Hal tersebut wajar dilakukan, sebab mobil bekas terutama yang sudah cukup berumur, selang-selang pengantar fluida-nya kadang sudah getas. Jadi wajar jika ada kebocoran. Solusinya gampang jika tetap ingin membelinya, tinggal ganti saja dengan yang baru partnya, seperti selang radiator misalnya. Kerusakan seperti ini merupakan hal yang normal untuk mobil yang sudah berumur.
Perhatikan kondisi belt mesin
Selanjutnya cek juga pada bagian belt mobil, apakah sudah getas dan terlalu kaku atau belum. Jika sudah getas maka sebaiknya segera diganti, sebab belt mobil sendiri merupakan part yang harus diganti secara berkala. Apabila mobil tersebut memiliki service record yang bagus (ada buku servisnya), maka akan kelihatan kapan belt terakhir diganti.
Lihat kondisi kipas mobil
Cek juga pada bagian fan mobil, sebab kipas mobil untuk beberapa mobil pada umumnya tak akan menyala saat mobil baru distarter. Sebab fan mobil memiliki termostart, fan akan menunggu panas terlebih dahulu, setelah panas maka fan baru akan berputar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemudian apabila kipas sudah berumur lebih dari 100 ribu kilo, sebaiknya langsung diganti saja. Karena apabila kipas mati, maka mesin bisa overheat, jika itu sampai terjadi, part lainnya dalam mobil juga berpotensi untuk rusak.
Sebagai catatan, jika kalian mendapatkan mobil bekas dengan potensi kerusakan di masa yang akan datang, itu bukan berarti harus dihindari lho. Tetapi kalian bisa melakukan estimasi, kira-kira kalau tetap dibeli, kedepannya apa yang harus diperbaiki. Ini wajar ya, namanya juga barang bekas, part-part mobil pasti ada umurnya.
Semoga setelah membaca artikel cara cek mesin mobil bekas ini, kalian bisa mendapatkan mobil impian, syukur yang baru. Namun belum bisa mobil yang baru, paling tidak jika ingin membeli mobil bekas, maka kalian sudah tahu bagaimana cara ceknya.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Halaman : 1 2






