Truk Kontainer Terguling di GT Ciawi 2, Gardu Tol Rusak dan Sopir Melarikan Diri, Polisi Lakukan Penyelidikan

- Penulis

Jumat, 5 September 2025 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Truk kontainer kecelakaan di GT Ciawi 2, fasilitas rusak parah, petugas evakuasi kendaraan dan selidiki sopir yang kabur. (Foto: Humas Polri)

Truk kontainer kecelakaan di GT Ciawi 2, fasilitas rusak parah, petugas evakuasi kendaraan dan selidiki sopir yang kabur. (Foto: Humas Polri)

Kecelakaan di GT Ciawi 2 terjadi sekitar pukul 02.35 WIB, melibatkan sebuah truk kontainer dan truk ringan.

Truk kontainer diduga mengalami gangguan rem hingga kehilangan kendali dan menabrak gardu tol, sebelum akhirnya terguling.

Insiden yang terjadi pada Kamis (4/9/2025) dini hari ini menimbulkan kerusakan parah pada fasilitas tol serta menghambat arus kendaraan di lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas gabungan dari PJR Jagorawi, Laka Lantas Polresta Bogor Kota, dan tim rescue segera mengevakuasi kendaraan yang terlibat.

Hingga saat ini, sopir truk kontainer melarikan diri dan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan masih berlangsung.

Kronologi Kecelakaan di GT Ciawi 2

Truk Kontainer Terguling di GT Ciawi 2, Gardu Tol Rusak dan Sopir Melarikan Diri, Polisi Lakukan Penyelidikan
Truk Kontainer Terguling di GT Ciawi 2, Gardu Tol Rusak dan Sopir Melarikan Diri, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kompol Jajuli, Dirgakkum Wal & PJR Jagorawi, memaparkan kronologi kecelakaan GT Ciawi 2 dengan detail untuk menjelaskan bagaimana insiden ini bisa terjadi.

Truk ringan bernomor polisi F 8643 VE sedang melakukan transaksi pembayaran di Gardu 11 saat truk kontainer B 9647 UEL yang melaju dari arah belakang diduga mengalami gangguan pada sistem remnya.

Kehilangan kendali tersebut membuat truk kontainer menabrak Gardu 9 yang diperuntukkan bagi kendaraan kecil, menghantam plang Gerbang Tol Otomatis (GTO), dan akhirnya terguling ke arah kiri.

Dalam proses tergulingnya, kontainer menimpa truk ringan yang berada di jalur transaksi, menyebabkan muatan kendaraan berserakan hingga menutupi sebagian besar jalan di area Gardu 11.

Akibat dari tabrakan ini, dua gardu tol mengalami kerusakan parah, tiang batas ketinggian kendaraan patah, dan lampu sensor yang berada di jalur transaksi ikut rusak, sehingga membuat operasional gerbang tol sempat terganggu.

Petugas tol dan kepolisian langsung bergerak cepat untuk memastikan keselamatan pengendara lain, mengatur arus kendaraan, dan membersihkan puing-puing serta muatan yang berserakan.

Selain itu, posisi truk kontainer yang terguling membuat proses evakuasi lebih kompleks, karena tim harus memastikan tidak ada kendaraan lain yang ikut tertimpa atau mengalami kerusakan tambahan saat menarik truk dari posisi terbalik.

Kondisi di lokasi kecelakaan GT Ciawi 2 sempat memicu kemacetan panjang, karena kendaraan yang melintas harus berhenti atau dialihkan sementara sampai evakuasi selesai.

Petugas juga menutup sementara jalur Gardu 11 untuk mencegah kecelakaan susulan, mengingat muatan truk ringan berupa barang-barang yang berserakan bisa mengganggu keselamatan pengendara lain.

Sementara itu, pemeriksaan awal menunjukkan bahwa sopir truk kontainer langsung melarikan diri setelah insiden terjadi, sehingga pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk menemukan keberadaannya sekaligus memastikan apakah ada faktor kelalaian atau kerusakan mekanis lain yang menjadi penyebab kecelakaan.

Proses evakuasi truk kontainer dan truk ringan yang terlibat kecelakaan GT Ciawi 2 dilakukan secara bertahap.

