Dua Bocah Tersesat di Tol Wiyoto Wiyono, Polisi Selidiki Dugaan Penculikan

- Penulis

Selasa, 11 November 2025 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Bocah Tersesat di Tol Wiyoto Wiyono, Polisi Selidiki Dugaan Penculikan

Dua Bocah Tersesat di Tol Wiyoto Wiyono, Polisi Selidiki Dugaan Penculikan

Redaksiku.com – Dua anak kecil ditemukan dalam kondisi kebingungan di pinggir Jalan Tol Wiyoto Wiyono KM 15 Papanggo arah Ancol, Jakarta Utara, pada Minggu malam (9/11/2025) sekitar pukul 21.00 WIB.

Keduanya berinisial MR dan L, ditemukan oleh Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya yang tengah berpatroli malam. Polisi menduga kedua bocah ini menjadi korban penculikan atau penelantaran oleh seseorang yang tidak dikenal.

Ditemukan Saat Patroli Malam

Kepala Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dono Vernandie, mengungkapkan bahwa kedua anak ditemukan oleh tim patroli unit K.925 yang sedang melakukan pengawasan rutin di ruas jalan layang Papanggo arah barat.

Ketika melintas di jalur itu, petugas melihat dua anak kecil berdiri di bahu jalan tol dalam keadaan kebingungan. Kami segera berhenti dan mengevakuasi keduanya karena posisi mereka sangat berbahaya, ujar Kompol Dhanar saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Senin (10/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, lokasi ditemukannya kedua bocah tersebut bukan area yang mudah diakses masyarakat umum. Jalan tol seharusnya steril dari pejalan kaki, apalagi anak-anak. Mereka terlihat ketakutan dan tidak tahu arah. Ini jelas situasi darurat, tambahnya.

Pengakuan Bocah: Dibawa Orang Tak Dikenal

Dari hasil interogasi awal, kedua anak itu mengaku baru saja dibawa oleh seseorang yang tidak mereka kenal.
Orang tersebut, kata mereka, mengendarai motor trail dan menurunkan mereka begitu saja di tepi jalan tol, sebelum pergi tanpa memberi penjelasan apa pun.

Dari keterangan yang kami dapat, mereka sempat dibonceng oleh seseorang lalu diturunkan di sana. Setelah itu, orang tersebut pergi meninggalkan mereka. Mereka kebingungan dan akhirnya berjalan hingga ke area tol, ungkap Dhanar.

Polisi menduga kuat bahwa kedua anak itu masuk ke area tol melalui pagar pembatas jalur off Papanggo, yang sering kali digunakan oleh warga untuk akses pintas, meski berbahaya.
Diduga mereka sempat melewati pagar pembatas setelah dibawa masuk dari jalur non-tol. Ini sedang kami telusuri, tandasnya.

Dua Bocah Tersesat di Tol Wiyoto Wiyono, Polisi Selidiki Dugaan Penculikan
Dua Bocah Tersesat di Tol Wiyoto Wiyono, Polisi Selidiki Dugaan Penculikan

Kondisi Anak: Selamat tapi Trauma

Saat ditemukan, MR dan L dalam kondisi selamat secara fisik, namun menunjukkan tanda-tanda trauma psikologis.
Mereka tampak ketakutan dan enggan berbicara banyak saat pertama kali diamankan oleh anggota PJR.

Kami segera menenangkan mereka, memberikan minum, dan memastikan tidak ada luka fisik. Namun secara psikis, jelas mereka terguncang, kata salah satu anggota patroli yang terlibat dalam penyelamatan.

Kedua bocah itu kemudian dibawa ke pos polisi terdekat untuk pemeriksaan awal, sebelum diserahkan kepada unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Polisi Dalami Dugaan Penculikan

Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan penculikan atau penelantaran anak.
Penyidik tengah memeriksa rekaman CCTV di sekitar akses masuk dan keluar tol, serta meminta keterangan dari warga yang berada di sekitar lokasi Papanggo.

Kami belum bisa menyimpulkan motifnya. Namun indikasi awal mengarah pada kemungkinan penculikan atau upaya penelantaran anak, ujar Dhanar.

Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian akan mengusut kasus ini hingga tuntas, mengingat peristiwa serupa dapat menimbulkan risiko fatal. Jalan tol bukan tempat umum bagi warga. Apalagi kalau ada anak kecil ditinggalkan di situ, ini jelas berbahaya, katanya.

Kronologi Singkat Penemuan

Menurut laporan resmi Ditlantas Polda Metro Jaya, peristiwa penemuan terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.
Unit patroli malam mendeteksi dua anak yang berdiri di jalur KM 15 Tol Wiyoto Wiyono, tepatnya di dekat akses keluar Papanggo.

Petugas yang melintas awalnya menduga ada pejalan kaki yang tersesat, namun setelah didekati ternyata dua anak laki-laki berusia sekitar 810 tahun.
Mereka tidak membawa barang apa pun dan hanya mengenakan pakaian kasual.

Petugas segera mengevakuasi keduanya ke mobil patroli dan membawa mereka ke pos pengamanan. Dari sana, laporan diteruskan ke Polres Metro Jakarta Utara dan Dinas Sosial DKI Jakarta.

Koordinasi dengan Dinas Sosial

Kedua anak kini berada di bawah pengawasan Dinas Sosial DKI Jakarta, yang bekerja sama dengan kepolisian untuk melacak identitas dan keluarga mereka.
Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Fahmi Alamsyah, menyampaikan bahwa anak-anak tersebut telah mendapatkan pendampingan psikologis dan perawatan.

Petugas kami langsung turun setelah menerima laporan dari Polres Metro Jakarta Utara. Saat ini anak-anak dalam kondisi aman, kami berusaha menghubungi keluarga mereka melalui data kependudukan, ujar Fahmi.

