Hamidah Rachmayanti Ceritakan Putri dan Suami Nyaris Terseret Ombak di Bali

- Penulis

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hamidah Rachmayanti Ceritakan Putri dan Suami Nyaris Terseret Ombak di Bali

Hamidah Rachmayanti Ceritakan Putri dan Suami Nyaris Terseret Ombak di Bali

Redaksiku.com – Hamidah Rachmayanti membagikan pengalaman menegangkan yang dialami keluarganya ketika berlibur di sebuah pantai di Bali.

Suaminya, Irvan Farhad, bersama putri mereka, Shireen, diterjang ombak besar saat bermain di tepi pantai. Dua anak laki-laki yang bermain bersama mereka juga sempat terlepas dan hilang dari pandangan, termasuk Bambang, putra Meisya Siregar dan Bebi Romeo.

Seluruh anak akhirnya berhasil diselamatkan berkat bantuan orang-orang di lokasi serta petugas penjaga pantai. Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah kronologinya dibagikan melalui media sosial dan diberitakan pada 20–21 Juli 2026.

Liburan yang Berubah Menjadi Momen Mencekam

Hamidah mengatakan Shireen memang menginginkan liburan sekolah di pantai Bali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada awalnya, Shireen bermain air bersama ayahnya yang akrab dipanggil Baba. Mereka kemudian bertemu dua anak laki-laki yang ramah dan bermain bersama di sekitar bibir pantai.

Suasana ketika itu terlihat aman. Anak-anak tertawa dan menikmati permainan air, sementara Irvan tetap berada di dekat mereka.

Namun, tanpa disadari, posisi anak-anak perlahan bergerak semakin jauh dari tepian. Irvan sempat berusaha menarik mereka agar tetap berada di area yang lebih dangkal.

Perhatian Hamidah Teralihkan Sekitar Tiga Menit

Hamidah menceritakan bahwa perhatiannya sempat teralihkan selama sekitar tiga menit.

Saat itu, ia harus memperhatikan putri bungsunya yang mencoba memakan pasir pantai. Hamidah kemudian menghentikan rekaman yang sebelumnya dibuat untuk mengabadikan momen liburan keluarga.

Tanpa diketahui, rekaman tersebut justru menangkap awal kejadian ketika ombak besar menghantam Irvan dan Shireen.

Dua anak laki-laki yang bermain bersama mereka sempat terlepas akibat derasnya ombak dan tidak terlihat dalam beberapa saat. Hamidah menggambarkan kelengahan singkat itu sebagai pengalaman yang hampir menjadi penyesalan seumur hidup.

Anak Meisya Siregar Sempat Hilang dari Pandangan

Belakangan diketahui, salah satu anak laki-laki tersebut adalah Muhammad Bambang Arr Ray Bach, putra bungsu Meisya Siregar dan musisi Bebi Romeo.

Meisya menceritakan bahwa keluarganya pada awalnya membiarkan Bambang bermain bersama sahabatnya karena situasi terlihat normal.

Ombak besar kemudian datang dan membuat Bambang terseret serta sempat menghilang dari pandangan.

Irvan Farhad, Hamidah Rachmayanti, pengunjung sekitar, dan petugas penjaga pantai berada di lokasi ketika proses pertolongan dilakukan. Keberadaan petugas penyelamat menjadi salah satu faktor penting hingga seluruh anak berhasil dibawa ke tempat aman.

Hamidah Rachmayanti Ceritakan Putri dan Suami Nyaris Terseret Ombak di Bali
Hamidah Rachmayanti Ceritakan Putri dan Suami Nyaris Terseret Ombak di Bali

Semua Anak Berhasil Diselamatkan

Peristiwa tersebut berakhir tanpa kehilangan korban jiwa.

Shireen, Bambang, dan anak-anak lain yang berada di sekitar ombak berhasil diselamatkan. Irvan juga dapat kembali ke tepian setelah berusaha melindungi anak-anak ketika gelombang datang.

Walaupun berakhir selamat, kejadian itu meninggalkan dampak emosional bagi kedua keluarga.

Meisya mengungkapkan Bebi Romeo masih menyalahkan dirinya karena merasa lengah sebagai orang tua. Keluarga tersebut juga mengaku sulit melihat kembali rekaman kejadian karena mengingatkan mereka pada situasi yang nyaris berakhir buruk.

