Redaksiku.com – Transformasi digital di sektor kesehatan Indonesia kini memasuki babak baru yang krusial bagi penanganan penyakit kritis. Kaiser Cancer Center, yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB, BSD City, baru saja mengumumkan implementasi sistem EpiSoft sebagai platform Rekam Medis Elektronik atau Electronic Medical Record (EMR) khusus onkologi yang pertama di Indonesia.
Langkah ini menempatkan klinik tersebut sebagai fasilitas medis pionir yang mengadopsi standarisasi digital komprehensif untuk menangani pasien kanker. Mengingat kompleksitas perawatan onkologi yang menuntut ketelitian tinggi, penggunaan sistem berbasis teknologi asal Australia ini diharapkan mampu meminimalisir risiko administratif sekaligus meningkatkan presisi pengobatan bagi pasien.
Implementasi EpiSoft di Kaiser Cancer Center menandai era baru digitalisasi layanan onkologi dengan fokus pada otomatisasi alur kerja klinis yang berbasis bukti ilmiah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai klinik yang mengusung model layanan day hospital-style dengan spesialisasi pada kesehatan perempuan, penggunaan teknologi ini menjadi solusi atas tantangan operasional yang selama ini dianggap rumit. Peralihan dari sistem konvensional ke platform digital memungkinkan tim medis untuk mengelola seluruh siklus perawatan pasien dalam satu dasbor terpadu yang selaras dengan standar internasional.
Transformasi Alur Kerja Onkologi yang Presisi
Perawatan kanker bukan sekadar pemberian obat, melainkan sebuah rangkaian rejimen yang sangat kompleks. Kesalahan sekecil apa pun dalam dosis atau jadwal dapat berakibat fatal, sehingga otomatisasi alur kerja menjadi kebutuhan mutlak bagi fasilitas kesehatan modern.
Melalui integrasi sistem ini, Kaiser Cancer Center melakukan pembaruan pada beberapa aspek operasional utama:
- Pengelolaan terapi infus kini dilakukan dengan pemantauan dosis dan jadwal kemoterapi secara real-time, sehingga potensi kesalahan manusia atau human error dapat ditekan seminimal mungkin.
- Pencatatan medikasi kini terintegrasi langsung ke dalam rekam medis pasien, memastikan setiap riwayat pengobatan terdokumentasi dengan akurat dan mudah diakses oleh tenaga medis.
- Otomatisasi pemesanan farmasi yang menghubungkan ruang praktik dokter langsung ke instalasi farmasi, mempercepat respons layanan dan mengurangi antrean administrasi.
Sistem ini mengintegrasikan seluruh alur kerja klinis di Kaiser Cancer Center, yang kini melayani pasien dengan dukungan teknologi mutakhir untuk memastikan keamanan serta efisiensi pengobatan.
Founder & Managing Director Kaiser Cancer Center, dr. Adithia Kwee, mengungkapkan bahwa kehadiran sistem ini memberikan dampak besar bagi produktivitas tim klinisnya. Menurutnya, protokol onkologi elektronik yang dirancang khusus oleh EpiSoft telah mengubah cara kerja tim medis dari yang sebelumnya manual menjadi lebih terstruktur dan aman.
“Protokol onkologi elektronik yang terintegrasi serta alur kerja yang dirancang khusus untuk layanan onkologi dari EpiSoft telah membawa perubahan signifikan bagi tim klinis kami.”
— dr. Adithia Kwee
Dengan sistem yang berjalan secara digital, dokter kini dapat mengalihkan fokus mereka sepenuhnya pada optimalisasi hasil pengobatan pasien, alih-alih harus menghabiskan waktu berlebih untuk mengurus dokumen administrasi manual yang memakan waktu.
