Menghadapi pasangan yang slow respon dengan cara yang kurang tepat, memang terkadang dapat menguras energi pikiran dan perasaan tentu saja hal tersebut sangat melelahkan. Bahkan jika sampai salah tindakan, bisa membuat hubungan mengalami hambatan dan keretakan.
Saat pasangan melakukan slow respon memang dapat membuat perasaan terasa sakit dan kurang nyaman, sehingga tidak jarang timbul keinginan untuk bertanya mengapa dia sengaja melakukan slow respon. Bahkan terkadang karena pertanyaan tersebut dapat memicu terjadinya perdebatan.
Untuk menghindari perdebatan saat pasangan melakukan slow respon diperlukan agar menerapkan beberapa tips, untuk mengetahui tips apa saja cobalah untuk membaca dan simak penjelasan berikut ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tips Menghadapi Pasangan Yang Slow Respon
1. Mencari Tau Penyebabnya
Saat pasangan melakukan slow respon jangan terburu-buru untuk overthinking dan menyimpulkan sesuatu, karena belum tentu apa yang kamu pikirkan benar-benar terjadi. Baiknya usahakan untuk menenangkan pikiran terlebih dahulu, lalu kemudian mencari tau penyebabnya dengan pikiran yang jernih.
Sebagai pasangan mungkin kamu juga sudah mengetahui dengan pasti tentang kegiatan sehari-hari nya misal mulai dari bangun tidur, jam kerja, istirahat dan jam pulang kerja bahkan hari liburnya. Jika mereka melakukan slow respon di jam kerja masih terbilang wajar, namun jika kesibukannya sudah selesai dan masih melakukan slow respon mungkin sedang ada kegiatan lain ataupun capek.
2. Jangan Spam Chat
Salah satu tindakan yang sering seseorang lakukan saat pasangannya melakukan slow respon yaitu berusaha spam chat dan panggilan, sebenarnya mengkhawatirkan keadaan pasangan bukan lah suatu kesalahan tapi tindakan spam chat dan telepon dapat membuat orang lain merasa risih.
Mungkin saja pasangan kamu melakukan slow respon karena sedang membutuhkan waktu untuk sendiri, ataupun sedang melakukan kegiatan lainnya sehingga tidak bisa memberikan kabar. Jadi tenangkan diri jangan panik, jika kamu memang prioritas nya setelah kesibukannya selesai pasti dia akan mengabari kamu kembali.
3. Berusaha Tenang
Meskipun kamu merasa khawatir dan cemas dengan tindakan pasangan yang slow respon, tapi jangan sampai sesekali kamu menunjukkan sikap kesal dan marah yang berlebihan. Kamu boleh sesekali menanyakan penyebabnya melakukan slow respon, tapi jika kamu sudah meminta dia untuk berubah dan hasilnya masih sama saja maka jangan memberikan reaksi apapun.
Meskipun kamu panik jangan memintanya untuk berubah dan jangan memulai percakapan chat ataupun telepon terlebih dahulu, carilah kegiatan lainnya yang lebih bermanfaat untuk menunjukkan bahwa dunia kamu bukan hanya di pasangan kamu saja. Buktikan bahwa kebahagiaan kamu bukan hanya terletak di dia, dengan begitu maka pasanganmu akan merasa butuh diperhatikan dan kembali mencari kamu.
4. Menerapkan Mirroring
Agar pasangan kamu juga merasakan apa yang kamu rasakan jangan ragu untuk melakukan slow respon kepada nya, sesekali cobalah menerapkan mirroring agar dia mengetahui bagaimana rasanya diperlakukan slow respon. Tindakan ini bukan bermaksud untuk membalas tindakannya, tetapi mencoba kasih paham agar kedepannya tidak mengulangi tindakannya yang dapat membuat pasangannya merasa tidak nyaman.
Dengan menerapkan mirroring biasanya mereka akan mengajukan pertanyaan, mengapa kita sengaja melakukan tindakan tersebut kepadanya. Jika dia sudah berniat untuk mencari jawaban dan penjelasan atas tindakan yang kita berikan, maka katakanlah yang sejujurnya bahwa sedang menerapkan mirroring agar dia menyadari kesalahannya.
Saat jatuh cinta jangan hanya menggunakan perasaan saja, tetapi juga libatkan logika agar bisa berpikir dengan jernih. Jika kamu merasa membutuhkan saran untuk menghadapi pasangan yang sering melakukan slow respon, cobalah untuk curhat kepada orang terdekat yang kamu percaya agar tidak melakukan tindakan ceroboh yang bisa membuat hubungan mengalami keretakan.
Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau
Penulis : Argafica
Editor : Argafica






