Jangan Asal Bilas! Begini 5 Cara Membersihkan Tumbler yang Tepat
Tumbler atau botol minum kini menjadi salah satu benda penting dalam kehidupan sehari-hari. Selain membantu mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, tumbler juga praktis dibawa ke mana saja dan menjaga minuman tetap hangat atau dingin lebih lama.
Namun, banyak orang masih salah dalam membersihkannya. Hanya membilas dengan air saja tidak cukup, karena sisa minuman yang menempel bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri dan jamur.
Membersihkan tumbler dengan benar sangat penting agar tetap higienis dan aman digunakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tumbler yang tidak dibersihkan dengan baik bisa menimbulkan bau tak sedap, perubahan rasa pada minuman, hingga berisiko mengganggu kesehatan.
5 Cara Membersihkan Tumbler yang Tepat
Gunakan Air Hangat dan Sabun
Langkah pertama membersihkan tumbler adalah menggunakan air hangat dan sabun cuci piring cair. Air hangat membantu melarutkan sisa minuman yang mungkin menempel di dinding tumbler, seperti kopi, teh, atau susu.
Tambahkan beberapa tetes sabun, lalu gosok bagian dalam tumbler menggunakan sikat botol. Pastikan sikat dapat menjangkau seluruh bagian, termasuk dasar tumbler.
Hindari menggunakan air yang terlalu panas karena dapat merusak lapisan pelindung pada tumbler, terutama jika berbahan stainless steel dengan lapisan khusus.
Bersihkan Tutup dan Sedotan
Banyak orang lupa bahwa tutup dan sedotan juga perlu dibersihkan secara menyeluruh. Padahal, bagian ini sering menjadi tempat menumpuknya sisa minuman dan bakteri.
Lepaskan semua komponen tutup, termasuk karet seal jika memungkinkan, lalu cuci dengan sabun dan bilas hingga bersih.
Untuk sedotan, gunakan sikat sedotan khusus yang bisa masuk ke dalam dan mengangkat sisa minuman yang mungkin menempel. Jika dibiarkan, sedotan bisa menjadi sarang jamur dan menimbulkan bau.
Hindari Menggunakan Bahan Kimia yang Terlalu Keras
Meski penting menjaga kebersihan, jangan gunakan bahan kimia keras seperti pemutih atau pembersih mengandung klorin karena bisa merusak material tumbler dan meninggalkan residu berbahaya. Gunakan pembersih yang aman untuk peralatan makanan dan minuman.
Jika ada noda membandel atau bau yang sulit hilang, kamu bisa menggunakan larutan baking soda dan air hangat. Campuran ini efektif menghilangkan bau tanpa merusak bahan tumbler.
Keringkan dengan Benar
Setelah dicuci, keringkan tumbler dengan cara dibiarkan terbuka dan dibalik agar air keluar sepenuhnya.
Pastikan tumbler benar-benar kering sebelum ditutup dan disimpan, karena sisa air bisa memicu tumbuhnya jamur.
Meletakkan tumbler dalam posisi terbalik di rak pengering akan membantu proses pengeringan lebih cepat.
Jika ingin lebih praktis, kamu bisa mengelap bagian luar dan dalam dengan kain bersih sebelum menyimpannya.
Rutin Membersihkan Setiap Hari
Jangan menunggu tumbler berbau baru membersihkannya. Usahakan membersihkan tumbler setiap kali selesai digunakan, terutama jika digunakan untuk minuman manis, kopi, atau susu.
Minuman jenis ini meninggalkan residu yang lebih cepat menjadi sarang bakteri jika tidak segera dibersihkan.
Jika hanya digunakan untuk air putih, tetap bilas dengan sabun setidaknya sekali sehari untuk menjaga kebersihan.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest






