Meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pekerja rumah tangga adalah manusia yang berhak atas martabat dan keselamatan menjadi bagian penting dalam reformasi ini.
Kasus Nur Afiyah harus menjadi pelajaran pahit yang mendorong adanya perbaikan menyeluruh terhadap sistem perlindungan pekerja migran.
Tanpa langkah tegas dan konkret, nyawa pekerja lain akan terus berada dalam risiko.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penutup: Tragedi Nur Afiyah Harus Jadi Titik Balik Perlindungan Pekerja Migran
Pembunuhan keji terhadap Nur Afiyah oleh eks finalis MasterChef Malaysia adalah tragedi kemanusiaan yang tak boleh dilupakan.
Hukuman 34 tahun yang dijatuhkan kepada Etiqah dan Ambree seharusnya menjadi peringatan keras bagi semua pihak agar tidak menyalahgunakan kekuasaan atas pekerja.
Namun lebih dari itu, negara dan masyarakat harus bekerja sama menciptakan sistem perlindungan yang memastikan tragedi semacam ini tidak lagi terjadi.
Tenaga kerja Indonesia di luar negeri adalah pejuang devisa yang layak dihargai dan dilindungi.
Sudah saatnya negara memberikan prioritas lebih pada aspek keselamatan dan hak-hak mereka.
Nur Afiyah mungkin telah tiada, tetapi perjuangannya harus menjadi pengingat bahwa keadilan tidak berhenti di ruang sidang.***
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Halaman : 1 2