Hamidah Akui Sangat Terpukul

Bagi Hamidah, kejadian tersebut bukan sekadar pengalaman kurang menyenangkan selama liburan.

Ia melihat sendiri bagaimana keadaan yang semula tampak aman dapat berubah dalam hitungan detik. Anak-anak yang sebelumnya bermain sambil tertawa tiba-tiba harus menghadapi ombak dengan kekuatan yang jauh lebih besar.

Cerita yang dibagikannya memperlihatkan bahwa pantai tetap mempunyai risiko, bahkan ketika anak hanya terlihat bermain di bagian tepi.

Kondisi ombak, kontur dasar laut, serta perubahan arus dapat sulit dikenali oleh wisatawan. Karena itu, pengawasan terhadap anak tidak dapat hanya dilakukan dari kejauhan.

Pelajaran Penting bagi Orang Tua

Insiden yang dialami keluarga Hamidah Rachmayanti dan Meisya Siregar menjadi pengingat bagi orang tua yang membawa anak berlibur ke pantai.

Anak sebaiknya tetap berada dalam jangkauan orang dewasa, terutama ketika bermain air. Area yang awalnya dangkal juga dapat berubah setelah datangnya ombak besar.

Orang tua perlu memperhatikan petunjuk keselamatan, bendera peringatan, kondisi cuaca, kekuatan gelombang, serta arahan penjaga pantai.

Pantai yang mempunyai petugas penyelamat lebih aman untuk aktivitas keluarga dibandingkan lokasi tanpa pengawasan. Namun, keberadaan petugas tidak menggantikan kewajiban orang tua untuk terus mengawasi anak.

Permainan air juga perlu segera dihentikan ketika ombak mulai membesar atau anak perlahan bergerak semakin jauh dari bibir pantai.

Siapa Hamidah Rachmayanti?

Hamidah Rachmayanti merupakan selebgram, kreator konten, presenter, dan pengusaha asal Bogor.

Ia lahir pada 19 April 1994 dan pernah menempuh pendidikan Ilmu Komunikasi di Institut Pertanian Bogor.

Nama Hamidah mulai dikenal melalui konten fashion hijab, kecantikan, perjalanan, dan aktivitas sehari-hari. Ia juga pernah tampil sebagai presenter program perjalanan bernuansa halal di televisi.

Gaya hijabnya yang sederhana dan elegan membuatnya dikenal sebagai salah satu influencer modest fashion Indonesia.

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ternyata Ini Alasan Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Deyang Mengundurkan Diri
Berita Terbaru BGN: Kepala Mundur di Tengah Pemangkasan Anggaran dan Evaluasi Program MBG
Irigasi Rusak, Petani di Barru Terancam Gagal Panen, Firdaus Permadi: Jangan Cuma Janji!
Penipuan Daring Makin Marak, OJK Catat Lebih dari 608 Ribu Kasus
Aturan Baru! WNA yang Ingin Jadi WNI Wajib Bayar Rp75 Juta untuk Naturalisasi
Wah, Ternyata! Penimbunan Solar Subsidi di Barru Berujung Penjara
Contoh Laporan MPLS Terbaru 2026 yang Lengkap dan Praktis, Bisa Dijadikan Referensi
Rekor Baru! Daftar Pemain dengan Kontribusi Gol Terbanyak Piala Dunia 2026 Sepanjang Kompetisi
Diskusi Pembaca

Jadilah yang pertama berkomentar

Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:40 WIB

Hamidah Rachmayanti Ceritakan Putri dan Suami Nyaris Terseret Ombak di Bali

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:38 WIB

Ternyata Ini Alasan Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Deyang Mengundurkan Diri

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:25 WIB

Berita Terbaru BGN: Kepala Mundur di Tengah Pemangkasan Anggaran dan Evaluasi Program MBG

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:31 WIB

Irigasi Rusak, Petani di Barru Terancam Gagal Panen, Firdaus Permadi: Jangan Cuma Janji!

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:15 WIB

Penipuan Daring Makin Marak, OJK Catat Lebih dari 608 Ribu Kasus

Berita Terbaru