Redaksiku.com – Viral video AI Lora Bangkalan membuat publik heboh setelah potongan rekaman berdurasi 7 detik itu tersebar luas di TikTok. Dalam video tersebut, sekelompok perempuan terlihat lantang memprotes dugaan tindakan asusila yang dikaitkan dengan seorang lora di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Galis, Bangkalan.
Klip singkat itu langsung memicu diskusi besar di media sosial. Warganet mempertanyakan kebenaran informasi yang disampaikan dalam video, apalagi kontennya sudah diedit menggunakan teknologi artificial intelligence sehingga menambah sensasi sekaligus kebingungan publik.
Situasi makin ramai ketika polisi akhirnya buka suara. Polres Bangkalan memastikan sedang melakukan pendalaman terkait isu dugaan pelecehan yang disebut dalam video AI Lora Bangkalan tersebut.
Video AI yang Mewabah di Media Sosial
Klip video AI Lora Bangkalan pertama kali muncul melalui akun TikTok @gerakanrakyat. Meski hanya 7 detik, videonya langsung viral karena memperlihatkan beberapa perempuan yang menyerukan agar seorang terduga pelaku pelecehan segera ditangkap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Visualnya dibuat menyerupai aksi protes, lengkap dengan teriakan yang menuntut keadilan bagi dugaan korban. Meski editing AI membuat beberapa elemen tampak tidak natural, video itu tetap memicu emosi publik yang menontonnya.
Warganet langsung membanjiri kolom komentar dengan pertanyaan, kecemasan, dan amarah. Kalau benar terjadi, harus segera diproses, tulis salah satu netizen.
Polisi Pastikan Sedang Dalami Informasi
Setelah video AI Lora Bangkalan viral, Satreskrim Polres Bangkalan dan Polsek Galis segera melakukan verifikasi awal.
Polisi menyebut video tersebut memuat informasi yang belum dipastikan kebenarannya, namun tetap perlu ditindaklanjuti karena menyangkut isu asusila di lingkungan pesantren.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam. Kami sudah melakukan pendalaman dari informasi yang beredar, ujarnya.
Meski video tersebut merupakan hasil edit AI, polisi tetap menilai substansi isi video tidak boleh diabaikan.
Belum Ada Laporan Masuk ke Polres Bangkalan
Fakta menarik muncul ketika penyelidikan dilakukan. Hingga video AI Lora Bangkalan menjadi viral, belum ada satu pun korban yang melapor ke Polres Bangkalan ataupun Polsek Galis.
Namun demikian, polisi memastikan telah menelusuri sumber informasi yang lebih kuat. Salah satu dugaan korban ternyata sudah melapor ke Polda Jatim. Hal ini membuat Polres Bangkalan kini berkoordinasi dengan Polda untuk mempercepat penanganan.
Langkah kami bersifat mendukung penyelesaian secara tuntas, kata Agung.
Halaman : 1 2 Selanjutnya






