Virus ini terutama menyerang anak kecil, orang tua, serta anak muda imunitas rendah. Dia menilai, situasi penularan HMPV berlainan daripada Covid-19 yang baru muncul dan menular ke manusia 2019.
“(Karena sudah ada sejak dulu) sebagian masyarakat Asia Timur apalagi Asia Tenggara sebagian sudah miliki imunitas (dari HMPV),” lanjutnya. Meski begitu, tiap tiap orang selamanya berisiko terinfeksi HMPV terutama setelah bepergian ke lokasi area virus itu mewabah.
Karena itu, publik selamanya perlu waspada. Orang-orang yang rentan dan berisiko tinggi terinfeksi HMPV adalah sebagai berikut:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bayi baru lahir, terutama prematur Anak berusia tidak cukup dari 5 tahun. Orang lanjut usia berumur lebih dari 65 th.
Orang yang pernah menekuni transplantasi organ Orang sistem kekebalan tubuh yang lemah Konsumen obat-obatan yang menghimpit sistem kekebalan tubuh Penderita HIV, kanker, atau problem autoimun Penderita asma yang gunakan steroid Penderita penyakit paru obstruktif parah (PPOK).
Untuk menghindar tertular HMPV, Dicky merekomendasikan publik meraih vaksin flu, menerapkan type hidup sehat, serta berada di area saluran udara yang baik. Perlu termasuk diterapkan protokol 5M yaitu mencuci tangan sabun, Mengenakan masker, melindungi jarak, menjauhkan kerumunan, dan kurangi mobilitas.
“Potensi HMPV jadi epidemi apalagi pandemi itu sangat kecil,” tegas Dicky.
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Redaksiku
Halaman : 1 2






