Redaksiku.com – Gunung-gunung paling suci di dunia pada Kamis, 3 September 2026, terus menarik perhatian global karena menyimpan kisah sakral dan mitos abadi yang menuntun langkah jutaan peziarah lintas generasi. Berdasarkan laporan Times of India, puncak-puncak megah ini diyakini di berbagai belahan bumi sebagai tempat bersemayamnya para dewa, lokasi turunnya wahyu, dan pintu gerbang menuju pencerahan spiritual.
Eksistensi situs-situs ini melintasi batas geografis dan budaya, menjadikannya pusat peradaban spiritual yang hingga kini dijaga kelestariannya. Fenomena ziarah ke tempat-tempat tinggi tersebut mencerminkan hubungan mendalam antara manusia, alam, dan dimensi transenden yang diwariskan secara turun-temurun.
Puncak-puncak tertinggi di berbagai belahan dunia menyimpan nilai historis dan mitologi yang dihormati oleh lebih dari satu keyakinan besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Puncak Adam atau Sri Pada di Sri Lanka
Menjulang tinggi di dataran tinggi tengah Sri Lanka, Puncak Adam atau yang dikenal sebagai Sri Pada merupakan salah satu situs ziarah lintas agama paling terkenal di dunia. Daya tarik utama dari gunung ini adalah formasi batu unik berbentuk jejak kaki manusia di dekat puncaknya.
Formasi tersebut dihormati secara mendalam oleh empat keyakinan besar di dunia dengan interpretasi spiritual yang berbeda-beda. Umat Buddha menyucikannya sebagai jejak kaki sang Buddha dari kunjungan legendarisnya ke pulau tersebut, sementara umat Hindu mengidentifikasinya sebagai jejak kaki Dewa Siwa.
Di sisi lain, umat Islam dan Kristen memercayai formasi tersebut sebagai langkah pertama Nabi Adam AS saat diturunkan ke Bumi dari surga. Keberagaman keyakinan ini menjadikan kawasan tersebut sebagai titik temu harmoni antarumat beragama di Asia Selatan.
Kawasan pegunungan suci ini dikunjungi oleh ratusan ribu peziarah dari berbagai latar belakang keyakinan setiap tahunnya untuk menempuh perjalanan spiritual melalui ribuan anak tangga.
Gunung Fuji di Jepang
Sebagai ikon nasional Jepang, Gunung Fuji menyatukan keindahan alam yang memukau dengan nilai spiritual yang mendalam dari kepercayaan Shinto dan Buddha. Dalam mitologi Shinto, gunung berapi stratovolcano ini diyakini sebagai kediaman Dewi Konohanasakuya-hime.
Dewi tersebut dipuja sebagai sang pelindung dari bahaya letusan sekaligus simbol kehidupan baru yang memberikan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar. Tradisi mendaki gunung ini bukan sekadar aktivitas olahraga rekreasi, melainkan bentuk ziarah ritual yang disebut fujiko.
Praktik ritual tersebut telah berlangsung sejak periode Edo sebagai sarana bagi para penganutnya untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta melalui perjuangan fisik mendaki lereng curam. Pemerintah setempat terus berupaya menjaga kesucian jalur pendakian ini dari dampak pariwisata massal.
Gunung Sinai di Mesir
Tersembunyi di tengah lanskap gersang Semenanjung Sinai, gunung yang dikenal oleh warga lokal sebagai Jebel Musa ini memiliki rekam jejak historis yang krusial bagi agama-agama Abrahamik. Di puncaknya, Nabi Musa AS diyakini menerima Sepuluh Perintah Tuhan yang menjadi landasan moral umat manusia.
Di kaki gunung bersejarah ini berdiri Biara St. Catherine, salah satu biara tertua di dunia yang masih aktif beroperasi hingga hari ini. Kompleks biara tersebut menyimpan Kapel Semak Terbakar, penanda lokasi di mana Nabi Musa pertama kalinya berdialog langsung dengan Sang Pencipta.
Keberadaan biara dan lanskap gurun di sekitarnya dilindungi sebagai situs warisan dunia untuk mempertahankan keaslian spiritual kawasan tersebut. Para peziarah dari berbagai belahan dunia rutin mendaki jalur ini sebelum fajar menyingsing untuk menyaksikan matahari terbit dari puncak.
Pengunjung diimbau untuk mematuhi regulasi ketat yang diterapkan oleh otoritas setempat guna menjaga kelestarian lingkungan dan situs arkeologi di kawasan pegunungan suci.
Gunung Olympus di Yunani
Dalam mitologi Yunani Kuno, Gunung Olympus dipandang sebagai batas tegas antara dunia fana manusia dengan alam keabadian para dewa. Puncak tertinggi di Yunani ini diyakini sebagai tempat bertakhtanya 12 Dewa Olimpus di bawah pimpinan Zeus.
Menurut legenda yang berkembang, di balik puncaknya yang sering tertutup awan tebal, berdiri istana megah tempat para dewa berdiskusi menentukan nasib manusia. Hal tersebut menjadikan kawasan itu sebagai tempat yang teramat suci dan tabu untuk diinjak oleh manusia biasa pada zaman dahulu.
Kini, kawasan tersebut telah bertransformasi menjadi taman nasional yang dilindungi, menarik para pendaki gunung dan sejarawan yang ingin meneliti sisa-sisa peninggalan peradaban kuno. Keindahan alam dan mitologi yang menyelimutinya menjadikan Olympus sebagai salah satu destinasi pendakian paling ikonik di Benua Eropa.
Pertanyaan Umum
Mengapa gunung-gunung tertentu dianggap suci oleh berbagai peradaban?
Gunung-gunung tinggi sering dianggap suci karena posisinya yang mendekati langit, menjadikannya simbol penghubung antara dunia manusia dan dunia para dewa atau kekuatan spiritual tertinggi.
Agama apa saja yang menyucikan Puncak Adam di Sri Lanka?
Puncak Adam disucikan oleh empat keyakinan besar, yaitu Buddha, Hindu, Islam, dan Kristen, yang masing-masing memiliki interpretasi tersendiri mengenai jejak kaki di puncak gunung tersebut.
Apa peran Gunung Sinai dalam sejarah agama Abrahamik?
Gunung Sinai diyakini sebagai lokasi di mana Nabi Musa AS menerima Sepuluh Perintah Tuhan serta tempat berlangsungnya peristiwa penting terkait Semak Terbakar.
Ringkasan
Jelajahi kisah sakral empat gunung suci di dunia, mulai dari Gunung Fuji yang menjadi simbol Shinto hingga Olympus Yunani sebagai istana para dewa.