Ia menegaskan bahwa Dinas Sosial bersama Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) akan memberikan perlindungan hukum dan sosial bagi kedua bocah tersebut hingga situasi mereka benar-benar jelas.

Kemungkinan Pelaku Masih di Wilayah Sekitar

Kepolisian tidak menutup kemungkinan bahwa pelaku yang membawa kedua bocah tersebut masih berada di wilayah sekitar Jakarta Utara.
Tim gabungan dari PJR, Reskrim, dan Unit PPA sedang melakukan penyisiran dan pemeriksaan sejumlah titik rawan, termasuk wilayah Sunter dan Papanggo yang memiliki jalur pintas menuju tol.

Petugas masih memeriksa beberapa saksi yang melihat motor trail melintas di sekitar waktu kejadian. Kami berharap segera mendapat petunjuk, ujar Dhanar.

Sementara itu, polisi juga membuka hotline pelaporan bagi masyarakat yang mungkin mengenali kedua anak tersebut atau melihat kejadian mencurigakan di malam itu.

Respons Masyarakat dan KPAI

Kasus ini memicu gelombang keprihatinan di kalangan masyarakat dan pemerhati anak.
Komisioner KPAI bidang Perlindungan Anak di Situasi Darurat, Retno Listyarti, menilai bahwa kejadian ini harus menjadi alarm bagi semua pihak, terutama orang tua dan otoritas publik.

Fakta bahwa dua anak bisa sampai ke jalan tol tanpa pengawasan orang dewasa menunjukkan adanya celah besar dalam sistem perlindungan anak kita, ujarnya.
KPAI mendesak pemerintah daerah dan kepolisian memperkuat pengawasan, terutama di kawasan padat yang berdekatan dengan infrastruktur besar seperti jalan tol.

Faktor Keamanan Jalan Tol Disorot

Kejadian ini juga menyoroti aspek keamanan di lingkungan jalan tol.
Menurut pakar transportasi dari Universitas Indonesia, Ir. Djoko Setijowarno, sistem keamanan jalan tol di Indonesia masih memiliki titik lemah, terutama di area pagar pembatas yang sering dijadikan akses ilegal oleh warga sekitar.

Operator tol harus memastikan semua titik masuk dan keluar tidak dapat dilewati masyarakat tanpa izin. Kalau anak-anak bisa masuk, berarti ada pelanggaran pada sistem pengamanan, ujarnya.

Ia menyarankan agar kamera pengawas (CCTV) diperbanyak di titik-titik rawan serta dilakukan patroli lebih intensif pada jam malam.

Langkah Lanjut Polisi

Kasat PJR Kompol Dhanar menegaskan, pihaknya akan terus memperluas penyelidikan dan memastikan kedua anak tersebut mendapatkan perlindungan penuh.
Kami tidak akan berhenti sampai pelaku yang membawa mereka ditemukan. Setiap anak berhak atas keamanan dan perlindungan, ucapnya tegas.

Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika melihat anak-anak berada di tempat berisiko atau tanpa pendampingan.
Respons cepat masyarakat sangat membantu dalam penyelamatan, tutup Dhanar.

Penutup: Aksi Kemanusiaan di Tengah Bahaya

Penemuan dua bocah di Tol Wiyoto Wiyono menjadi kisah kemanusiaan yang menggugah.
Berkat kepekaan dan kecepatan patroli polisi, dua nyawa kecil berhasil diselamatkan dari situasi yang bisa berujung tragedi.

Meski penyelidikan masih berlangsung, peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat, aparat, dan lembaga sosial dalam melindungi anak-anak dari kejahatan dan penelantaran.

Setiap langkah kecil untuk menyelamatkan anak adalah bentuk nyata kepedulian bangsa terhadap masa depan generasinya.

Ikuti berita viral dari Redaksiku di Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anti Ribet! 15 Ide Bekal Simpel dan Sehat untuk Anak TK yang Bisa Dibuat di Rumah
Nama El Rumi Viral Usai Dikaitkan dengan Inisial EJR di Threads, Ini Respons Hukumnya
Kecelakaan Maut Tol Jagorawi, Mobil Mewah Hancur Usai Tabrak Truk Kontainer
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Jadi Tersangka KPK, Ini Kronologi OTT dan Kasusnya
Wih! BOSP SDN Tallo Tua Rp151 Juta, Kepala Sekolah Tak Tahu
Duh! Rp19,4 Miliar Digelontorkan, Jalan Pujananting Kok Mandek?
Ruben Onsu Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Investasi, Ini Kronologinya
Ambulans Kecelakaan di Tol Batang-Semarang, 3 Orang Tewas

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Anti Ribet! 15 Ide Bekal Simpel dan Sehat untuk Anak TK yang Bisa Dibuat di Rumah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:36 WIB

Nama El Rumi Viral Usai Dikaitkan dengan Inisial EJR di Threads, Ini Respons Hukumnya

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:30 WIB

Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Jadi Tersangka KPK, Ini Kronologi OTT dan Kasusnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:35 WIB

Wih! BOSP SDN Tallo Tua Rp151 Juta, Kepala Sekolah Tak Tahu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Duh! Rp19,4 Miliar Digelontorkan, Jalan Pujananting Kok Mandek?

Berita Terbaru

Cara Tepat Menghadapi Pembeli yang Suka Menawar

Bisnis

4 Cara Tepat Menghadapi Pembeli yang Suka Menawar

Sabtu, 22 Agu 2026 - 12:42 WIB

Foto: Aulia, murid SMKN 5 Barru, menerima bantuan.

Pendidikan

Kepedulian Gubernur Sulsel Sampai ke Murid SMKN 5 Barru

Sabtu, 22 Agu 2026 - 09:49 WIB