Redaksiku.com – Indeks Harga Saham Gabungan atau yang akrab disebut IHSG menutup perdagangan akhir pekan ini dengan koreksi tipis, meski secara keseluruhan masih mencatat kinerja mingguan yang cukup positif. Pergerakan pasar modal Tanah Air memang kerap diwarnai dinamika keluar masuknya dana dari investor luar negeri yang memantau berbagai sentimen global maupun domestik.
Berdasarkan data perdagangan resmi dari Bursa Efek Indonesia, pergerakan indeks sempat mengalami tekanan pada Jumat, 4 September 2026, setelah beberapa hari sebelumnya berada di zona hijau. Kendati demikian, para pelaku pasar tetap mencermati bagaimana pola transaksi para pemodal besar yang menjadi penggerak utama likuiditas di lantai bursa.
Di tengah koreksi harian tersebut, catatan akumulasi mingguan menunjukkan bahwa ketertarikan investor global terhadap pasar saham Indonesia belum sepenuhnya surut. Masuknya modal asing dalam skala besar membuktikan bahwa aset-aset berisiko di dalam negeri masih memiliki daya tarik tersendiri bagi portofolio institusi keuangan internasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sepanjang pekan ini, investor asing tercatat membukukan aksi beli bersih atau net buy yang mencapai angka fantastis sebesar Rp 1,85 triliun di seluruh pasar.
Sebagian besar dana segar tersebut terkonsentrasi pada emiten-emiten berkapitalisasi pasar raksasa yang memiliki fundamental kuat. Kelompok saham perbankan papan atas atau yang sering dikenal sebagai bank big four menjadi destinasi utama aliran modal tersebut karena dianggap lebih tahan terhadap gejolak ekonomi.
Namun, dinamika pasar selalu berjalan dua arah. Di saat sebagian saham kebanjiran modal asing, sejumlah emiten lain justru harus rela ditinggalkan oleh para pemodal global melalui aksi jual bersih atau net sell yang cukup masif selama sepekan perdagangan.
Daftar Saham yang Dilepas Investor Asing
Tekanan jual dari pemodal asing tidak hanya terjadi pada satu sektor saja, melainkan menyebar ke berbagai lini industri mulai dari barang konsumsi, pertambangan, hingga telekomunikasi. Variasi sektor ini menunjukkan bahwa penyesuaian portofolio sedang dilakukan oleh manajer investasi global.
Berikut adalah daftar sepuluh saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing dalam kurun waktu sepekan:
- Charoen Pokphand Indonesia Tbk dengan kode saham CPIN yang mencatatkan nilai penjualan bersih mencapai Rp 485,66 miliar.
- PT Merdeka Gold Resources Tbk dengan kode saham EMAS yang mengalami pelepasan oleh asing senilai Rp 337,42 miliar.
- PT Indosat Tbk dengan kode saham ISAT dengan catatan jual bersih asing sebesar Rp 225,62 miliar.
- PT Amman Mineral Internasional Tbk dengan kode saham AMMN yang mencatatkan angka penjualan bersih Rp 173,0 miliar.
- PT Petrosea Tbk dengan kode saham PTRO di mana investor asing membukukan penjualan bersih sebesar Rp 162,7 miliar.
- PT Astra International Tbk dengan kode saham ASII yang sahamnya dilepas asing senilai Rp 150,28 miliar.
- PT Bukalapak.com Tbk dengan kode saham BUKA dengan nilai jual bersih asing mencapai Rp 129,03 miliar.
- PT Bumi Resources Minerals Tbk dengan kode saham BRMS yang mencatat angka keluar modal asing Rp 126,97 miliar.
- PT Indo Tambangraya Megah Tbk dengan kode saham ITMG dengan catatan jual bersih sebesar Rp 121,57 miliar.
- PT Unilever Indonesia Tbk dengan kode saham UNVR di posisi kesepuluh dengan nilai penjualan bersih asing mencapai Rp 109,91 miliar.
Fenomena perpindahan dana asing ini memberikan gambaran bahwa para investor institusi senantiasa melakukan rotasi sektor secara berkala. Mereka kerap mengamankan keuntungan pada saham-saham tertentu atau mengalihkan asetnya demi memitigasi risiko jangka pendek yang mungkin timbul di pasar keuangan global.
Bagi para investor ritel di dalam negeri, pergerakan arus dana asing ini bisa dijadikan salah satu bahan pertimbangan dalam membaca arah angin di bursa saham. Memahami emiten apa saja yang sedang diakumulasi maupun didistribusikan oleh pemain besar akan membantu dalam menyusun strategi investasi yang lebih terukur ke depannya.
Pertanyaan Umum
Mengapa IHSG bisa melemah meskipun secara mingguan masih mencatat penguatan?
Pelemahan harian merupakan hal yang lumrah dalam siklus perdagangan saham akibat adanya aksi ambil untung jangka pendek oleh sebagian investor setelah indeks mengalami kenaikan dalam beberapa hari sebelumnya.
Sektor apa saja yang biasanya menjadi tujuan utama aliran dana asing di bursa?
Dana asing cenderung masuk ke sektor-sektor berkapitalisasi besar yang memiliki likuiditas tinggi dan fundamental yang kokoh, terutama kelompok perbankan papan atas.
Apa dampak dari aksi jual bersih atau net sell asing terhadap suatu saham?
Aksi jual bersih dalam jumlah besar dapat memberikan tekanan harga pada saham yang bersangkutan karena suplai saham di pasar meningkat, sementara minat beli seketika melemah.
Ringkasan
Meskipun investor asing mencatatkan net buy mingguan sebesar Rp 1,85 triliun secara keseluruhan, sejumlah saham tetap mengalami aksi jual bersih (net sell) masif sepanjang perdagangan.
Sepuluh saham yang paling banyak dilepas asing meliputi CPIN (Rp 485,66 miliar), EMAS, ISAT, AMMN, PTRO, ASII, BUKA, BRMS, ITMG, hingga UNVR dengan nilai Rp 109,91 miliar.






