Redaksiku.com – Tim gabungan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, bergerak cepat menangani peristiwa kebakaran lahan yang melanda kawasan Gunung Cikuray dan kaki Gunung Guntur. Upaya pemadaman intensif ini dilakukan untuk mencegah api merembes lebih luas serta melindungi keselamatan warga yang tinggal di sekitar pemukiman penduduk.
Kepala Seksi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adhi menjelaskan bahwa proses penanganan di lapangan dilakukan secara bertahap. Petugas memaksimalkan seluruh peralatan yang tersedia guna menjangkau titik-titik api yang sulit diakses oleh kendaraan roda empat maupun roda dua.
Lokasi kebakaran pertama kali terpantau di enam titik wilayah Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, pada Sabtu siang. Tidak lama berselang, insiden serupa juga terjadi di kawasan kaki Gunung Cikuray, tepatnya di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, pada Sabtu malam dengan estimasi luas lahan terdampak mencapai sekitar lima hektare di bawah pengelolaan Perhutani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Strategi Penanganan di Lapangan
Operasi pemadaman ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur lintas instansi. Unsur yang terlibat meliputi kepolisian, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Pemadam Kebakaran, serta relawan dan masyarakat setempat.
Dalam praktiknya, tim menerapkan skala prioritas dengan fokus utama mengamankan area yang berbatasan langsung dengan pemukiman warga. Titik api yang mendekati perumahan menjadi target penanganan paling mendesak demi menghindari ancaman bahaya bagi keselamatan masyarakat.
- Tim memadamkan api di Gunung Guntur menggunakan alat semprot portabel secara manual.
- Petugas membuat sekat bakar di sekitar lokasi untuk membatasi ruang gerak api.
- Personel gabungan melokalisasi api di Gunung Cikuray dengan membuat pembatas tanah agar tidak merembes.
Akses geografis yang terjal dan jauh dari jangkauan kendaraan membuat petugas harus berjalan kaki hingga dua jam untuk mencapai titik api di Gunung Cikuray.
Menjelang Sabtu petang, kobaran api di kawasan Gunung Guntur berhasil dikendalikan sehingga dipastikan aman dari permukiman warga. Sementara itu, kebakaran di kaki Gunung Cikuray berhasil dipadamkan menjelang tengah malam setelah petugas berjibaku melokalisasi api.
Meskipun kondisi api secara umum sudah berhasil dikuasai, petugas tidak lantas menurunkan kewaspadaan. Tim gabungan tetap dikerahkan untuk melakukan pemantauan berkala guna mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api baru akibat sisa bara yang belum sepenuhnya padam.
Luas lahan yang terbakar di kawasan kaki Gunung Cikuray mencapai sekitar 5 hektare yang masuk dalam wilayah pengawasan Perhutani.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih belum dapat memastikan pemicu utama dari rentetan kebakaran lahan tersebut. Aparat kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.
Pertanyaan Umum
Bagaimana cara petugas memadamkan api di lokasi yang sulit dijangkau?
Petugas menggunakan alat semprot portabel secara manual serta melakukan penyekatan atau pembuatan batas tanah di sekitar titik api agar tidak meluas.
Di mana saja lokasi kebakaran lahan yang ditangani tim gabungan?
Kebakaran terjadi di enam titik Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler (kaki Gunung Guntur) dan Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang (kawasan Gunung Cikuray).
Apakah ada korban jiwa atau kerusakan pemukiman dalam kejadian ini?
Berkat kesigapan tim gabungan yang memprioritaskan area dekat permukiman, api berhasil dikendalikan sebelum mencapai rumah penduduk.
Ringkasan
Tim gabungan di Garut berhasil memadamkan kebakaran lahan seluas sekitar lima hektare di kawasan Gunung Cikuray dan kaki Gunung Guntur. Operasi pemadaman dilakukan secara manual menggunakan alat semprot portabel serta pembuatan sekat bakar untuk melindungi pemukiman warga.






