Saham yang Dilepas Investor Asing Saat IHSG Menguat Sepekan

- Penulis

Sabtu, 5 September 2026 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG — Grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia

IHSG mencatat kinerja mingguan yang positif meski diwarnai aksi jual investor asing.

Redaksiku.com – Indeks Harga Saham Gabungan atau yang akrab disebut IHSG menutup perdagangan akhir pekan ini dengan koreksi tipis, meski secara keseluruhan masih mencatat kinerja mingguan yang cukup positif. Pergerakan pasar modal Tanah Air memang kerap diwarnai dinamika keluar masuknya dana dari investor luar negeri yang memantau berbagai sentimen global maupun domestik.

Berdasarkan data perdagangan resmi dari Bursa Efek Indonesia, pergerakan indeks sempat mengalami tekanan pada Jumat, 4 September 2026, setelah beberapa hari sebelumnya berada di zona hijau. Kendati demikian, para pelaku pasar tetap mencermati bagaimana pola transaksi para pemodal besar yang menjadi penggerak utama likuiditas di lantai bursa.

Di tengah koreksi harian tersebut, catatan akumulasi mingguan menunjukkan bahwa ketertarikan investor global terhadap pasar saham Indonesia belum sepenuhnya surut. Masuknya modal asing dalam skala besar membuktikan bahwa aset-aset berisiko di dalam negeri masih memiliki daya tarik tersendiri bagi portofolio institusi keuangan internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepanjang pekan ini, investor asing tercatat membukukan aksi beli bersih atau net buy yang mencapai angka fantastis sebesar Rp 1,85 triliun di seluruh pasar.

Sebagian besar dana segar tersebut terkonsentrasi pada emiten-emiten berkapitalisasi pasar raksasa yang memiliki fundamental kuat. Kelompok saham perbankan papan atas atau yang sering dikenal sebagai bank big four menjadi destinasi utama aliran modal tersebut karena dianggap lebih tahan terhadap gejolak ekonomi.

Namun, dinamika pasar selalu berjalan dua arah. Di saat sebagian saham kebanjiran modal asing, sejumlah emiten lain justru harus rela ditinggalkan oleh para pemodal global melalui aksi jual bersih atau net sell yang cukup masif selama sepekan perdagangan.

Daftar Saham yang Dilepas Investor Asing

Tekanan jual dari pemodal asing tidak hanya terjadi pada satu sektor saja, melainkan menyebar ke berbagai lini industri mulai dari barang konsumsi, pertambangan, hingga telekomunikasi. Variasi sektor ini menunjukkan bahwa penyesuaian portofolio sedang dilakukan oleh manajer investasi global.

Berikut adalah daftar sepuluh saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing dalam kurun waktu sepekan:

  • Charoen Pokphand Indonesia Tbk dengan kode saham CPIN yang mencatatkan nilai penjualan bersih mencapai Rp 485,66 miliar.
  • PT Merdeka Gold Resources Tbk dengan kode saham EMAS yang mengalami pelepasan oleh asing senilai Rp 337,42 miliar.
  • PT Indosat Tbk dengan kode saham ISAT dengan catatan jual bersih asing sebesar Rp 225,62 miliar.
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk dengan kode saham AMMN yang mencatatkan angka penjualan bersih Rp 173,0 miliar.
  • PT Petrosea Tbk dengan kode saham PTRO di mana investor asing membukukan penjualan bersih sebesar Rp 162,7 miliar.
  • PT Astra International Tbk dengan kode saham ASII yang sahamnya dilepas asing senilai Rp 150,28 miliar.
  • PT Bukalapak.com Tbk dengan kode saham BUKA dengan nilai jual bersih asing mencapai Rp 129,03 miliar.
  • PT Bumi Resources Minerals Tbk dengan kode saham BRMS yang mencatat angka keluar modal asing Rp 126,97 miliar.
  • PT Indo Tambangraya Megah Tbk dengan kode saham ITMG dengan catatan jual bersih sebesar Rp 121,57 miliar.
  • PT Unilever Indonesia Tbk dengan kode saham UNVR di posisi kesepuluh dengan nilai penjualan bersih asing mencapai Rp 109,91 miliar.

Fenomena perpindahan dana asing ini memberikan gambaran bahwa para investor institusi senantiasa melakukan rotasi sektor secara berkala. Mereka kerap mengamankan keuntungan pada saham-saham tertentu atau mengalihkan asetnya demi memitigasi risiko jangka pendek yang mungkin timbul di pasar keuangan global.

