembilan.

Ducati perlu memahami mengapa motor Márquez kehilangan grip belakang secara drastis setelah ia sebenarnya mampu bertarung di posisi keempat pada awal Sprint.

Jawabannya akan diuji pada Minggu malam pukul 19.00 WIB.

Márquez kembali start dari posisi keenam untuk menjalani Grand Prix 20 lap.

Jika mampu mengatasi masalah ban dan kembali ke podium, kerusakan akibat Sprint masih dapat diminimalkan.

Sebaliknya, jika Jorge Martín kembali menang dan Márquez kembali kehilangan banyak poin, jarak di puncak klasemen bisa semakin melebar.

Karena itu, MotoGP Inggris 2026 bisa menjadi salah satu titik penting dalam upaya Marc Márquez mempertahankan gelar juara dunianya.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jangan Terlewat! Veda Ega Balapan Moto3 Malam Ini, Start P16 di Silverstone
Kabar Duka Lionel Messi, Sang Ayah Jorge Messi Meninggal Dunia di Rosario
Resmi! Persib Datangkan Danijel Loncar, Bek Kroasia 189 Cm Dikontrak Dua Musim
Chelsea Vs AC Milan Main di GBK Malam Ini! Cek Jam Kick-off dan Siaran Langsungnya
30 Tahun Tanpa Gelar! Timnas Indonesia Kembali Gagal Juara Piala AFF Usai Ditahan Singapura
Pendaftaran Indomaret Run 2026 Dibuka Hari Ini, Siapkan 10.000 Slot untuk 5K hingga Half Marathon
Real Madrid Beri Ultimatum Vinícius Júnior, Masa Depan Kontrak Jadi Sorotan
EA Sports Rilis Kode Redeem FC Mobile dan Event Terbaru, Ini Cara Klaim Hadiahnya

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Marc Márquez Cari Jawaban Jelang MotoGP Inggris Malam Ini, Start P6 Usai Sprint Buruk

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Jangan Terlewat! Veda Ega Balapan Moto3 Malam Ini, Start P16 di Silverstone

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kabar Duka Lionel Messi, Sang Ayah Jorge Messi Meninggal Dunia di Rosario

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:41 WIB

Resmi! Persib Datangkan Danijel Loncar, Bek Kroasia 189 Cm Dikontrak Dua Musim

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Chelsea Vs AC Milan Main di GBK Malam Ini! Cek Jam Kick-off dan Siaran Langsungnya

Berita Terbaru