Pentingnya mengetahui penyebab rambut rontok setelah keramas dapat membantu seseorang mengatasi permasalahan rambut rontok nya, agar kedepannya bisa mendapatkan rambut yang sehat dan kuat terbebas dari rontok hingga masalah kulit kepala dan rambut lainnya.
Ada banyak orang yang mengeluhkan kondisi rambutnya yang selalu mengalami kerontokan, bahkan jumlah rambut yang rontok setelah keramas bisa terbilang banyak sehingga kondisi tersebut dapat membuat seseorang merasa khawatir dan takut jika kepalanya mengalami kebotakan.
Namun jangan terlalu khawatir, karena semua masalah selalu bisa teratasi dengan baik asalkan jangan terlalu fokus pada permasalahannya saja tapi fokuslah mencari solusinya. Berikut ini ada beberapa penjelasan tentang berbagai penyebab rambut rontok setelah keramas yang perlu kamu ketahui, agar bisa mencegah rambut rontok lebih lanjut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Beberapa Penyebab Rambut Rontok Setelah Keramas
1. Menggaruk Kepala Terlalu Keras
Pada saat keramas agar shampo bisa merata sebenarnya diperlukan pijatan kepala secara perlahan dan menyeluruh, tetapi faktanya ada beberapa orang yang justru tidak melakukan pijatan kepala dengan baik. Ada beberapa orang justru memilih untuk menggaruk kepalanya dalam meratakan shampo dan membersihkan kulit kepalanya.
Akibat garukan tangan yang terlalu keras dan tajamnya kuku, terkadang dapat membuat kulit kepala seseorang menjadi terluka dan banyak rambut juga kepala yang mengalami kerontokan. Untuk itu cobalah untuk memulai merubah cara keramas dengan cara melakukan pijatan secara perlahan saat keramas, hindari menggaruk kulit kepala terlalu keras.
2. Tidak Menyisir Rambut
Jarang sekali ada seseorang yang telaten menyisir rambutnya sebelum keramas, kebanyakan orang terkhususnya wanita saat akan keramas ya langsung keramas saja tanpa melakukan penyisiran rambut terlebih dahulu. Akibat kondisi rambut yang kurang rapi ketika keramas, dapat membuat rambut menjadi ruwet.
Jika kondisi rambut sudah ruwet gara-gara keramas, maka pada waktu proses penyisiran setelah keramas rambut jadi susah untuk dirapikan dan bahkan terkadang sisir bisa sampai nyangkut di rambut. Sehingga konsisi tersebutlah yang bisa menyebabkan rambut rontok dalam jumlah yang banyak, terlebih lagi untuk wanita berambut panjang jangan lupa untuk menyisir rambut sebelum keramas agar terhindar dari permasalahan ini.
3. Membungkus Rambut Dengan Handuk
Agar air tidak bercucuran di lantai biasanya seseorang akan menggunakan handuk untuk membungkus rambutnya yang sedang basah, sebenarnya hal tersebut wajar dan sebagai salah satu cara untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti terpeleset akibat lantai licin yang diakibatkan dari tetesan air rambutnya.
Namun yang menjadi permasalahannya, terkadang seseorang membungkus rambutnya yang sedang basah terlalu lama. Akibatnya rambut menjadi lembab, kering sehingga sulit untuk disisir. Akibatnya rambut mengalami kerapuhan yang dapat membuat rambut mengalami kerontokan yang cukup banyak, untuk itu jangan terlalu lama mendiamkan rambut atau membungkus rambut dengan handuk terlalu lama.
4. Menyisir Rambut Terlalu Keras
Menyisir rambut terlalu keras juga bisa menjadi salah satu penyebab rambut rontok terbanyak yang paling sering seseorang lakukan, untuk itu jangan menyisir rambut terlalu keras. Cobalah untuk menyisir rambut dari bawah ke atas secara perlahan, untuk menghindari rambut nyangkut yang bisa mengakibatkan kerontokan.
Sebenarnya juga bisa menyisir rambut dari atas ke bawah, tapi biasanya cara tersebut bisa membuat rambut sering nyangkut dan apabila seseorang terlalu keras dalam menyisir rambutnya maka rambut akan mengalami kerontokan. Jadi usahakan pada saat rambut masih basah, jangan menyisir rambut terlalu keras untuk mencegah kerontokan.
Itulah beberapa penyebab rambut rontok setelah keramas yang perlu kamu ketahui, jika kamu sering melakukan beberapa penyebab seperti yang telah disebutkan diatas cobalah untuk segera menghentikannya dan mulai mengubahnya dengan cara keramas yang benar.
Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau
Penulis : Argafica
Editor : Argafica






