Agust Jovan Latuconsina saat menyampaikan presentasi penelitiannya tentang Tantangan dan Dinamika Politik Gen Z pada sidang promosi Doktor di Universitas Airlangga, Surabaya, Kamis 3 September 2026
Redaksiku.com – Tantangan dan dinamika politik Generasi Z menjadi sorotan utama dalam sidang promosi doktor yang dilalui oleh Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Agust Jovan Latuconsina. Acara akademik penting tersebut diselenggarakan di Universitas Airlangga, Surabaya, pada Kamis, 3 September 2026, dan sukses menarik perhatian luas dari berbagai kalangan masyarakat maupun pengamat politik.
Dalam pemaparannya di hadapan para guru besar, Jovan menekankan bahwa partai politik wajib memberikan perhatian serius terhadap kelompok pemilih muda ini. Alasannya sangat rasional karena populasi mereka mendominasi hingga 56% dari total keseluruhan pemilih sah di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Disertasi akademik tersebut mengusung judul lengkap Pengaruh Demokrasi Digital, Literasi Politik, dan Post Truth Politics Terhadap Partisipasi Politik Generasi Z Pada Pemilu 2024 di Indonesia. Melalui penelitian mendalam ini, ia merangkum berbagai temuan penting dari kontestasi elektoral sebelumnya.
Peningkatan partisipasi anak muda wajib diimbangi dengan literasi politik yang kuat agar tidak terjebak dalam arus disinformasi maupun politik identitas.
Peran strategis kelompok pemilih muda diprediksi akan terus berlanjut dan semakin dominan pada agenda Pemilu 2029 mendatang. Oleh sebab itu, partai politik harus mulai merangkul mereka bukan sekadar sebagai objek suara, melainkan sebagai aktor yang ikut bersaing dalam kompetisi kepemimpinan.
Sebagai seorang politisi sekaligus Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jovan mengamati fenomena ini secara langsung di lapangan. Tim penguji dari Universitas Airlangga pun memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi pemikiran yang dituangkan dalam disertasi tersebut.
Latar Belakang Militer dan Karier Politik
Sebelum mendedikasikan diri di dunia politik praktis, Jovan memiliki rekam jejak pengabdian yang panjang sebagai perwira TNI Angkatan Darat. Ia merupakan abituren Akademi Militer 2000 dan memiliki hubungan persahabatan yang erat dengan Ketua Umum Partai Demokrat, AHY, sejak masa pendidikan di SMA Taruna Nusantara.
Perjalanan karier militernya dimulai sebagai Komandan Peleton di Batalyon Infanteri 132/Bima Sakti pada tahun 2002 hingga 2006. Berbagai penugasan penting serta pendidikan elit di dalam maupun luar negeri pernah ia jalani dengan predikat prestasi yang sangat membanggakan.
Pengukuhan gelar Doktor bagi Agust Jovan Latuconsina
Pada tahun 2019, ia mengambil keputusan besar untuk mengakhiri pengabdian militer setelah 19 tahun berdinas aktif demi terjun langsung ke gelanggang politik. Langkah transformasi ini membawanya menduduki posisi strategis di jajaran pengurus pusat partai.
Sidang promosi terbuka tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara serta elit politik nasional. Kehadiran para tokoh penting ini menunjukkan solidnya jejaring serta signifikansi riset mengenai dinamika politik Gen Z bagi masa depan demokrasi tanah air.
Pertanyaan Umum
Apa topik utama penelitian Agust Jovan Latuconsina?
Penelitian tersebut membahas secara mendalam mengenai pengaruh demokrasi digital, literasi politik, dan politik pasca-kebenaran terhadap partisipasi politik Generasi Z.
Di mana sidang promosi doktor tersebut dilaksanakan?
Sidang terbuka promosi doktor ilmu politik tersebut diselenggarakan di Universitas Airlangga, Surabaya, pada awal September 2026.
Apa latar belakang profesional Agust Jovan Latuconsina sebelumnya?
Sebelum aktif sebagai politisi dan staf khusus kementerian, ia merupakan perwira menengah TNI-AD dengan masa pengabdian selama 19 tahun.
Ringkasan
Agust Jovan Latuconsina resmi meraih gelar Doktor di Universitas Airlangga setelah membahas tantangan dan dinamika politik Gen Z dalam disertasinya.