Sinergi Teknologi Kesehatan Indonesia dan Australia
Keberhasilan adopsi teknologi ini merupakan wujud nyata kolaborasi lintas negara antara ekosistem kesehatan Indonesia dan Australia. Ekspansi EpiSoft ke pasar domestik ini didukung penuh oleh program Landing Pad dari Australian Trade and Investment Commission (Austrade) serta pendampingan bisnis oleh JP Consulting.
CEO EpiSoft, Jenny O’Neill, menyampaikan bahwa kemitraan ini bertujuan untuk memberdayakan tenaga klinis di Indonesia agar mampu memberikan layanan onkologi dengan standar keamanan dan efisiensi global. Sementara itu, Lauren Adams dari Austrade menjelaskan bahwa program Landing Pad berperan penting dalam memetakan kesesuaian produk dengan infrastruktur kesehatan lokal di Indonesia.
Kehadiran konsultan lokal seperti Jeff Parker dari JP Consulting memastikan bahwa teknologi yang diimpor tetap mematuhi regulasi medis yang berlaku di Tanah Air serta menyesuaikan diri dengan dinamika pasar domestik. Pendekatan kolaboratif ini menjadi kunci agar teknologi internasional dapat diterima dan diaplikasikan dengan baik oleh tenaga medis lokal.
Peta Jalan Masa Depan dan Interoperabilitas Data
Implementasi EMR di KEK D-HUB hanyalah langkah awal dari rencana jangka panjang. Kedua entitas ini telah menyusun peta jalan pengembangan infrastruktur kesehatan digital yang lebih luas guna memperkuat interoperabilitas data pasien di masa depan.
Pengembangan ini mencakup beberapa inisiatif utama yang ditargetkan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara nasional:
- Integrasi dengan platform SATUSEHAT milik Kementerian Kesehatan RI agar rekam medis pasien dapat terhubung secara nasional di berbagai fasilitas kesehatan.
- Penyediaan fungsi eRequesting laboratorium untuk menyederhanakan alur diagnostik dan mempercepat rilis hasil uji laboratorium bagi pasien.
- Sinkronisasi sistem EpiSoft dengan seluruh instrumen klinis dan operasional rumah sakit untuk menciptakan rekam jejak pasien yang terpadu dari registrasi hingga pemulihan.
Integrasi dengan platform nasional seperti SATUSEHAT merupakan langkah krusial untuk memastikan kesinambungan perawatan pasien kanker di Indonesia.
Langkah strategis ini mencerminkan komitmen Kaiser Cancer Center dalam mendorong standar kesehatan berbasis digital di Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi tepat guna, diharapkan Indonesia dapat meningkatkan kualitas hidup pasien kanker melalui layanan yang lebih presisi, efisien, dan terintegrasi.
Pertanyaan Umum
Apakah sistem EpiSoft aman digunakan untuk data medis pasien?
Sistem ini dirancang dengan standar keamanan tinggi yang lazim digunakan dalam industri kesehatan internasional untuk melindungi privasi dan integritas data medis pasien.
Apakah sistem ini akan terhubung dengan rumah sakit lain di Indonesia?
Kaiser Cancer Center memiliki rencana untuk melakukan integrasi dengan platform SATUSEHAT milik Kementerian Kesehatan, yang memungkinkan data pasien dapat diakses oleh fasilitas kesehatan lain yang terhubung dalam ekosistem nasional.
Siapa saja yang dapat merasakan manfaat dari digitalisasi ini?
Manfaat utama dirasakan oleh pasien melalui peningkatan akurasi pengobatan, serta oleh tenaga medis dan staf rumah sakit melalui alur kerja yang lebih efisien dan terotomatisasi.
Ringkasan
Kaiser Cancer Center di BSD City kini menggunakan sistem EpiSoft sebagai platform rekam medis elektronik khusus onkologi pertama di Indonesia untuk meningkatkan presisi pengobatan kanker. Teknologi ini mengotomatisasi alur kerja klinis, meminimalisir kesalahan dosis, serta mengintegrasikan data pasien.






