Presiden Prabowo Buka Suara Soal Aksi Ricuh Demo di DPR, Janji Jamin Kehidupan Keluarga Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Buka Suara Soal Aksi Ricuh Demo di DPR, Janji Jamin Kehidupan Keluarga Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob

Presiden Prabowo Buka Suara Soal Aksi Ricuh Demo di DPR, Janji Jamin Kehidupan Keluarga Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob

Presiden Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara setelah insiden ricuh dalam aksi demonstrasi di Jakarta pada Kamis malam yang berujung tragis.

Presiden Prabowo Buka Suara Soal Aksi Ricuh Demo di DPR, Janji Jamin Kehidupan Keluarga Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Brimob

Dalam pernyataan resmi, presiden prabowo menyampaikan belasungkawa mendalam untuk keluarga Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob.

Pidato itu sekaligus menegaskan langkah pemerintah untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan tanpa kompromi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Publik sebelumnya diguncang dengan kabar meninggalnya Affan, yang dikenal sebagai tulang punggung keluarganya di Menteng, Jakarta Pusat.

Sikap presiden prabowo ini pun menjadi sorotan luas karena dianggap sebagai ujian besar dalam masa awal kepemimpinannya.

Presiden Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum Transparan

Dalam pidatonya, presiden prabowo mengaku sangat kecewa dan terkejut atas tindakan aparat yang dinilai di luar batas kepatutan.

Ia menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh ditutup-tutupi dan harus diusut dengan melibatkan Propam Polri serta pihak terkait. Presiden menyatakan, aparat yang bersalah wajib bertanggung jawab di hadapan hukum.

Pesan keras presiden prabowo ini sekaligus menjawab keresahan publik yang selama ini menyoroti tindakan represif aparat dalam mengawal demonstrasi.

Pernyataan bahwa “akan diambil tindakan sekeras-kerasnya” menjadi sinyal bahwa pemerintah ingin menegakkan disiplin internal. Di sisi lain, langkah ini juga merupakan upaya untuk menjaga kepercayaan rakyat terhadap institusi negara.

Presiden Prabowo Jamin Perlindungan untuk Keluarga Korban

Selain bicara soal hukum, presiden prabowo juga menekankan tanggung jawab moral negara terhadap keluarga korban. Ia menyebut bahwa pemerintah akan menjamin kehidupan keluarga Affan Kurniawan.

Janji ini mencakup perhatian bagi orang tua, kakak, maupun adik-adik Affan yang selama ini bergantung pada penghasilannya sebagai pengemudi ojek online.

Affan dikenal sebagai sosok pekerja keras yang sejak subuh sudah berangkat mencari nafkah. Tetangganya menyebut ia sebagai anak yang “sregep” dan tidak pernah mengeluh meski harus menanggung beban keluarga besar.

Kehilangannya bukan hanya duka mendalam, tetapi juga pukulan ekonomi bagi keluarganya yang tinggal di kontrakan sempit berukuran 3×11 meter.

Pernyataan presiden prabowo yang menjamin kehidupan keluarga korban memberi sedikit penghiburan di tengah situasi penuh duka. Dukungan negara diharapkan bisa mengurangi beban keluarga yang kini kehilangan tulang punggung utamanya.

Gelombang Reaksi Publik: Dari Simpati hingga Kritik

Tragedi yang menimpa Affan langsung memicu gelombang reaksi dari berbagai pihak. Sesama pengemudi ojek online menggelar doa bersama, tabur bunga, hingga mengenakan pita hitam sebagai simbol solidaritas.

Di media sosial, nama Affan menjadi trending dan ribuan warganet menyuarakan keadilan untuknya.

Namun, kritik juga mengalir deras terhadap aparat keamanan. Publik mempertanyakan bagaimana bisa kendaraan taktis melindas warga sipil yang bukan ancaman bersenjata.

Kritik ini semakin tajam ketika diketahui ada tujuh anggota Brimob di dalam kendaraan tersebut, yang kini sudah diamankan untuk diperiksa lebih lanjut.

Bagi banyak pihak, sikap tegas presiden prabowo menjadi kunci untuk meredam kemarahan publik sekaligus memastikan kasus ini tidak tenggelam seperti insiden serupa di masa lalu.

Presiden Prabowo Peringatkan Bahaya Kelompok Pemicu Kerusuhan

Di tengah pernyataannya, presiden prabowo juga mengingatkan masyarakat untuk tidak terprovokasi pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi.

Ia menegaskan bahwa ada unsur yang selalu ingin menciptakan huru-hara, padahal kerusuhan hanya akan merugikan rakyat sendiri.

Menurut presiden prabowo, bangsa Indonesia sedang berbenah, mengumpulkan kekuatan untuk membangun kemandirian dan keluar dari jerat kemiskinan.

Kerusuhan politik maupun aksi anarkis tidak akan membawa manfaat bagi rakyat, justru berpotensi menghambat program pembangunan nasional.

Oleh karena itu, aspirasi masyarakat dipersilakan disampaikan dengan cara yang sah, bukan melalui tindakan kekerasan.

Kasus ini menjadi ujian serius bagi kepemimpinan presiden prabowo yang baru beberapa bulan menjabat. Publik kini menunggu bukti nyata bahwa pemerintah benar-benar menegakkan hukum secara adil tanpa pandang bulu.

Langkah cepat dengan memeriksa aparat yang terlibat menjadi sinyal awal bahwa kasus ini tidak akan dibiarkan mengendap.

Janji presiden prabowo untuk mengawal keluarga korban dan menindak aparat secara transparan diharapkan tidak hanya sekadar ucapan. Keadilan bagi Affan Kurniawan akan menjadi tolok ukur bagi masyarakat dalam menilai keseriusan pemerintah melindungi warganya.

Bila janji ini ditepati, kepercayaan publik terhadap pemerintah akan semakin kuat di tengah situasi politik yang sensitif.***

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Relawan Gempa NTT Ahmad Zaki Ali Wafat Saat Salurkan Bantuan, Gubernur Sampaikan Duka
Anti Ribet! 15 Ide Bekal Simpel dan Sehat untuk Anak TK yang Bisa Dibuat di Rumah
Nama El Rumi Viral Usai Dikaitkan dengan Inisial EJR di Threads, Ini Respons Hukumnya
Kecelakaan Maut Tol Jagorawi, Mobil Mewah Hancur Usai Tabrak Truk Kontainer
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Jadi Tersangka KPK, Ini Kronologi OTT dan Kasusnya
Wih! BOSP SDN Tallo Tua Rp151 Juta, Kepala Sekolah Tak Tahu
Duh! Rp19,4 Miliar Digelontorkan, Jalan Pujananting Kok Mandek?
Ruben Onsu Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Investasi, Ini Kronologinya

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Relawan Gempa NTT Ahmad Zaki Ali Wafat Saat Salurkan Bantuan, Gubernur Sampaikan Duka

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Anti Ribet! 15 Ide Bekal Simpel dan Sehat untuk Anak TK yang Bisa Dibuat di Rumah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:36 WIB

Nama El Rumi Viral Usai Dikaitkan dengan Inisial EJR di Threads, Ini Respons Hukumnya

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:27 WIB

Kecelakaan Maut Tol Jagorawi, Mobil Mewah Hancur Usai Tabrak Truk Kontainer

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:30 WIB

Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Jadi Tersangka KPK, Ini Kronologi OTT dan Kasusnya

Berita Terbaru

Cara Menonaktifkan SafeSearch Google di HP dan Laptop

Teknologi

Cara Menonaktifkan SafeSearch Google di HP dan Laptop

Minggu, 23 Agu 2026 - 19:38 WIB