Nadiem Makarim Rangkul Sopir Ojol Usai Tuntutan 18 Tahun, Soroti Dukungan Moral di Tengah Kasus Hukum

- Penulis

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nadiem Makarim Rangkul Sopir Ojol Usai Tuntutan 18 Tahun, Soroti Dukungan Moral di Tengah Kasus Hukum

Nadiem Makarim Rangkul Sopir Ojol Usai Tuntutan 18 Tahun, Soroti Dukungan Moral di Tengah Kasus Hukum

Redaksiku.com – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024, Nadiem Makarim, menjadi sorotan publik usai menghadiri sidang pembacaan tuntutan dalam perkara dugaan korupsi program pengadaan perangkat pendidikan berbasis digital.

Dalam momen yang penuh emosi tersebut, Nadiem terlihat menghampiri sejumlah pengemudi ojek online (ojol) yang hadir memberikan dukungan langsung di lokasi persidangan.

Kehadiran para pengemudi ojol tersebut dinilai sebagai bentuk solidaritas terhadap sosok yang selama ini dikenal sebagai pendiri ekosistem transportasi digital di Indonesia. Usai sidang yang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Nadiem terlihat memeluk dan merangkul para pendukungnya tersebut, menciptakan suasana haru di tengah tekanan hukum yang sedang ia hadapi.

Dukungan Ojol di Tengah Tekanan Hukum

Dalam pernyataannya kepada para pendukungnya, Nadiem menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran dan dukungan yang diberikan. Ia mengaku tidak merasa sendirian menghadapi situasi sulit tersebut. Dalam percakapan singkat, ia juga menyampaikan bahwa dirinya harus segera menuju rumah sakit untuk menjalani tindakan medis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ucapan tersebut memperlihatkan bahwa di tengah proses hukum yang kompleks, kondisi kesehatan pribadi juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Nadiem menyampaikan keyakinannya bahwa keadilan akan tetap berjalan, sembari berharap situasi yang ia hadapi dapat menemukan titik terang.

Sementara itu, salah satu pengemudi ojol yang hadir menyampaikan dukungan secara emosional. Ia menyebut Nadiem sebagai sosok yang berjasa dalam kehidupannya, terutama dalam membuka peluang ekonomi melalui platform digital. Pernyataan tersebut mencerminkan kedekatan emosional antara Nadiem dan para pekerja sektor informal yang pernah terhubung dengan bisnis yang ia bangun.

Kronologi Tuntutan dan Dakwaan

Dalam kasus yang menjeratnya, Nadiem dituntut hukuman pidana penjara selama 18 tahun. Selain itu, ia juga dikenakan denda sebesar Rp1 miliar dengan subsider hukuman kurungan, serta kewajiban membayar uang pengganti mencapai Rp5,67 triliun. Jika kewajiban tersebut tidak dipenuhi, maka akan digantikan dengan hukuman penjara tambahan selama sembilan tahun.

Kasus ini berkaitan dengan dugaan korupsi dalam program digitalisasi pendidikan yang berlangsung pada periode 2019 hingga 2022. Program tersebut mencakup pengadaan laptop berbasis sistem operasi tertentu serta perangkat manajemen digital yang ditujukan untuk mendukung kegiatan pembelajaran di lingkungan Kementerian Pendidikan.

Menurut dakwaan yang dibacakan dalam persidangan, program pengadaan tersebut diduga tidak dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip pengadaan barang dan jasa yang berlaku. Hal ini menyebabkan kerugian negara yang ditaksir mencapai Rp2,18 triliun.

Nadiem Makarim Rangkul Sopir Ojol Usai Tuntutan 18 Tahun, Soroti Dukungan Moral di Tengah Kasus Hukum
Nadiem Makarim Rangkul Sopir Ojol Usai Tuntutan 18 Tahun, Soroti Dukungan Moral di Tengah Kasus Hukum

Rincian Dugaan Kerugian Negara

Dalam dokumen perkara, kerugian negara yang muncul terdiri dari beberapa komponen utama. Salah satunya adalah program digitalisasi pendidikan yang disebut merugikan negara hingga Rp1,56 triliun. Selain itu, terdapat pula komponen pengadaan perangkat tambahan yang dinilai tidak diperlukan dan tidak memberikan manfaat optimal, dengan nilai kerugian mencapai puluhan juta dolar Amerika Serikat.

Jika dikonversikan ke dalam rupiah, nilai tersebut setara dengan ratusan miliar rupiah tambahan. Penilaian ini menjadi salah satu dasar utama dalam tuntutan yang diajukan oleh jaksa penuntut umum.

Lebih lanjut, dalam proses persidangan juga diungkap dugaan aliran dana yang diterima oleh Nadiem. Ia disebut menerima sejumlah uang yang berasal dari entitas perusahaan tertentu yang memiliki keterkaitan dengan proyek pengadaan tersebut. Nilai yang disebut dalam dakwaan mencapai ratusan miliar rupiah.

Keterlibatan Pihak Lain dalam Perkara

Kasus ini tidak hanya melibatkan satu pihak. Dalam proses hukum yang berjalan, terdapat beberapa terdakwa lain yang juga diperiksa dalam perkara terpisah. Mereka diduga memiliki peran dalam pelaksanaan program pengadaan yang menjadi objek perkara.

Beberapa nama yang disebut dalam proses persidangan mencakup individu-individu yang memiliki peran dalam perencanaan maupun pelaksanaan proyek. Selain itu, terdapat pula pihak yang hingga saat ini masih dalam status buron dan belum berhasil diamankan oleh aparat penegak hukum.

Keterlibatan banyak pihak dalam kasus ini menunjukkan kompleksitas perkara, yang tidak hanya menyangkut aspek administratif, tetapi juga dugaan penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran hukum dalam skala besar.

Penulis : redaksiku

Editor : redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Surat Terbuka Jadi Sorotan, Ini Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuatnya
Destry Damayanti Jadi Perhatian Publik, Sosok Ekonom yang Disebut Berpeluang Pimpin Bank Indonesia
Kaesang Pangarep Umumkan Maju Pileg 2029, Siap Bertarung Jadi Caleg DPR RI
Gubernur BI Perry Warjiyo Jadi Sorotan, Ini Kebijakan Terbaru Bank Indonesia
Kaesang Pangarep Jadi Sorotan, Ini Perjalanan Politik dan Kabar Terbarunya
Kudeta Iran Jadi Sorotan, Ini Fakta Terbaru Krisis Politik dan Situasi Pemerintahan
Hotman Paris Mundur dari Tim Hukum Febrie, Sebut Perkaranya “The Dream Case”
Eksepsi dr Tifa Dikabulkan, Dakwaan Batal demi Hukum dan Sidang Dihentikan
Diskusi Pembaca

Jadilah yang pertama berkomentar

Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 12:27 WIB

Surat Terbuka Jadi Sorotan, Ini Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuatnya

Senin, 27 Juli 2026 - 12:17 WIB

Destry Damayanti Jadi Perhatian Publik, Sosok Ekonom yang Disebut Berpeluang Pimpin Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 - 12:07 WIB

Kaesang Pangarep Umumkan Maju Pileg 2029, Siap Bertarung Jadi Caleg DPR RI

Senin, 27 Juli 2026 - 10:27 WIB

Gubernur BI Perry Warjiyo Jadi Sorotan, Ini Kebijakan Terbaru Bank Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:53 WIB

Kaesang Pangarep Jadi Sorotan, Ini Perjalanan Politik dan Kabar Terbarunya

Berita Terbaru