Bagi para investor ritel di dalam negeri, pergerakan arus dana asing ini bisa dijadikan salah satu bahan pertimbangan dalam membaca arah angin di bursa saham. Memahami emiten apa saja yang sedang diakumulasi maupun didistribusikan oleh pemain besar akan membantu dalam menyusun strategi investasi yang lebih terukur ke depannya.

Pertanyaan Umum

Mengapa IHSG bisa melemah meskipun secara mingguan masih mencatat penguatan?

Pelemahan harian merupakan hal yang lumrah dalam siklus perdagangan saham akibat adanya aksi ambil untung jangka pendek oleh sebagian investor setelah indeks mengalami kenaikan dalam beberapa hari sebelumnya.

Sektor apa saja yang biasanya menjadi tujuan utama aliran dana asing di bursa?

Dana asing cenderung masuk ke sektor-sektor berkapitalisasi besar yang memiliki likuiditas tinggi dan fundamental yang kokoh, terutama kelompok perbankan papan atas.

Apa dampak dari aksi jual bersih atau net sell asing terhadap suatu saham?

Aksi jual bersih dalam jumlah besar dapat memberikan tekanan harga pada saham yang bersangkutan karena suplai saham di pasar meningkat, sementara minat beli seketika melemah.

Ringkasan

Meskipun investor asing mencatatkan net buy mingguan sebesar Rp 1,85 triliun secara keseluruhan, sejumlah saham tetap mengalami aksi jual bersih (net sell) masif sepanjang perdagangan.

Sepuluh saham yang paling banyak dilepas asing meliputi CPIN (Rp 485,66 miliar), EMAS, ISAT, AMMN, PTRO, ASII, BUKA, BRMS, ITMG, hingga UNVR dengan nilai Rp 109,91 miliar.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saham ANTM Direkomendasikan Buy, Target Harga Rp 4.700
Marketing Sales Puradelta DMAS Capai Rp 1,15 Triliun di Semester I 2026
Triniti Properti (TRIN) Rampungkan Pengalihan Saham Buyback
IHSG Sepekan Menguat, Asing Catat Net Buy Rp 2,3 Triliun
BEI Tunda RUPSLB Sambil Menanti POJK Demutualisasi Bursa
5 Aplikasi Saham untuk Pemula Modal Kecil Terbaik
Proyeksi Rupiah Pekan Depan di Tengah Sentimen Global
Prediksi IHSG Sepekan: Uji Level 6.780 dan Sentimen Pasar

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:29 WIB

Marketing Sales Puradelta DMAS Capai Rp 1,15 Triliun di Semester I 2026

Sabtu, 5 September 2026 - 20:24 WIB

Saham yang Dilepas Investor Asing Saat IHSG Menguat Sepekan

Sabtu, 5 September 2026 - 16:39 WIB

Triniti Properti (TRIN) Rampungkan Pengalihan Saham Buyback

Sabtu, 5 September 2026 - 13:44 WIB

IHSG Sepekan Menguat, Asing Catat Net Buy Rp 2,3 Triliun

Sabtu, 5 September 2026 - 12:29 WIB

BEI Tunda RUPSLB Sambil Menanti POJK Demutualisasi Bursa

Berita Terbaru

Mahasiswa STK Santo Yakobus Merauke harus bekerja lembur demi membeli beras di tengah himpitan biaya hidup.

Politik

Dilema Mahasiswa Merauke Antara Biaya Hidup dan Kuliah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 22:34 WIB

ATR Cycling menghadirkan promo diskon hingga 50 persen bertajuk SPBU dari tanggal 1 hingga 10 September 2026.

Bisnis

Promo Diskon Sepeda ATR Cycling September 2026 hingga 50%

Sabtu, 5 Sep 2026 - 22:32 WIB

Ramai Rumakiek menyatakan kesiapan Persipura Jayapura untuk promosi ke Liga 1 musim depan.

Olahraga

Persipura Siap Promosi ke Liga 1 Menurut Ramai Rumakiek

Sabtu, 5 Sep 2026 - 22:30 WIB

Bank bjb resmi memindahkan Kantor Cabang Pangandaran ke lokasi baru yang lebih strategis untuk memperluas akses layanan keuangan.

Bisnis

Bank bjb Resmikan Kantor Cabang Baru di Pangandaran

Sabtu, 5 Sep 2026 - 22:29 WIB