Padahal, satu pria dewasa normalnya hanya membuahkan 2-6ml sperma, sehingga dipastikan bahwa pelaku lebih dari 15 orang.
Namun, hal ini justru dibantah oleh polisi.
“Seseorang menyebutkan ditemukan air mani sebanyak 150 gram. Saya tidak paham dari mana mereka menemukan informasi semacam ini. Dan informasi itu beredar di media dalam beraneka bentuk. Orang-orang terbujuk untuk mempercayainya dan mereka mencoba menciptakan kebingungan di pada masyarakat,” ujar Kepala Polisi Kolkata, Tn. Goyal dalam konferensi pers, dilansir NDTV, Senin (19/8/2024).
Nama-nama Tersangka
Beberapa unggahan di media sosial juga menyebut bahwa beberapa rekan dr Moumita turut terlibat dalam pemerkosaan-pembunuhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Orang tua dr Moumita dilaporkan udah membagikan daftar nama tersangka kepada CBI, namun, tidak tersedia lembaga yang menyebutkan nama siapa saja yang tercatat, kalau relawan sipil yang ditangkap, yakni Sanjoy Roy.
Polisi Berupaya Hilangkan Bukti
Partai oposisi BJP menuduh bahwa polisi terlibat dalam upaya menutup-nutupi masalah secara besar-besaran untuk memelihara yang bersalah.
Hal itu semakin kuat dengan serangan sedang malam di tempat tinggal sakit pada 15 Agustus, selagi demonstrasi “Reclaim the Night” yang diikuti oleh para wanita di seluruh negara bagian sedang berlangsung.
Penyerangan itu mengakibatkan kerusakan unit gawat darurat tempat tinggal sakit, sehingga BJP menyebutkan bahwa itu adalah upaya lain untuk menghilangkan bukti.
Tak hanya itu, Pemimpin Oposisi Suvendu Adhikari juga mengklaim bahwa isi perut dokter Moumita Debnath “diubah” dan menuduh adanya pemalsuan bukti lainnya oleh Kepolisian Kolkata.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Halaman : 1 2







Jadilah yang pertama berkomentar
Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.