WHO Umumkan COVID-19 Masih Jadi Ancaman Kesehatan Global di 2025, Meski Status Darurat Dicabut

- Penulis

Sabtu, 31 Mei 2025 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WHO Umumkan COVID-19 Masih Jadi Ancaman Kesehatan Global di 2025, Meski Status Darurat Dicabut

WHO Umumkan COVID-19 Masih Jadi Ancaman Kesehatan Global di 2025, Meski Status Darurat Dicabut

Jakarta, 30 Mei 2025 Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) kembali mengingatkan bahwa COVID-19 masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan global, meski status kedaruratan pandemi secara resmi telah dicabut sejak Mei 2023.

Dalam pernyataan terbarunya pada 28 Mei 2025, WHO menyebut bahwa varian-varian baru COVID-19 terus bermunculan dan dapat berdampak pada kelompok rentan, terutama lansia dan penderita komorbid.

COVID-19 belum berakhir. Kita harus tetap waspada. Virus ini masih berevolusi dan terus menyebabkan kematian, rawat inap, dan gangguan sistem kesehatan di banyak negara, ujar Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO.

¬ Varian Baru XBB.3 dan FLiRT: Apa yang Berubah?

Salah satu perhatian utama WHO saat ini adalah kemunculan varian turunan Omicron bernama XBB.3 dan subvarian FLiRT, yang telah terdeteksi di Amerika Serikat, Jepang, dan beberapa negara Eropa. Kedua varian ini memiliki mutasi pada bagian spike protein yang membuatnya lebih mudah menyebar, meski gejalanya relatif ringan pada individu yang sudah divaksin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Indonesia sendiri, menurut data Kementerian Kesehatan, hingga pertengahan Mei 2025 telah ditemukan 135 kasus varian XBB.3, mayoritas di Jakarta dan Surabaya. Belum ada laporan kematian akibat varian ini, namun pemerintah menegaskan bahwa deteksi dini dan vaksinasi tetap menjadi kunci.

💉 Vaksin COVID-19 Generasi Baru Sudah Tersedia

Menanggapi dinamika varian baru ini, sejumlah negara sudah mulai menyediakan vaksin COVID-19 generasi terbaru. Di Indonesia, vaksin berbasis mRNA generasi ke-3 buatan Bio Farma bekerja sama dengan Mitra Global diklaim lebih efektif menghadapi subvarian XBB dan FLiRT.

Menurut Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi, vaksin baru ini akan tersedia untuk kelompok prioritas, yaitu:

  • Lansia (60+ tahun)
  • Tenaga kesehatan
  • Penderita penyakit kronis (komorbid)

Distribusi vaksin ditargetkan rampung di 34 provinsi sebelum akhir Juli 2025.

WHO Umumkan COVID-19 Masih Jadi Ancaman Kesehatan Global di 2025, Meski Status Darurat Dicabut
WHO Umumkan COVID-19 Masih Jadi Ancaman Kesehatan Global di 2025, Meski Status Darurat Dicabut

📊 Data Global: Penurunan Tapi Belum Hilang

Menurut dashboard WHO per 27 Mei 2025:

  • Kasus baru COVID-19 global dalam 28 hari terakhir: 2,3 juta
  • Kematian: 6.450 jiwa
  • Negara dengan kasus tertinggi: India, Brasil, Jepang, dan Inggris

Meski jauh menurun dibanding puncak pandemi 20202022, angka tersebut menunjukkan bahwa COVID-19 belum sepenuhnya hilang dari peredaran.

🏥 Dampak Laten: Long COVID Masih Jadi Masalah

Selain kasus aktif, WHO juga menyoroti fenomena Long COVID, yakni gejala berkepanjangan yang dialami oleh pasien pasca sembuh, seperti:

  • Kelelahan ekstrem
  • Gangguan kognitif (brain fog)
  • Masalah pernapasan

Studi terbaru dari The Lancet menyebut bahwa 1 dari 5 pasien yang pernah terkena COVID-19 mengalami gejala residual hingga 6 bulan setelah dinyatakan negatif.

Di Indonesia, RSUP Persahabatan Jakarta mencatat peningkatan jumlah pasien dengan keluhan pasca-COVID, terutama usia produktif 2545 tahun.

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai Sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

eDabu BPJS Kesehatan Terbaru, Cara Login, Fungsi, dan Panduan Layanan Badan Usaha
BPJS Ketenagakerjaan 2026: Cara Cek Saldo, Manfaat Program, dan Syarat Klaim
Program Jaminan Kesehatan Indonesia Terus Diperkuat, Ini Perubahan dan Tantangan Terbarunya
Waspadai 6 Gejala Brain Fog di Kalangan Gen Z
Menjelang Libur Sekolah, Ini Rekomendasi Aktivitas Seru Mengisi Liburan Bareng Si Kecil
Menstruasi Berlebihan Jangan Dianggap Normal! Bisa Jadi Itu Tanda Penyakit Tertentu
Wajib Tahu 7 Cara Cek BPJS Kesehatan Aktif Lewat HP
Penting! 5 Fakta Menkes Kaget Dokter Kena Bullying

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:12 WIB

eDabu BPJS Kesehatan Terbaru, Cara Login, Fungsi, dan Panduan Layanan Badan Usaha

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:36 WIB

BPJS Ketenagakerjaan 2026: Cara Cek Saldo, Manfaat Program, dan Syarat Klaim

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:09 WIB

Program Jaminan Kesehatan Indonesia Terus Diperkuat, Ini Perubahan dan Tantangan Terbarunya

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:21 WIB

Waspadai 6 Gejala Brain Fog di Kalangan Gen Z

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:55 WIB

Menjelang Libur Sekolah, Ini Rekomendasi Aktivitas Seru Mengisi Liburan Bareng Si Kecil

Berita Terbaru

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam IMM dan AMM Barru menggelar aksi damai di depan Kampus Universitas Muhammadiyah Barru.

Viral

Mahasiswa Desak Transparansi Kampus Muhammadiyah Barru

Rabu, 5 Agu 2026 - 07:26 WIB

Polda Sulsel Mutasi Sejumlah Pejabat Polres Barru, Kapolres: Perkuat Pelayanan Presisi untuk Masyarakat

Internasional

Rotasi Jabatan di Polres Barru, Sejumlah Perwira Dapat Amanah Baru

Rabu, 5 Agu 2026 - 05:10 WIB