Pernahkah kamu mempunyai ide brilian di kepala, tapi bingung bagaimana cara menuangkannya menjadi tulisan yang enak dibaca? Atau mungkin anda ingin mulai mengisi blog pribadi, ikut lomba esai atau sekedar membuat postingan linkedin yang memukau? Menulis artikel itu sering dianggap sulit dan memusingkan.
Padahal, menguasai seni menulis artikel adalah keterampilan powerful yang bisa membuka banyak pintu (mulai dari freelance sampai membangun personal branding).
Sebelum kita membahas bagaimana cara membuat artikel, kita harus tahu dulu apa sih artikel itu? Artikel merupakan tulisan yang berisi opini, informasi, atau analisis terhadap suatu topik yang disampaikan secara tertulis. Dengan kata lain, proses mengkomunikasikan ide secara tertulis.
Artikel bisa ditemukan di berbagai media seperti surat kabar, majalah, jurnal dan platform digital. Menulis artikel juga sangat bermanfaat untuk mahasiswa sebagai latihan berpikir dan latihan mengkomunikasikan ide-ide.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saya akan memberitahu cara menulis artikel sederhana, mulai dari cara menemukan ide, menyusun alur yang lancar, hingga tips membuat tulisanmu stand out. Ini hanya menulis artikel sederhana, tips menulis dasar bukan rahasia membuat tulisan yang menarik.
Tips Menulis Artikel
1. Memilih Topik
Bagaimana cara memilih topik yang akan kita bahas dalam artikel? Topik bisa ditemukan di masalah keseharian kita atau topik yang lagi viral jadi bahan perbincangan.
Atau membahas apa yang menjadi keahlian kita dalam tulisan itu. Misalnya yang lagi rame sekarang adalah orang-orang yang tidak puas dengan pemerintahan Prabowo, presiden baru atau kebijakan makan siang gratis di sekolah yang dikritik.
Saya sendiri menemukan artikel dari trending topic google ataupun twitter. Jika bukan trending topic, saya terkadang memilih tema dari perayaan hari besar internasional ataupun nasional.
2. Target pembaca
Setelah kita memilih topik, kita harus tentukan siapa target tulisan kita. Mahasiswa kah? Atau orang yang tertarik membahas pemerintahan? Atau aktivis? Menentukan target pembaca ini bermanfaat agar kita menyesuaikan bahasa di tulisan kita dan tahu tujuan kita membuat artikel untuk siapa.
3. Menentukan poin-poin pembahasan
Maksudnya, tentukan poin-poin apa saja sih yang akan kita bahas di artikel? Misalnya kita akan membahas undangan digital. Bisa dimulai dari pendahuluan, buat kalimat pendahuluan yang menarik, pengertian undangan digital, situs situs yang biasa digunakan untuk membuat undangan digital, fitur-fitur undangan digital, kelebihan dan kekurangan undangan digital
4. Buat alur yang mengalir dan koheren
Setelah menentukan poin-poin pembahasan, susun urutannya dengan logis. Pastikan satu paragraf mengantar ke paragraf berikutnya secara alami. Gunakan kalimat transisi agar pembaca tidak merasa loncat-loncat. Contoh:
¢ Setelah memahami undangan digital, mari kita lihat situs-situs undangan digital yang biasa digunakan
¢ Namun, tidak semua orang setuju dengan kebijakan ini. Berikut alasannya
5. Melakukan riset (sumber berita yang bisa dipercaya)
Penulis : Devi Safitri
Halaman : 1 2 Selanjutnya







Jadilah yang pertama berkomentar
Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.