Novel : Bertahan di Atas Luka Part 27

- Penulis

Selasa, 5 November 2024 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Novel : Bertahan di Atas Luka Part 27

Aku hanya bisa memendam rasa cinta itu di lubuk hati terdalam, tanpa seorang pun yang tahu. Tak akan kubiarkan ia keluar dan memorakporandakan hidupku.  Namun, ada yang melihat kegelisahanku setiap berdekatan dengan Pras. Perempuan yang menjadi sahabatku juga, Marisa. Ia menangkap keganjilan setiap kali aku berbicara dengan Pras waktu kami pergi bertiga.

Amira, gue boleh tanya? Marisa menatapku lekat.

Kami sedang berada di lobi kantor sore itu menunggu Pras menjemput.  Lelaki itu berjanji akan mengajak kami makan malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanya apa, Sa? jawabku sambil mengecek pesan di ponsel.

Neng! Berhenti dulu dong, main HP-nya! sentaknya gusar. Mata bulatnya melotot tidak senang.

Eh, iya. Maaf! Aku segera menyimpan benda pipih itu di tas. Kenapa, Sa?

Lo jatuh cinta ya, sama Pras?

Jantungku seakan melorot hingga ke kaki mendengar pertanyaan Marisa.  Namun, bukan Amira namanya kalau tidak bisa cepat menguasai diri.

Jangan ngaco, Sa! Aku mencoba bersikap biasa, padahal jantungku berdebar lebih cepat.  Aku mengubah posisi duduk dan berkali-kali membetulkan jilbab yang sudah rapi.

Jujur aja, Mir!  Gue kenal lo kan udah cukup lama, jadi gue tahu kalau lo selalu salah tingkah kalau dekat Pras.

Nggak mungkinlah, Sa! Pras itu sahabat gue sejak kecil. Udah gue anggap kakak. Aku tetap mengelak. Lagipula, dia kan udah punya tunangan.  Dah, deh, jangan bikin gosip!

Marisa tersenyum samar.

Kan belum ada janur kuning. Berarti masih bebas, Mir! goda gadis bermata bulat itu.

Untunglah teleponku berbunyi, paling tidak untuk sementara aku selamat dari cecaran pertanyaan Marisa. Saat aku masih berbicara di telepon, Pras tiba. Kami pun segera pergi dengan mobil Pras. Aku dan Marisa tidak membawa mobil karena Pras sudah berjanji akan mengantarkan kami pulang.

Setelah menikmati makan malam dan berbincang berbagai macam hal, kami memutuskan untuk pulang karena malam semakin larut.  Pras terlebih dulu mengantar Marisa pulang, setelah itu baru ke rumahku.  Sepanjang sisa perjalanan, kami saling diam.  Hanya terdengar alunan lembut musik instrumental St. Elmo™s Fire dari David Foster. Lagu kenangan kami saat di SMP.

Kamu masih punya album lagu ini, Pras? tanyaku memecah keheningan.

Pras menoleh sekilas dan mengangguk.

Iya.  Aku download dari Youtube. Nggak pernah bosan dengerin musik ini, jawabnya sambil tetap fokus menyetir.

Aku membenarkan dalam hati. Suasana kembali hening, aku tidak tahu mau bicara apa lagi, lidahku mendadak terasa kelu. Mobil terus meluncur membelah malam, hingga tiba di rumahku. Ada rasa menyesal dalam hati karena menyia-nyiakan kesempatan untuk ngobrol, padahal biasanya aku begitu cerewet. Hal yang sama terjadi pada Pras. Ia yang biasanya usil dan selalu mencari gara-gara, malam ini begitu pendiam.

Makasih, ya, Pras.  Nggak mau mampir dulu? tanyaku basa-basi.

Nggak usah, Mir!  Udah malam, kasihan Ibu udah tidur. Aku pamit, ya? jawabnya menatapku lekat, membuat dada ini kembali berdebar.

Cepat aku mengangguk dan turun dari mobil.

Mir! Pras memanggilku, Terima kasih sudah nemenin makan malam, ya?

Kan sama Marisa juga, jawabku canggung.

Iya, aku tahu, tapi kalau sama kamu rasanya lebih istimewa. Prasetya menatapku lama.

Udah malam, Pras. Aku masuk, ya? Hati-hati di jalan. Cepat aku berbalik untuk menghindari tatapan mata Pras dan menenangkan perasaanku yang tak menentu.

Perlahan mobil Pras bergerak pergi. Aku masih mematung di depan gerbang dengan tubuh gemetar. Wajahku masih terasa hangat. Duh, Tuhan. Apakah aku sudah jatuh cinta pada sahabatku sendiri?

-bersambung-

#novel

#lomba

#hiburan

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daftar Klasemen Sementara SEA Games 2025 per Hari Ini, 16 Desember 2025, Persaingan Medali Kian Memanas
Baca Novel : Suamiku, Tentara Dingin! [TAMAT]
Novel : Choose Happiness (Part 26) Ada kabar nih dari Blue
Ini Dia Juara Pandora IWZ x Redaksiku.com 2024
Novel Senja Membawamu Kembali ( Part 13 )
Novel Senja Membawamu Kembali (Part 31)
Novel Hitam Putih Pernikahan (Bab 16)
Novel : Hitam Putih Pernikahan (Bab 15)

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:41 WIB

Daftar Klasemen Sementara SEA Games 2025 per Hari Ini, 16 Desember 2025, Persaingan Medali Kian Memanas

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 18:44 WIB

Baca Novel : Suamiku, Tentara Dingin! [TAMAT]

Minggu, 3 Agustus 2025 - 16:11 WIB

Novel : Choose Happiness (Part 26) Ada kabar nih dari Blue

Selasa, 4 Februari 2025 - 17:40 WIB

Ini Dia Juara Pandora IWZ x Redaksiku.com 2024

Senin, 20 Januari 2025 - 10:32 WIB

Novel Senja Membawamu Kembali ( Part 13 )

Berita Terbaru

Polres Barru menggelar Serah Terima Jabatan (Sertijab) delapan pejabat utama dan kapolsek jajaran. Rotasi ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi untuk memperkuat profesionalisme serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Internasional

Sertijab Polres Barru, Kapolres Dorong Pelayanan kepada Masyarakat

Kamis, 6 Agu 2026 - 21:17 WIB