Kendaraan ditarik ke pool derek Ciawi A untuk pemeriksaan lebih lanjut, sekaligus mengamankan bukti-bukti yang diperlukan untuk penyelidikan.

Tim PJR Jagorawi memastikan bahwa jalur tol dapat segera pulih dan tidak membahayakan pengendara lain.

Selain itu, petugas tol juga bekerja sama dengan Laka Lantas Polresta Bogor Kota untuk mendokumentasikan seluruh kerusakan fasilitas, termasuk plang GTO, gardu tol, dan lampu sensor, agar proses perbaikan bisa dilakukan secepat mungkin.

Dampak Kerusakan Fasilitas Tol

Kecelakaan GT Ciawi 2 menimbulkan kerusakan yang cukup serius pada fasilitas tol. Dua gardu tol rusak berat, lampu sensor dan tiang batas ketinggian kendaraan patah.

Kerusakan ini memengaruhi kelancaran transaksi di gerbang tol, sehingga petugas tol harus bekerja ekstra untuk memulihkan arus kendaraan.

Selain fasilitas fisik, tumpahan muatan truk ringan juga menyebabkan kemacetan di jalur Gardu 11. Arus kendaraan sempat tersendat dan petugas harus memastikan bahwa kendaraan lain tidak mengalami kecelakaan akibat puing-puing dan muatan yang berserakan.

Pencarian Sopir Truk Kontainer dan Penyelidikan

Sopir truk kontainer yang terlibat kecelakaan GT Ciawi 2 melarikan diri dan masih dalam pencarian. Kepolisian bersama tim PJR Jagorawi melakukan penyelidikan menyeluruh, termasuk memeriksa dokumen kendaraan, kondisi rem, serta rekaman CCTV di area gerbang tol.

Penyelidikan bertujuan untuk memastikan penyebab utama kecelakaan, apakah akibat gangguan rem, kelalaian sopir, atau faktor lain. Penegakan hukum terhadap sopir kontainer akan dilakukan begitu identitas dan keberadaannya diketahui, sekaligus menjadi pelajaran bagi pengemudi kendaraan berat lain yang melintasi jalur tol.

Sebagai penutup, kecelakaan di GT Ciawi 2 menimbulkan kerusakan parah pada gardu tol, tumpahan muatan truk, serta sopir kontainer yang melarikan diri. Evakuasi cepat dari petugas gabungan berhasil memulihkan arus kendaraan, namun insiden ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan di jalur tol.

Pemeriksaan kendaraan berat secara rutin, peningkatan kesiapsiagaan petugas tol, serta kepatuhan sopir terhadap aturan keselamatan sangat krusial untuk mencegah kecelakaan serupa. Selain itu, koordinasi antara petugas tol, kepolisian, dan tim evakuasi harus terus diperkuat agar risiko kerugian material dan gangguan arus tol dapat diminimalkan.***

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wih! BOSP SDN Tallo Tua Rp151 Juta, Kepala Sekolah Tak Tahu
Duh! Rp19,4 Miliar Digelontorkan, Jalan Pujananting Kok Mandek?
Ruben Onsu Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Investasi, Ini Kronologinya
Ambulans Kecelakaan di Tol Batang-Semarang, 3 Orang Tewas
Kapan Maulid Nabi 2026? Catat Tanggal Pentingnya, Lengkap dengan Kalender Rabiul Awal
Mengenal Kriteria Desil 1 sampai 10 Terbaru, Cek Tingkat Kesejahteraan dan Cara Melihatnya
Jangan Lewatkan! Promo Tambah Daya PLN Agustus 2026, Cek Syarat dan Harganya
Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:35 WIB

Wih! BOSP SDN Tallo Tua Rp151 Juta, Kepala Sekolah Tak Tahu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Duh! Rp19,4 Miliar Digelontorkan, Jalan Pujananting Kok Mandek?

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Ruben Onsu Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Investasi, Ini Kronologinya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:01 WIB

Ambulans Kecelakaan di Tol Batang-Semarang, 3 Orang Tewas

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:40 WIB

Kapan Maulid Nabi 2026? Catat Tanggal Pentingnya, Lengkap dengan Kalender Rabiul Awal

Berita Terbaru